
Setelah selesai mengantar maminya berobat, allura membawanya kembali pulang kerumah....
Allura duduk di bangku penumpang bersama dengan maminya yang sejak tadi menggenggam tangan allura dengan erat....
"lura".... ucap mami
" iya mam, ada apa? "... allura memandang kearah maminya
" daritadi mami belum bertanya sesuatu ke kamu? "... sambil mengusap telapak tangan allura
" tanya apa mam? "
"siapa pria yang sedang mengemudi itu? "... tunjuk mami pada dareen yang kini sedang mengemudi
" dia temen lura mam, namanya dareen"... ucap allura dan dareen hanya melirik nya dari kaca depan
"temen apa temen? "... goda mami
" hanya temen mam"
"lebih dari temen juga gak papa"
"mam!!! "
"sudah lama mami tidak menggodamu seperti ini sayang"
"jangan tinggalin mami lagi ya? "
"allura akan sering sering nengokin mami dan papi"... allura menggenggam tangan mami
"berarti habis ini kamu pergi lagi? "
"aku akan disini beberapa hari sampai mami sembuh"
"terus selama ini kamu tinggal dimana nak? sama siapa? "... tanya mami
" belum saatnya mami tau dan lura tinggal bersama monic mam"... jawab allura
"apa dareen juga tinggal bersamamu? "... mami melirik ke arah dareen
" tidak tante!! "... dareen segera menjawab
" saya hanya tetangganya saja"... lanjut dareen
"lima langkah dong nak dareen? "... goda mami
"mami!!! "
"oh ya nak dareen nanti ikut nginep juga kan? "... tanya mami
" enggak dong mam! "... allura langsung menjawab dengan cepat
" sepertinya saya menginap tante"... dareen menyeringai pada allura
Allura langsung menatap dareen dengan tatapan tajam....
__ADS_1
"syukurlah, jadi ada yang nemenin lura"... ucap mami
" oh ya... nak dareen panggil saja dengan sebutan mami dan jangan pakai bahasa formal ya? "... lanjut mami
" baik tan... eh.. mami"... jawab dareen dengan tersenyum
Allura hanya diam saja sambil melirik kearah dareen....
Beberapa menit kemudian mereka sampai dirumah , mami berjalan masuk rumah dibantu oleh dareen dan allura....
"gimana hasilnya ? "... tanya papi yang sejak tadi menunggu di ruang tamu
" mami hanya kecapekan aja kok pi"... jawab allura
"syukurlah"... ucap papi
Dengan telaten allura menyuapi mami dan setelah itu membantu mami minum obat....
" sekarang mami istirahat ya? "... ucap allura
" kamu juga ya"... ucap mami
Allura mengangguk sambil tersenyum dan allura mencium sayang kening maminya....
**
Allura mengantar dareen ke kamar tamu dan menyuruh dareen untuk istirahat....
"ngapain sih kamu ikutan nginep juga? "... tanya allura sambil melipat kedua tangannya didada
" tapi aku ogah! "
"tapi aku mau"
"terserah! "
Allura pergi dari kamar tamu untuk menuju ke kamarnya dan saat berjalan tidak sengaja allura berpapasan dengan gerry....
"lura"... gerry menarik tangan allura
Allura diam saja dan enggan menoleh kearah gerry...
" gimana kabar kamu sekarang? "... tanya gerry yang masih memegang tangan allura
" kabar dia baik baik saja"... tiba tiba dareen menjawab dan menyingkirkan tangan gerry dari tangan allura
Allura menghela nafas karena ada dareen yang membantunya....
"siapa kau? "... tanya gerry dengan nada emosi
" dia calon suamiku! ayo dar"... allura menggandeng tangan dareen untuk pergi dari sana
Dareen tersenyum dan hatinya merasa berbunga bunga karena ucapan allura tadi....
Saat sampai didepan kamarnya, allura melepaskan gandengan tangannya dari tangan dareen....
__ADS_1
"maaf ya? "... ucap allura
" untuk? "
"karna tadi ngomong seperti itu"
"tidak masalah... aku mengerti kok"
"trimakasih"... allura tersenyum pada dareen
" sekarang istirahatlah dan kunci pintunya jika kau merasa tak nyaman"... dareen mengusap pucuk kepala allura
Allura hanya tersenyum sambil mengangguk dan setelah allura masuk kedalam kamar, dareen kembali kekamar tamu....
Tak jauh dari kamar allura, ada mami dan papi yang sedang tersenyum bahagia melihat pemandangan itu...
"apa mereka pacaran ya pap? "... tanya mami sambil berjalan masuk kedalam kamar lagi
" papi gak tau mam"
"mereka terlihat sangat dekat ya pap? "
"iya mam dan dari mata mereka terlihat ada ketertarikan antara keduanya"
"kita doakan yang terbaik untuk allura"... lanjut papi dan dianggiku oleh mami
**
Dikamar
Gerry baru saja masuk kedalam kamar dan melihat allula sedang duduk dipinggir ranjang....
" gimana kak sudah bicara? "... tanya allula
" belum"... jawab gerry sambil menggelengkan kepala
"bukannya tadi kakak sudah menarik tangan kak lura? "
"iya tapi dia tak merespon, malah pria itu yang menjawabnya"
"maafkan aku lulla"... gerry memeluk allula
"ini juga salahku yang menerima perjodohan ini kak"... allula menangis
" jangan menangis"... gerry mengusap pipi allula
"bahkan setelah kejadian itu sampai sekarang lula belum berani bicara dengan kak lura"... lula menundukkan kepalanya
" sabar ya, semoga suatu saat nanti dia memaafkan kita"... gerry memeluk kembali lula
Kini gerry sangat menyayangi lula, meskipun dia masih menyimpan perasaan pada allura....
Dan setelah melihat kedekatan allura bersama dareen, hati gerry panas dan ingin marah tapi dia tau jika itu bukan haknya lagi untuk marah pada allura....
Tapi didalam hati gerry masih belum rela jika allura sedekat itu pada pria lain selain Daniel sahabatnya....
__ADS_1
***