
Pukul 4 sore allura sudah selesai berkutat didapur untuk membuat cake....
Sekarang allura sedang menata cake yang sudah jadi kedalam paperbag..
Tak lama kemudian terdengar suara panggilan dari ponselnya....
drrrttt drrrrtttt
📞allura
hallo mi?
📞mami
.................
📞allura
baik mi
allura akan segera kesana
tut tut
*
Allura keluar dari dapur sambil membawa paperbag dan allura berjalan sedikit tergesa gesa...
"ada apa Al? "... tanya monic yang menghampiri allura
" papi dan mami sekarang menungguku di pom bensin dekat perempatan rumah"... jawabnya
"kenapa tidak kau suruh langsung ke rumah aja? "
"mereka belum tau alamatnya"
Sedangkan Daniel hanya melihat dari kejauhan, karena daniel sudah mendengarkan percakapan singkat dari kedua sahabatnya.....
"aku balik dulu, daah mo... dahh Daniel! "... ucap allura sambil melambaikan tangan
Allura masuk kedalam taxi dan setelah itu taxi berjalan dengan kecepatan sedang....
Tak berapa lama taxi sampai didepan pom bensin...
" disini aja pak! "... ucap allura
" baik neng"... ucap supir taxi
"ini ongkosnya pak, kembaliannya ambil saja"... allura memberikan beberapa lembar uang
" makasih neng"
"sama sama pak"
Allura keluar dari taxi dan berjalan menghampiri mobil papinya yang berada tak jauh dari dirinya...
Saat allura hampir sampai, mami keluar dari mobil dan mereka berdua berpelukan....
"ayo masuk lura"... ucap mami
__ADS_1
" mami hanya dengan papi saja? "... tanya allura
" tidak lura! didalam ada lula juga"... jawab mami lirih
"ohh"
"ya udah ayo masuk"... ucap mami
" pi! "... allura memeluk papahnya saat masuk kedalam mobil
" gimana kabar kamu lura? "... tanya papi setelah melepaskan pelukannya
" lura sangat baik pi, papi juga baikkan? "
Papi hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dan satu tangannya mengusap lembut pucuk kepala lura....
Setelah itu allura memberikan arahan menuju rumahnya pada supir papinya....
Hanya membutuhkan waktu 15 menit mereka sudah sampai didepan rumah allura....
"ini rumah kamu lura? "... tanya mami setelah turun dari mobil
" iya mi"... jawabnya
"wahh... bagus sekali!! kamu hebat!! "... mami bangga pada lura
" mami bisa aja, ayo masuk mi pi, lula"... saat menyebutkan nama lula, suara allura terdengar kaku dan terpaksa
"ayo lula kita masuk"... mami merangkul pinggang lula
Lula hanya tersenyum lalu mengikuti maminya berjalan masuk dalam rumah allura....
" selamat datang dirumah lura!!! "... ucap allura setelah masuk kedalam rumah
Mereka duduk sofa yang ada diruang tamu dan pak supir sedang memasukkan koper milik majikannya kedalam rumah allura....
" masukkan semuanya kedalam kamar tamu yang sebelah itu ya pak! "... perintah allura sambil menunjukkan kamar tamu
" nanti mami tidur sama lura ya? "... ucap lura
" ya gak bisa dong lura! sementara kamu tidur sama lula ya? "... ucap mami sambil mengusap lengan lura
" hmmm... baiklah! "... ucap lura tanpa protes
"allura tadi membuat beberapa jenis kue, silahkan dimakan"... allura membuka paperbag
" pasti enak ini! "... ucap papi sambil mengambil sepotong cake
" lura kedapur dulu ambil minum! "... allura berjalan menuju dapur
" lula, ayo makan? "... tawar mami
" mi, pi... lula seharusnya gak ikut tadi"... lula merasa tidak enak
"jangan bicara itu terus lula! nanti kamu harus bicara berdua dengan kakakmu"... mami mengusap lembut pundak lula
" benar kata mamimu itu! "... ucap papi
Lula hanya menganggukkan kepalanya kearah kedua orang tuanya....
__ADS_1
**
Setelah makan malam papi dan mami beristirahat didalam kamar tamu...
Sedangkan lura dan lula berjalan menuju kamar lura....
Sejak tadi mereka berdua tidak ngobrol sama sekali....
Malam ini monic tidak pulang kerumah ara, karena malam ini monic dan Daniel menginap dirumah mamah Daniel....
Sebenarnya lura mau pinjam kamar monic untuk ditiduri oleh lula, tetapi monic mengunci kamarnya dan kuncinya ia bawa....
Sesampainya didalam kamar, lura mengambil bantal dan selimut, lura membawanya menuju sofa yang tersedia didalam kamarnya....
Lula melihatnya dengan intens dan lula memberanikan diri mendekati lura....
"kak lura! "... panggil lula sambil memegang tangan lura
Lura menoleh kearah lula dan lura melepaskan tangan lula yang memegang tangannya....
" aku ingin bicara dengan kakak"... ucap lula memohon
"aku minta maaf karena sudah menyetujui perjodohan itu dan aku sangat menyesal karena pernah benci sama kakak juga"... lula menundukkan kepalanya
" aku minta maaf dari lubuk hatiku yang paling dalam kak, setiap malam aku selalu menangis karena menyesal melakukan ini semua"
"memang sudah terlambat, tapi aku gak mau hubungan kita jadi seperti orang asing"
"aku ingat masa masa kita dulu sebelum perjodohan itu terjadi, aku sangat menyayangi kak lura"
Lula masih menundukkan kepalanya sambil mulai terisak dan lura mulai bergetar hatinya....
"aku gak berharap kakak maafin aku, yang penting aku sudah bicara dengan tulus dan semoga kakak bersama kak dareen selalu bahagia"... lula menundukkan kepalanya semakin dalam
" lula"... ucap lura parau sambil memegang pundak lula
Lula mendongakkan kepalanya dan lura dapat melihat jika lula bicara dengan tulus....
Lura menghapus air mata lula yang menetes di pipinya....
Setelah menghapus air mata lula, lura memeluk dengan erat badan lula....
"kakak juga minta maaf karena sudah mendiamkanmu selama ini"....ucap lura yang masih memeluk lula
" ini bukan salah kakak, tapi salahku"... ucap lula sambil memegang kedua pundak lura
"kita sama sama salah oke! "... lura tersenyum kearah lula
" kak lura gak marah lagikan sama aku? "
Allura menggelengkan kepalanya dan tersenyum manis kearah lula....
"makasih banyak ya kak lura! "... lula memeluk erat tubuh lura
Setelah puas berpelukan, mereka berdua malam ini tidak tidur....
Karena lula menceritakan semua kehidupannya sejak menikah dengan gerry dan lura beberapa kali minta maaf karena gerry memperlakukan lula tidak selayaknya seorang istri....
Tetapi lura senang, karena kini kehidupan rumah tangga lula sudah baik baik saja....
__ADS_1
*****