Dareen Untuk Allura

Dareen Untuk Allura
eps 98


__ADS_3

Saat diperjalanan allura sedang asyik ngobrol bersama mamahnya dareen dikursi belakang.....


Sedangkan dareen sedang fokus mengemudikan mobilnya, tetapi sesekali dareen menyahut obrolan mereka berdua yang menurutnya lucu.....


Dareen sngat bahagia karena mamah dan allura bisa sedekat ini sampai mamahnya dari tadi meluk allura terus.....


Sebenarnya keinginan mamah dareen setelah mereka berdua nanti menikah, mereka berdua disuruh tinggal bersama dirumah mamah....


Karena selain dareen anak tunggal dan mamahnya juga hanya sendiri dirumah.....


Tetapi dareen belum membicarakan soal ini kepada allura, karena dareen takut jika allura tidak mau.....


"nanti kita makan bersama dirumah dareen ya sayang? "... tanya mamah dareen pada allura


" memangnya boleh ya mah? "


"ya boleh banget dong sayang".... mamahnya mengelus sayang kepala allura


" nanti allura bantu mamah untuk memasak"... ucap allura


"dengan senang hati".... mamahnya memeluk allura


Dareen hanya tersenyum menyaksikan kedekatan mereka berdua dari kaca spion.....


Tepat pukul 5 sore mereka sampai dirumah dan dareen menghentikan mobilnya didepan rumah allura....


Allura pamit pada mamah dan juga dareen untuk turun lebih dulu ....


Setelah allura turun dari mobil, dareen melajukan mobilnya menuju kerumahnya yang berada didepan rumah allura.....


" mamah masuk aja duluan! biar dareen yang bawain barang barang mamah".... ucap dareen


"makasih ya nak? "... ucap mamah


" iya mah"


Mamahnya keluar dari mobil lebih dulu dan berjalan masuk kedalam rumah dareen.....


Mamahnya masuk kedalam kamar tamu yang berada di lantai 1 dan sesampainya didalam kamar, mamahnya langsung duduk di tepi ranjang sambil memegang dadanya .....


"huft!!! rasanya gemetar"... ucapnya sambil mengusap pelan dadanya


Tiba tiba dareen masuk kedalam kamar sambil membawa barang mamahnya......


" mamah kenapa? "... dareen menghampiri mamahnya


" mamah tidak apa apa reen"... jawabnya


"tapi kenapa mamah memegang dada? dan mamah terlihat pucat"... dareen menggenggam tangan mamahnya


" mamah hanya kelelahan saja reen"


"kalo gitu mamah istirahat saja! biar dareen memesan makanan buat makan nanti malam"


"jangan reen! mamah ingin memasakkan allura"


"gak papa mah! lagian kalo allura tau mamah kelelahan seperti ini, pasti allura merasa bersalah"


Dengan terpaksa mamahnya menuruti dareen dan dareen membantu mamahnya untuk berbaring ditempat tidur....


Setelah mamahnya berbaring, dareen keluar dari kamar dan berjalan menuju dapur.....


Dareen mengambil nampan dan diatasnya ia isi dengan gelas yang berisi air putih lalu disampingnya ia taruh beberapa kue buatan allura....


Kemudian dareen membawa nampan menuju kedalam kamar tamu.....


"ini makanan dan minuman buat mamah"... dareen meletakkan nampan disamping nakas ranjang


" makasih ya reen? "... ucap mamah


" sama sama mah... kalo butuh sesuatu panggil dareen ya? "


"iya sayang"


"dareen ke kamar dulu , mamah istirahat saja"


Mamahnya hanya menganggukkan kepala dan dareen mencium kening mamahnya lalu keluar dari kamar tamu ....


Setelah dareen keluar dari kamar, mamahnya meneteskan air mata.....


'*maafin mamah reen... mungkin mamah gak akan bisa nemenin kamu lama lama'.... ucapnya dalam hati


'mamah gak mau bikin kamu kepikiran tentang mamah... jadi mamah pendem ini sendiri*'


**


Pukul 6 sore allura sedang berganti pakaian dan tiba tiba ponselnya berdering.....


Allura mengambil ponselnya dan melihat ada panggilan masuk dari monic.....


📞allura


ya moo ada apa?


