
Pagi ini allura sedang sibuk berada didalam dapur AlDaMo bersama dengan Daniel....
Sedangkan monic lagi sibuk mengantar pesanan dengan pegawai lainnya....
"Al, kamu jadi gak mau buka usaha baru? "... tanya Daniel
"jadi sih tapi masih belum tau mau buka usaha apa"... jawab allura sambil mengaduk adonan
" gimana kalo kamu buka cafe lagi aja"... ucap Daniel memberi ide
"pengennya sih gitu... tapi aku belum tau mau bukanya dimana"
"kapan kapan kita keliling aja cari tempat yang strategis"
"kamu maunya buka dinegara ini aja atau dinegara lain juga? "... tanya Daniel
" dinegara lain juga gak papa"... jawab allura
"Al... apa kau sudah melupakan gerry? "... tanya Daniel
Allura menoleh kearahnya sesaat, kemudian allura menghembuskan nafasnya....
" kalo melupakan pasti gak bisa... tapi kalo perasaanku padanya udah pudar"... ucap allura
"kau yakin? "
"hmmm iya"
"terus gimana perasaanmu pada dareen? "
"sebenarnya aku sudah mulai jatuh hati padanya, tapi aku masih belum mengatakan padanya"
"apa kamu masih ragu padanya? "
"enggak, tapi aku ragu dengan diriku sendiri"
"kenapa beb? "... Daniel memandang allura
" aku takut jika hanya menjadikan dareen pelampiasan ku saja"... allura menundukkan kepalanya
"maka dari itu kau belum bersedia di ajak nikah? "
Allura hanya menganggukkan kepalanya....
"beb, dengerin aku! "... Daniel memegang kedua tangan allura sambil menatap matanya
" kamu harus berani ambil resiko dalam setiap hubungan dan kamu harus mencobanya kembali"
"aku tau kamu masih sangat terluka, tapi setidaknya ikuti kata hatimu jika memang kamu ingin bersama dareen"
"jangan sampai kamu terluka untuk kedua kalinya"
"terus aku harus gimana? "
"ikuti kata hatimu"... Daniel masih menggenggam kedua tangan allura
" hatiku ingin bersama dareen"... ucap allura
"jadi jika dareen mengajakmu nikah, iyain aja ya hehe"... Daniel mencubit dagu allura
" ihhh.... kamu malah ngelucu"... allura melanjutkan mengaduk adonan
"biar gak tegang beb hehe"
Mereka berdua melanjutkan pekerjaannya membuat kue hingga pukul 12 siang....
Mereka berdua pergi untuk makan siang di restauran...
Kali ini mereka hanya berdua, karena monic masih sibuk mengantar pesanan dengan pegawai AlDaMo....
**
__ADS_1
Dareen sedang meeting dengan clien dan ditemani mike....
Mereka meeting selama 3 jam dan sekarang meeting sudah selesai....
"kamu makan siang dimana? "... tanya mike pada dareen
" kayaknya aku makan siang diruangan aja"... jawab dareen sambil memijat tengkuk lehernya
"tumben gak nyamperin allura? "... mike melirik kearah dareen
" badanku terasa pegal pegal sejak tadi"... dareen berdiri lalu meregangkan otot tangannya
"ya udah istirahat aja, nanti makan siang biar dianter sama OB".... ucap mike
Dareen hanya mengangguk .....
" kalo gitu aku duluan ya? "... pamit mike
" hmmm"
Setelah mike keluar dari ruangan meeting, dareen juga keluar dan menuju ke ruangannya.....
Sesampainya diruangan dareen melepas jas dan menaruhnya pada sandaran kursi kerjanya....
Dareen memilih tiduran disofa sambil memijit pelipisnya yang terasa berdenyut....
"kok agak pening"... ucapnya
tok tok
" masuk! "... ucap dareen
ceklek
" permisi bos, ini makan siang untuk bos"... ucap OB
"oh ya... taruh meja"
" iya... makasih ya"
"sama sama bos"
Setelah OB pergi, dareen duduk dan menyantap makan siangnya.....
"rasanya kok hambar... ehemmm"... ucap dareen saat menyantap makanan
" masak iya aku sakit? "
Dareen hanya memakan beberapa sendok saja dan kemudian menyudahi makannya....
Dareen mengeluarkan ponselnya dan mengetikkan sesuatu ke nomer mike....
💌dareen
nanti baliknya kesini beliin aku obat pusing
*
Setelah mengirim pesan, dareen berbaring lagi disofa.....
**
Mike lagi menikmati makan siangnya bersama monic di restauran....
drrrrtt drrrttt
Ponsel mike bergetar dan mike melihat ada pesan dari dareen....
Mike hanya membacanya saja dan tidak membalasnya....
"maaf ya mo, kayaknya aku gak bisa anterin kamu ke cafe"... ucap mike
__ADS_1
" ada meeting lagi? "... tanya monic
" enggak, dareen minta dibeliin obat"
"dareen sakit? "
"sepertinya iya, karena sejak tadi pagi tidak semangat"
"mungkin dia terlalu lelah bekerja"... ucap monic sambil menyantap makanannya
" dareen memang gila kerja dari dulu"
Beberapa menit kemudian mereka selesai makan dan mike memesankan taxi online untuk monic....
Setelah taxi datang dan monic masuk kedalam taxi, lalu mike masuk kedalam mobilnya dan segera membelikan obat untuk dareen.....
**
Sesampainya dicafe monic langsung berjalan menuju ruangan allura....
ceklek
"ehemmm.... enaknya makan makan berdua tanpa aku!!! "... ucap monic sambil berkacak pinggang
" ehhh monic sudah pulang"... ucap Daniel
"tenang aja... kita beliin juga buat kamu"... ucap allura
" kalian memang selalu perhatian padaku! "... monic bergabung bersama kedua sahabatnya dan menyantap pizza
"al... dareen sakit"... ucap monic
" kok kamu tau kalo dia sakit? "... tanya allura
"aku baru saja makan siang dengan mike, lalu mike mendapat pesan dari dareen untuk membelikannya obat"... jawab monic
" sakit apa? "... tanya allura
" kurang enak badan, kata mike sejak tadi pagi dareen gak semangat"
"kamu samperin aja ke kantornya al"... ucap Daniel
" iya al bener kata Daniel".... timpal monic
"masak iya aku bukan siapa siapanya kesana?apa kata para pegawainya"... ucap allura
"kamu kan calon istrinya "... ucap monic
"tepatnya nyonya edgar"... ucap Daniel
" apaan sih kalian"... ucap allura
"gimana kamu mau kesana sekarang? "... tanya Daniel
" mungkin nanti aja kali ya di rumah "... ucap allura
" kita tidak memaksamu"... ucap Daniel dan diangguki oleh monic
Sebenarnya perasaan allura gelisah memikirkan keadaan dareen ....
Tapi allura masih malu jika harus ke kantor dareen...
Dulu allura kesana mengantar pesanan kue dan kedua kesana pas ada acara kecil ....
'semoga aja dareen lekas sembuh'... ucap allura dalam hati
Kedua sahabatnya saling padang sambil tersenyum melihat allura yang gelisah....
Mereka berdua tau jika allura sedang memikirkan kondisi dareen saat ini, tapi allura malu kalau berkunjung lagi ke kantor dareen....
****
__ADS_1