Dareen Untuk Allura

Dareen Untuk Allura
eps 50


__ADS_3

Pagi harinya allura sedang sarapan dan dareen yang menyuapinya.....


Allura sudah sadar dari siumannya sejak semalam, tapi dareen tidak mengijinkan allura untuk turun dari ranjang....


Selesai sarapan allura merengek minta keruangan Daniel dan dareen mengijinkan asal allura menggunakan kursi roda, karena badannya masih terlihat lemas....


Terpaksa allura menyetujuinya dan dareen mendorong allura yang sudah duduk dikursi roda....


Ceklek


Dareen membuka pintu ruangan Daniel dan mendorong allura menuju kearah Daniel.....


"gimana kondisinya sekarang moo? "... tanya allura pada monic sambil melirik kearah Daniel


" sudah jauh lebih baik al, meskipun seperti ini"... tunjuk monic pada Daniel


Daniel tersenyum saat kedua sahabatnya menatapnya ....


"aku gak papa kok al"... ucap Daniel dengan nada lemas


" kamu sendiri gimana? "... tanya Daniel


" aku hanya kelelahan aja"... jawab allura


"maafin aku, kamu jadi begini".... Daniel merasa sangat bersalah


" jangan risau soal itu! pikirkan dulu untuk kesembuhanmu"... allura memegang tangan Daniel kuat


Daniel menganggukkan kepalanya sambil tersenyum kearah allura....


"kamu tenang aja! kita akan ada buat kamu"... monic menepuk pelan pundak Daniel


" makasih banget ya... kalian memang sahabat terbaikku"... ucap Daniel


Setelah itu mereka mengobrol sambil tertawa bersama dan Daniel sangat bersyukur masih diberikan kesempatan untuk sembuh....


Besok Daniel harus pergi ke negara lain untuk berobat disana dan Daniel disana akan ditemani oleh asisten papinya allura....


**


Seharian ini dareen menemani allura dan dengan telaten merawat allura....


"kamu gak capek seharian ngurusin aku? "... tanya allura pada dareen


" enggak sayang"... jawab dareen


"kata dokter aku besok udah boleh pulang... jadi aku akan ikut nganterin Daniel ke bandara"... ucap allura


" gak boleh! badan kamu harus istirahat total besok meskipun dirumah"... ucap dareen


"posesif amat sih kamu! "... allura melipat kedua tangannya didepan dada


" aku gak mau kamu pingsan lagi"

__ADS_1


"ya tapi aku udah gak apa apa sekarang"


"menurut lah sayang"... dareen mengusap lembut kepala allura


Allura memalingkan wajahnya agar tidak bertatapan dengan dareen , dan dareen hanya tersenyum melihat allura yang sedang ngambek padanya.....


Tak lama kemudian monic masuk kedalam ruangan allura sambil membawakan makanan untuk mereka.....


" makasih ya moo"... ucap dareen


Allura melihat kearah dareen dan monic secara bergantian....


"jangan cemburu al! tadi dareen minta tolong ke aku buat beliin makanan, karena dia lapar"... ucap nonic sambil tersenyum kearah allura


" siapa juga yang cemburu! "... allura memajukan bibirnya


" iya gak cemburu, tapi curiga! "... ledek monic


" rese banget sihh! "... allura semakin cemberut


Sedangkan dareen berjalan dan mengambil makanan yang dibawa monic....


" aku makan dulu di depan ya? "... pamit dareen


" makan disini aja! "... ucap monic


" aku mau makan di kantin rumah sakit sama mike"... dareen keluar dari ruangan sambil membawa makanan yang ada diatas meja tadi


Allura melirik sahabatnya sambil memicingkan mata....


" napa lirik lirik!?"... bentak monic


"pede! "... ucap allura sambil memutar bola matanya


Monic lalu duduk disofa yang tersedia diruangan allura dan sedangkan allura membaringkan badannya....


" udah mau tidur kamu al? "... tanya monic


" enggak kok"


"tidur juga gak papa kok"


"bilang aja pengen ketemu mike"


"ehhh... enggak ya! "


"iyain aja deh! "


"allura!!!! "


"monic!!!! "


"oh ya al... aku sedih deh! "

__ADS_1


"sedih kenapa? "


"besok Daniel akan ninggalin kita dalam waktu yang lama"


"diakan pergi untuk kesembuhannya moo"


"tapi kita gak pernah ngalamin jauh dari Daniel"


"hmmm.... sebenarnya aku juga sedih moo, tapi kita gak boleh terlihat sedih didepan Daniel"


"iya al, kamu bener"


"kita do'ain aja semoga pengobatannya disana berjalan dengan lancar"


Monic hanya menggukkan kepalanya sambil tersenyum kearah allura....


Tak lama kemudian dareen masuk kedalam ruangan bersama dengan mike dan hal itu membuat monic jadi salah tingkah....


"Hai moo"... sapa mike


" Hai mike".... sapa balik monic


Monic bingung mau bicara apa sama mike, karena biasanya monic suka nyerocos kalau bicara tapi saat ada mike bibirnya terasa kaku.....


Allura tersenyum sekilas melihat sahabatnya yang salah tingkah dan allura memulai percakapan dulu....


"nanti mike nginep juga disini? "... tanya allura


" iya al, soalnya besok pagi pagi aku akan nganterin Daniel ke bandara"... jawab mike


"katanya monic juga mau ikutan tuh nganterin Daniel ke bandara"... ucap allura


"oh ya? "... mike menoleh kearah monic


" iya "... jawab monic


" kalau gitu besok tolong kamu jagain monic juga ya mike? "... ucap allura


" emang aku bocah? "... monic menatap tajam kearah allura


" iya bocah labil".... allura menutup mulutnya


Setelah itu mereka ngobrol dan monic jadi salah tingkah saat mike mengajaknya ngobrol....


Tak terasa waktu cepat berlalu dan jam dinding sudah menunjukkan pukul 11 malam....


Monic pamit untuk menuju ke ruangan Daniel dan mike memilih untuk tidur diluar ruangan allura, karena ia tidak mau jadi obat nyamuk diantara allura dan dareen....


Sedangkan allura sudah tidur sejak tadi, mungkin karena efek obat jadi ia cepat tidur....


Dareen menyelimuti allura sampai bawah lehernya dan setelah itu dareen duduk kembali disofa sambil memejamkan mata....


*****

__ADS_1


__ADS_2