
Dareen sampai di perusahaannya dan ia langsung turun dari mobil bersama allura....
Saat dareen masuk didalam perusahaan, para karyawan menyapanya dengan sopan....
Semua karyawan bertanya tanya, siapa wanita yang bersama dengan dareen saat ini??.....
Dareen dan allura masuk kedalam lift khusus....
"nanti apapun yang dikatakan oleh chelsea, kamu jangan percaya ya? "... ucap dareen pada allura
" memangnya kenapa? "... tanya allura
" soalnya dia itu pintar bicara"... jawab dareen
ting
Pintu lift terbuka, dengan cepat dareen keluar bersama allura dan langsung berjalan menuju ruangannya....
Di depan ruangan sudah ada mike yang sudah menunggunya sejak tadi....
"untung kamu cepat dateng"... ucap mike lalu menghela nafas
" Hai al"... sapa mike sambil tersenyum
"Hai juga"... balas allura sambil tersenyum
" jangan tersenyum padanya! "... dareen merangkul pinggang allura dengan posesif
" idih!!! belum apa apa udah posesif"... ledek mike
Dareen hanya membuang muka dan dareen langsung mengajak allura masuk kedalam ruangannya....
Saat masuk kedalam ruangannya, dareen melihat chelsea yang sedang duduk selonjoran disofa....
"dareen!!! "....teriak chelsea saat dareen masuk kedalam ruangan
Chelsea berjalan menghampiri dareen dan akan memeluk dareen, tetapi dareen menghindarinya....
" aku kangen kamu dar"... ucap chelsea
"tetapi aku tidak! "... ucap dareen dengan tegas
"ngapain kamu ke perusahaanku? "... tanya dareen
" aku ingin bertemu kamu"
"mau ngapain? "
"aku ingin memperbaiki hubungan kita"
"kita sudah putus dan sebentar lagi aku akan bertunangan! "
"tunangan? dengan siapa? "... tanya chelsea
" ini tunangan ku! "... dareen memeluk pinggang allura
" wanita pemilik AlDaMo?? "... chelsea kaget
" ya dan mulai sekarang jangan pernah menemuiku ataupun datang ke perusahaanku! "
Chelsea merubah wajahnya menjadi merah padam, karena menahan emosi....
"apa masih ada lagi? "... tanya dareen
Chelsea tidak menjawabnya dan langsung pergi keluar dari ruangan dareen....
__ADS_1
Setelah chelsea pergi, allura menghela nafas dan dareen melirik kearahnya sambil mengeryitkan dahinya....
" kamu kenapa sayang? "... tanya dareen
" gak papa"... jawab allura
"terus kenapa menghela nafas? "
"aku kirain tadi chelsea bakalan marah ke aku atau ngelakuin sesuatu ke aku"... jawab allura
" kamu gak lihat tadi wajahnya merah padam seperti itu karena menahan marah? "
"enggak"
"hmmm... kamu istirahat disini dulu ya sayang? "... dareen menarik tangan allura untuk duduk di sofa
" memangnya kenapa? "
"aku mau meeting sebentar dengan clien"
"baiklah"
"maaf ya sayang"... dareen memegang kedua tangan allura
" maaf karena harus meninggalkanmu disini"
"gak papa kok"... allura tersenyum manis kearah dareen
Dareen mencium tangan allura, lalu mengusap lembut pucuk kepala allura....
"didalam sana ada kulkas dan ada beberapa minuman kalo kamu haus"... tunjuk dareen
" iya"
Kemudian dareen pergi keluar dari ruangan dan kini hanya allura sendirian yang berada didalam ruangannya....
" hmmm.... ruangannya sedikit berantakan"... ucapnya sambil melihat ke sekeliling dalam ruangan dareen
Allura berdiri dari duduknya dan mulai menata ruangan dareen....
Allura mengikat rambutnya tinggi dan memperlihatkan leher jenjang dan putih....
Tak berapa lama ada yang mengetuk pintu ruangan dareen dan allura mempersilahkan masuk....
ceklek
"permisi nona? "... ucap seorang wanita
" iya? "... allura sedikit bingung
" saya disuruh pak dareen mengantarkan ini"... ucapnya sambil menunjukkan nampan yang dibawanya
"oh iya, makasih ya? "... ucap allura
" sama sama nona"... jawabnya
Kemudian wanita tersebut pamit keluar dari ruangan dan allura melanjutkan membereskan ruangan dareen....
*
Didalam ruang meeting, dareen sedang mendengarkan dengan seksama penjelasan dari clien...
Dan mike dengan setia mengetik semua penjelasan dari clien....
"baik, trimakasih atas penjelasannya dan saya akan pikirkan kembali"... ucap dareen dengan tegas
__ADS_1
" dan kita akhiri hari ini, trimakasih"... ucap dareen lagi
Dareen berdiri dan berjalan meninggalkan yang lainnya, mike dengan setia mengikuti langkah dareen dari belakang....
"udah kamu ketik tadi? "... tanya dareen pada mike tanpa menghentikan langkahnya
" sudah bos"
"bagus, kamu bisa keruangan kamu! "... perintahnya
" baik bos"
Dareen berjalan menuju ruangannya dan saat membuka pintu , dareen terkejut dengan ruangannya....
Dareen memandangi seisi dalam ruangannya dan setelah mengetahui allura yang menata ruangannya, dareen hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya....
Allura belum tau jika dareen sudah berada didalam ruangan , karena kini allura sedang membelakangi dareen...
Dareen berjalan mendekati allura dan dareen memeluk allura dari belakang....
"astaga!! dareen!!! "... teriak allura dan dareen spontan melepaskan pelukannya
" maaf sayang"... ucap dareen sambil tersenyum
"ngagetin aja!"... ucap allura
" kamu sedang apa sayang? "... tanya dareen
" aku lagi mendekorasi kembali ruangan kamu, maaf ya? "... ucap allura
"gak papa kok, aku malah senang kamu yang mendekorasi nya"... dareen mengusap lembut rambut allura
" apa perlu juga mengganti warna temboknya? "... tanya dareen
" sepertinya iya"... jawab allura
"baiklah, aku akan menyuruh mike mencarikan orang buat ngecat temboknya".... ucap dareen
" kamu mau warna apa sayang? "... tanya dareen pada allura
" warna favorit kamu apa? "... tanya balik allura
" aku gak punya warna favorit, jadi terserah kamu saja nanti warna temboknya"... jawab dareen
"hmmm... gimana kalo kombinasi hijau putih? biar terlihat segar"... ucap allura
" bagus juga"... jawab dareen
Setelah itu mereka berdua duduk disofa sambil menikmati beberapa camilan yang sudah ada diatas meja....
"tadi yang nganterin ini semua seorang wanita"... ucap allura
" itu sekertaris mike"... ucap dareen
"kalo sekertaris kamu? ".... tanya allura
" mike sekertaris sekaligus asisten pribadiku sayang"
"hmmm"
"kita pulang sekarang? "... tanya dareen
" apa sudah selesai pekerjaanmu? "
"sudah"
__ADS_1
Allura hanya menganggukkan kepalanya dan kemudian dareen mengajaknya untuk pulang....
****