📞monic


kamu sudah pulang?


📞allura


sudah sejam yang lalu

__ADS_1


kenapa?


📞monic


nanti mau dibawain makanan apa?


📞allura


gak usah moo!


habis ini aku mau makan bersama dareen dan juga mamahnya


📞monic


kalo gitu aku makan diluar aja ya sama mike?


📞allura


oke!


eh... tapi nanti bawain beberapa kue ya? camilan kita habis dan tolong bungkusin beberapa untuk mamahnya dareen


📞monic


oke deh!


tut tut


*


Monic mematikan panggilan telfonnya dan kemudian allura melanjutkan berganti pakaian.....


Selesai berganti pakaian allura memoles wajahnya dengan natural dan setelah itu allura keluar dari kamarnya.....


Allura berjalan keluar rumah dan berjalan menuju rumah dareen.....


Pintu rumah dareen terbuka tetapi terlihat sangat sepi dan allura tidak mendengar ada suara didalam rumah.....


Allura berjalan hingga sampai didapur, ia melihat ada dareen yang sedang membuat sesuatu.....


Kemudian allura menghampirinya ....


"sayang? "... ucap allura dibelakang dareen


" eh... kamu udah dateng sayang? "... dareen tersenyum


" kamu lagi ngapain? "... allura bertanya


" ini lagi buat bubur untuk mamah"


"memangnya kenapa mamah? "


"agak gak enak badan dan barusan muntah muntah"


"ada dikamar tamu sayang"


"kalo gitu biar aku bantuin buatin bubur ya? "


"gak usah sayang.... sebaiknya kamu temenin mamah aja dikamar"


"hmmmm.... iya deh"


Allura berjalan menuju kamar tamu dengan perasaan cemas dan ia merasa kasihan pada mamah dareen.....


Sesampainya di depan pintu kamar, allura mengetuk pintu beberapa kali tapi tidak ada jawaban dari dalam.....


Kemudian allura membuka pintu kamar dengan perasaan yang cemas....


ceklek


"ya ampun.... mamah!!! ".... teriak allura


Allura menghampiri mamah dareen yang pingsan dilantai dan allura berteriak memanggil dareen.....


Tak lama kemudian dareen masuk kedalam kamar dan dareen sangat kaget melihat mamahnya yang sudah pingsan.....


" kamu gendong mamah... biar aku yang siapin mobil! "... ucap allura lalu berlari keluar kamar


Mereka berdua membawa mamahnya ke rumah sakit terdekat, karena badan mamahnya kini terlihat sangat pucat dan dareen memeluk tubuh mamahnya dengan perasaan kalut.....


" mah...bangun mah, jangan buat dareen cemas"... ucapnya sambil mengecup kening mamahnya


Allura melihat jika dareen sedang menahan tangisnya dan tak lama kemudian mereka sampai dirumah sakit.....


Mamah dareen langsung ditangani oleh dokter dan saat ini mamah dareen masih berada diruang UGD.....


Dareen menunggu didepan pintu ruangan bersama dengan allura dan allura menggenggam tangan dareen agar dareen bisa sedikit tenang.....


"sebelumnya mamah gak pernah begini"... ucap dareen sambil menundukkan kepalanya


" mungkin badan mamah terlalu capek ... kita do'ain semoga mamah baik baik saja"... allura mengusap lembut pundak dareen


Dareen hanya menganggukkan kepalanya dan tak berapa lama pintu UGD terbuka lalu beberapa perawat membawa mamah dareen.....


"mau dibawa kemana mamah saya? "... tanya dareen pada dokter


" pasien akan dipindahkan ke ruang ICU"... jawab dokter


"memangnya mamah saya sakit apa? "


"silahkan anda ikut saya keruangan saya"

__ADS_1


Dokter berjalan lebih dulu untuk menuju ke ruangannya dan dareen mengikutinya dari belakang.....


Sedangkan allura menyusul mamah dareen diruang ICU dengan perasaan cemas dan khawatir dengan kondisi mamah dareen.....


Allura hanya menunggu dikursi yang tersedia didepan ruang ICU sambil gelisah memikirkan apa penyakit mamah dareen .....


Dari sebelah kanan dareen berjalan dengan gontai dan sesampainya didepan ruang ICU, dareen duduk disamping allura....


