
Semaleman dareen tidur dirumah sakit dan ditemani oleh mike.....
Saat dareen membersihkan dirinya, dokter bersama perawat masuk kedalam ruang ICU untuk memeriksa kondisi mamah dareen.....
Tak berapa lama dokter keluar dan diluar ruang ICU hanya ada mike yang sedang duduk dikursi....
"dimana pak dareen? "... tanya dokter pada mike
" masih membersihkan dirinya dok, ada apa ya? "
"pasien sudah siuman tapi pasien ingin bertemu dengan anaknya"
"nanti akan saya kasih tau ke anaknya dok"
"saat menjenguk batas waktunya hanya 1 jam ya? karena kondisi pasien masih sangat lemah"
"iya dok"
"saya permisi dulu"
"iya dok, makasih"
Dokter berjalan menjauh dari mike dan dari arah yang berbeda dareen berjalan menghampiri mike....
"dokter baru aja kesini ya mike? "... tanya dareen
" iya reen"
"apa katanya? "
"mamah kamu sudah siuman dan ingin bertemu dengan kamu"
"benarkah? "
"iya... tapi kamu hanya diberi waktu 1 jam didalam"
"baiklah"
Dengan rasa bahagia dareen masuk kedalam ruang ICU dengan memakai pakaian khusus dan saat berada didalam dareen melihat mamahnya yang sedang tersenyum ke arahnya.....
"da... reen? "... ucap mamahnya dengan suara lemah
" mamah? "... dareen menghampiri mamahnya
Dareen menggenggam tangan mamahnya dan duduk di kursi samping ranjang....
Mamahnya melihat wajah dareen dengan senyuman tetapi tak lama kemudian air mata jatuh dari pelupuk mata mamahnya.....
"kenapa mamah nangis? "... tanya dareen
" sebelah mana mah yang sakit? "... dareen menghapus air mata mamahnya yang membasahi pipi
Mamahnya hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum....
" maafin mamah ya reen? "... ucap mamahnya dengan lirih tapi dareen dapat mendengarnya
" jangan minta maaf mah... seharusnya dareen yang minta maaf sama mamah"... dareen mencium telapak tangan mamahnya
"mamah sangat menyayangimu reen... tapi mamah merindukan papah kamu"... ucap mamahnya
" dareen juga sangat menyayangi mamah... mamah harus kuat ya? ".... dareen mengusap lembut pucuk kepala mamahnya
" apa boleh mamah minta sesuatu ke kamu reen? "
"mamah mau minta apa? dareen pasti akan kabulin mah"
"besok menikahlah dengan allura didepan mamah reen"
"dareen pasti akan nikahin allura mah... tapi setelah mamah sembuh ya? "
"mamah ingin kamu menikahi allura besok reen"
"mamah takut jika mamah gak bisa nemenin kamu dihari pernikahanmu bersama allura"
"mamah jangan bicara gitu"... dareen menggenggam tangan mamahnya
" kamu mau besok menikah disini dengan allura? "
"ini permintaan mamah yang terakhir"
Hati dareen terasa sangat sakit saat mendengar mamahnya bicara permintaan yang terakhir....
"nanti dareen coba ngomong sama allura dan keluarganya ya mah? "
__ADS_1
"iya reen"
Suster masuk kedalam ruangan dan dareen pamit pada mamahnya untuk keluar....
Sebelum keluar dareen mencium semua wajah mamahnya dan yang terakhir dareen memeluk mamahnya sambil berbisik....
"mamah yang kuat... dareen selalu ada buat mamah"
Mamahnya hanya mengangguk sambil tersenyum memandangi dareen yang berjalan keluar dari ruang ICU.....
Didepan ruang ICU ada bi ijah yang baru datang dan dareen langsung memberi pertanyaan padanya....
"kenapa bi ijah gak kasih tau dareen kalau mamah punya penyakit? "... tanya dareen
" maafin bi ijah den... itu permintaan nyonya yang gak ngebolehin bibi buat kasih tau aden"... bi ijah merasa bersalah
"apa alasan mamah bi? "
"nyonya gak pengen aden kepikiran soal penyakit nyonya, karena aden sibuk dengan perusahaan aden"
"sekarang semuanya mungkin sudah terlambat bi"... dareen menundukkan kepalanya
" apa maksud aden? "... bi ijah kaget
" iya reen... apa maksud kamu? "... mike juga kaget
"didalam tadi mamah bilang kalo punya permintaan terakhir "
"permintaan apa reen? "
"iya den apa permintaan nyonya? "
"mamah pengen besok aku nikah sama allura disini"
"dan mamah bilang kalo mamah lagi merindukan papah"
Bi ijah langsung menitikkan air matanya dan mike mengusap pundak dareen....
"lalu kamu sudah memberitahu allura? "... tanya mike
" sekarang aku akan menemui allura dan juga kedua orang tuanya"... jawab dareen
"jangan den! lebih baik den mike yang mengurus soal ini"... ucap bi ijah
"benar kata bi ijah reen... biar aku yang urus semuanya"... mike menepuk pundak dareen
" baiklah mike! "
Mike bergegas untuk menemui allura dan juga kedua orang tua allura....
