
Sudah seminggu Daniel dirawat dirumah sakit dan hari ini Daniel menjalani operasi....
Seharusnya Daniel operasi lusa kemaren, tetapi kondisinya yang tiba tiba lemah membuat operasinya diundur....
Daniel masih menjalani operasi diruang operasi, sedangkan kedua sahabatnya menunggunya didepan ruang operasi....
"semoga operasinya berjalan dengan lancar"... ucap allura
" pasti berjalan lancar al"... ucap monic
Mereka berdua saling menguatkan diri sambil berdoa untuk Daniel....
3 jam berlalu tetapi belum ada tanda tanda operasi selesai dan hal itu membuat allura tambah khawatir....
"kenapa sangat lama sekali? katanya operasinya hanya berjalan selama 2 jam"... ucap allura sambil berjalan mondar mandir
" tenang al"... ucap monic yang duduk dindingsambil bersandar pada dinding
Tak berapa lama pintu ruang operasi terbuka dan para perawat mendorong tubuh Daniel keluar ....
Setelah itu dokter keluar dan allura segera bertanya pada dokter....
"mau dibawa kemana dia dok? "... tanya allura
" pasien akan dibawa ke ruang ICU"... jawabnya
"apa ada masalah dengannya? "
"tadi saat operasi masih berjalan satu jam, tiba tiba tubuh pasien kejang kejang"
"terus hasil dari operasinya gimana? "
"operasinya sudah selesai tapi pasien belum sadarkan diri, oleh karena itu pasien dibawa menuju ICU"
Setelah itu dokter pamit pergi dan allura segera menuju ruang ICU.....
Sesampainya disana allura dan monic tak dibolehkan masuk kedalam, karena Daniel masih diperiksa.....
Saat allura akan berjalan menuju kursi, tiba tiba tubuhnya limbung dan allura pingsan.....
"al... bangun al"... ucap monic panik
Untung ada perawat yang lewat, jadi monic minta tolong pada perawat tersebut dan membawa allura masuk kedalam ruang rawat.....
Allura pingsan karena badannya kelelahan dan ditambah tubuhnya dehidrasi karena sejak kemaren ia belum makan ataupun minum....
Allura hanya konsen pada kondisi Daniel yang kemaren sempat memburuk sebelum operasi.....
Monic duduk di kursi yang dekat dengan brangkar dan allura masih belum sadarkan diri....
__ADS_1
"kau jangan ikutan sakit juga dong al! "... protes monic sambil memangku kepalanya dengan kedua tangannya
Tak berapa lama pintu terbuka dan dareen masuk kedalam dengan tergesa-gesa ....
" gimana keadaannya moo? "... dareen mendekati tubuh allura
" dia dehidrasi dan badannya kelelahan juga, karena sejak kemaren ia tak mau makan ataupun minum"... jawab monic
"padahal sudah aku peringatkan, tapi kau tau sendiri gimana allura".... lanjutnya
" lalu gimana kondisi Daniel? operasinya lancar? "... dareen mengusap lembut kening allura
" operasinya lancar tapi Daniel belum sadarkan diri, jadi setelah operasi Daniel dibawa ke ruang ICU"... jawab allura
"lalu kalian sudah menghubungi orang tua Daniel? "... tanya dareen
" sudah tapi mamahnya Daniel dari dulu cuek padanya".... jawab monic
"kenapa begitu? "
"itu masalah pribadi keluarga Daniel"
"hmmm baiklah"
"kalau gitu kau temani allura disini dan aku akan menemani Daniel".... ucap monic
**
Didalam ruang ICU tubuh Daniel terlihat sangat lemas dan wajahnya pucat sekali....
Monic tak henti hentinya meneteskan air mata saat melihat kondisi Daniel yang sekarang....
"bangunlah Daniel! hiks.. hiks"... monic menggenggam tangan Daniel yang lemas
" kata dokter kamu harus bangun dalam waktu 24 jam"
"apa kau tak kasihan melihat allura yang pingsan karena tubuhnya dehidrasi karena mengurusmu selama di rumah sakit? hiks"
"bangunlah!"
Monic menggenggam erat tangan Daniel dan tiba tiba tangan Daniel bergerak....
"Daniel!! kau sadar? syukurlah".... monic berdiri dan keluar ruangan untuk memanggil dokter
Tak berapa lama dokter dan perawat memeriksa Daniel....
" gimana dok? "... tanya monic
" syukurlah pasien sudah siuman meskipun kondisinya masih sangat lemah dan masih harus berada diruang ICU hingga besok sore"... jawab dokter
__ADS_1
"apa saya masih boleh masuk kedalam dok? "
"boleh tapi jangan terlalu banyak mengajaknya ngobrol"
"baik dok, trimakasih"
Dokter dan perawat pamit untuk pergi dan setelah itu monic masuk kembali kedalam ruangan ICU
Monic tersenyum melihat daniel yang sudah siuman dan sekarang Daniel membuka matanya menatap monic....
"syukurlah kamu sudah sadar "... monic menggenggam tangan Daniel
Daniel hanya tersenyum kearah monic, karena Daniel masih menggunakan oksigen di hidungnya dan badannya masih begitu lemas....
" kamu tak perlu bicara dulu, biar aku saja yang bicara"... ucap monic
"kau membuat aku dan allura khawatir tau gak"
"sampai allura pingsan tadi"
"pokoknya kamu harus sembuh dan lusa kamu akan mendapatkan pengobatan yang lebih canggih dinegara V"
"tapi maaf ya aku tidak bisa menemanimu disana dan kamu akan ditemani oleh asisten pribadi papinya allura"
Daniel hanya tersenyum mendengar cerita monic , tapi Daniel sedih saat mendengar allura pingsan karena dehidrasi .....
"kalau gitu istirahatlah, supaya besok kamu pulih kembali"... monic membenarkan selimut Daniel
" aku akan menemanimu disini sendiri, karena allura masih pingsan dan dia ditemani oleh tunangannya"
"sudah pejamkan matamu! hoamp.. aku sangat mengantuk"
Monic memejamkan mata dan posisi monic duduk di kursi samping brangkar Daniel....
Karena diruang ICU tidak tersedia sofa, jadi terpaksa monic tidur di kursi dekat brangkar Daniel....
Sedangkan kepala monic ia tumpukan diatas ranjang Daniel....
Daniel melihat sahabatnya yang mungkin sudah tertidur sekarang....
'*maafkan aku moo, sudah merepotkanmu dan allura'... ucapnya dalam hati
'aku janji akan sembuh demi kalian berdua*'
Daniel tersenyum menatap tubuh monic dan Daniel mencoba memejamkan mata.....
Daniel berharap besok saat ia terbangun kembali, badannya sudah tidak terasa lemas lagi seperti saat ini....
******
__ADS_1