"apa kata dokter sayang? "... tanya allura


" ternyata mamah selama ini menyembunyikan penyakitnya "... dareen menundukkan kepalanya


" memangnya mamah sakit apa? "... allura mengusap lengan dareen


" mamah sakit jantung lemah dan sudah stadium akhir"


"tapi bisa disembuhin dengan operasikan? "


"gak bisa sayang"


"kenapa? "


"sudah terlambat , karena dulu masih awal mamah gak mau di operasi"


"terus gimana solusinya kata dokter? "


"kata dokter mamah harus dirawat disini untuk sementara waktu dulu, agar dokter bisa tau perkembangannya dan bisa tau harus mengambil tindakan seperti apa"


"sabar ya sayang".... allura mengusap lembut lengan dareen


" makasih ya sayang"... dareen menyenderkan kepalanya dibahu allura


Allura ikutan sedih melihat dareen seperti ini, karena selama ini dareen sangat menyayangi mamahnya .....


Allura berjanji akan menemani dareen dalam keadaan susah maupun senang .....


**


Monic yang sudah mendapat kabar dari allura dan bertepatan saat ini ia sedang bersama dengan mike....


Jadi mereka berdua langsung menuju ke rumah sakit dimana mamah dareen dirawat .....


"kasihan sekali mamah dareen"... ucap monic


" aku gak tau gimana nasib dareen kalau misal mamahnya gak ada"... ucap mike sambil mengemudi


"hussttt!!!! jangan ngomong gitu dong mike! "... monic memukul lengan mike


" tadi kata allura bukannya sakitnya udah gak bisa di atasi dengan operasi?"


"iya... tapikan jangan asal ngomong gitu dong"


"maaf sayang"


Tak berapa lama mereka sampai dirumah sakit dan mereka turun dari mobil lalu sedikit berlari untuk menuju keruangan ICU.....


Sesampainya diruang ICU mereka segera menghampiri allura yang sedang duduk bersama dareen....


"kalian sudah datang? "... ucap allura lirih


" iya Al... gimana reen? "... mike duduk disamping dareen yang sedang menyenderkan kepalanya ditembok


Allura berdiri dan memberi waktu untuk kedua sahabat itu....


" aku takut kalau mamah ninggalin aku untuk selamanya mike"... jawab dareen yang masih menyenderkan kepalanya ditembok


"jangan bicara seperti itu reen! ingat masih ada ke ajaiban"... mike menepuk pundak dareen


" tapi kata dokter udah terlambat untuk operasi mike"


"jika mamah gak ada, aku hidupku akan kacau mike"


"jangan bicara seperti itu reen! ingat kamu masih punya aku sahabatmu dan kamu juga masih punya allura yang akan menjadi istrimu"


"aku takut sekali jika mamah pergi mike"


Perlahan butiran bening keluar dari pelupuk mata dareen dan mike mencoba untuk menenangkannya.....


"menangislah jika itu bisa membuatmu lebih tenang"


Allura dan monic yang melihat dareen menangis merasa sedih, terutama allura yang juga ikut menangis.....


"sayang... kamu harus kuat dan jangan lupa berdoa untuk mamah"... allura menghampiri dareen dan menggenggam tangan dareen


" aku ada disini buat kamu dan juga buat mamah"


Dareen menatap lekat allura lalu dareen memeluk allura dengan erat....


"aku takut kehilangan mamah "... ucap dareen dalam pelukan allura


" mamah gak akan ninggalin kamu"... allura mengusap punggung dareen


"aku menyesal karena selama ini aku terlalu sibuk dengan perusahaan dan aku lupa dengan mamah"


"sampai sampai aku gak tau jika mamah menderita seperti ini"


Setelah itu dareen masih menangis dalam pelukan allura dan dengan perasaan kasih sayang allura mengusap lembut punggung dareen.....


Pukul 10 malam dareen menyuruh mike untuk mengantar pulang allura dan juga monic....


Sebenarnya allura ingin menemani dareen disini, tetapi dareen tidak mengijinkan dengan alasan mike yang akan menemaninya disini....

__ADS_1


Allura pamit pulang dan besok akan kembali lagi berkunjung ke sini.....


*******


__ADS_2