Setelah mike pergi, dareen hanya duduk sambil bersandar ditembok dengan tatapan kosong.....
"aden sarapan dulu ya? "... ucap bi ijah
" aku gak laper bi"... jawabnya
"jangan mogok makan deen... aden harus kuat demi nyonya"
"apa aden gak kasihan dengan nyonya kalau tau aden mogok makan? "
Dareen menggelengkan kepalanya dan setelah itu dareen sarapan dengan makanan yang sudah dibawakan oleh bi ijah.....
Bi ijah sangat terpukul mendengar kondisi nyonyanya saat ini dan bi ijah hanya bisa berdoa supaya ada ke ajaiban yang bisa mengangkat penyakit majikannya.....
Karena bi ijah sudah lama sekali bekerja di keluarga dareen, mulai dari dareen masih berada didalam kandungan sampai saat ini.....
**
Sore ini mike masih sibuk mengurus surat untuk pernikahan dareen besok dan setelah itu mike mengambil gaun serta jas untuk calon mempelai....
Tadi pagi mike sudah mengunjungi allura dan juga mengunjungi rumah kedua orang tua allura....
Mereka syok dengan kabar yang dibawa oleh mike, setelah itu kedua orang tua allura langsung berangkat untuk mengunjungi mamah dareen yang ada dirumah sakit....
Sedangkan allura menangis sejadi jadinya di AlDaMo dan monic menenangkannya.....
"kamu harus kuat allura... ".... ucap monic
" kenapa ucapan mamahnya seperti itu moo? hiks.. hiks"... allura menghapus air mata
"aku juga gak tau al.... semoga aja ada keajaiban ya? "
"pasti dareen saat ini sedang terpukul sekali moo"
__ADS_1
Monic memeluk allura sambil mengusap punggungnya dan allura makin menangis tersedu sedu.....
Monic juga merasa kasihan dengan dareen, disaat mamahnya sakit parah tapi mamahnya ingin dareen menikah dihadapannya....
Monic memberitahu Daniel dan Daniel merasa kasihan juga dengan dareen....
Daniel ingin pulang tapi ia tidak bisa jika dengan cara mendadak, karena saat ini Daniel masih menjalani terapi dan akan berakhir sekitar 2 minggu lagi.....
**
Kedua orang tua allura tiba dirumah sakit dan mereka langsung menuju ke ruang ICU....
Disana ada dareen dan juga bi ijah yang sedang duduk diruang tunggu.....
"nak dareen? "... ucap mami allura sambil duduk disamping dareen
" mami? "... ucap dareen
" kamu yang sabar ya nak? "... mami allura mengusap pundak dareen
" makasih mi"
"maaf mami dan papi baru bisa kesini? "
"gak papa kok mi pi"
Mami dan papi allura hanya saling pandang , karena mereka sangat kasihan dengan dareen yang saat ini terlihat sangat sedih....
Mereka tau gimana perasaan dareen saat ini , apalagi mamahnya punya permintaan untuk dareen ....
Saat hari menjelang malam, mike baru kembali dengan membawa paperbag....
"gimana mike? "... tanya dareen
" sudah beres reen"
"makasih mike? "
"kamu sudah menjenguk mamah kamu lagi reen? "... tanya mike
" sama dokter mamah hanya boleh dijenguk sehari cuma 2 kali... pagi dan malam pukul 7"
"kamu yang sabar"... mike menepuk pundak dareen
Dareen hanya menganggukkan kepalanya......
Mereka yang ada disana hanya saling berdiam diri, termasuk kedua orang tua allura....
Saat malam pukul 7 dareen masuk ke dalam ruang ICU dan didalam dareen melihat jika mamahnya sedang tidur.....
Dareen mendekati mamahnya dan menggenggam tangan mamahnya....
" mah... mamah harus kuat demi dareen"... dareen mengecup telapak tangan mamahnya
"maafin dareen karena dareen gak ada waktu buat mamah selama ini"
"dareen takut mah"
Dareen menitikkan air matanya sambil menciumi telapak tangan mamahnya.....
"mamah harus sembuh... dareen janji akan selalu luangin waktu untuk mamah"
Dareen hanya bisa menangis sambil menciumi telapak tangan mamahnya hingga 1 jam, dareen baru meninggalkan mamahnya yang masih tidur....
Saat dareen sudah keluar dari ruang ICU... mamahnya membuka matanya sambil mengeluarkan air matanya....
Ternyata sejak tadi mamahnya tidak tidur dan mamahnya menangis mengingat ucapan dareen tadi padanya....
"maafin mamaf juga reen"... ucapnya
" mamah sudah gak kuat lagi menahan sakit ini"
"mamah bisa ninggalin kamu dengan tenang jika kamu sudah menikah dengan allura "
"allura adalah wanita yang baik untuk kamu"
Mamahnya hanya bisa menangis diatas ranjang rumah sakit....
Kedua orang tua allura pamit untuk pulang kerumah allura, karena besok pagi mereka akan menemani allura kesini untuk nikahan dareen dan juga allura....
Untuk mewujudkan keinginan mamahnya dareen, terpaksa mereka semua menyetujuinya meskipun dalam ke adaan sedih....
*****
__ADS_1