
Di perusahaan dareen bersama pegawainya baru saja selesai meeting dan dareen enggan untuk meninggalkan tempat duduknya....
"ada apa boss? "... tanya mike
" kita harus memikirkan solusinya mike! "... ucap dareen
" iya boss"
"bagaimana mereka sudah ketemu?"
"sudah boss.. saat ini mereka sedang ditangani oleh pihak yang berwajib"
"bagus!"
"terus soal clien kita yang ada di negara xx hari ini sudah konfirmasi jika mereka setuju dengan tawaran kerjasama kita boss"
"kau memang bisa di andalkan mike! "... dareen menepuk pundak mike
" makasih boss"
Dareen beranjak dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari ruang meeting....
Mike mengikutinya dari belakang sambil membuka benda pipih yang yang ia pegang....
"apa hari ini ada jadwal meeting mike? "... tanya dareen sambil berjalan
" tidak ada bos "... jawabnya
" jadi kita nanti hanya lembur saja didalam kantor? "
"iya boss"
"baiklah! kau boleh kembali keruanganmu "... perintahnya
" iya bos"
Dareen masuk kedalam ruangannya dan begitu juga mike yang masuk kedalam ruangannya....
Mereka berdua kalau sudah berada didalam ruangan sudah pasti sibuk dengan pekerjaan masing masing....
**
Jam makan siang allura keluar dari ruangannya untuk menemui sahabatnya....
"moo? yuuk cari makan? "... ajaknya
" mau makan dimana? "
"gimana kalau di restauran dekat taman? "
"boleh juga! "
"dimana Daniel? "
"dari tadi belum balik... mungkin masih dijalan"
Mereka hanya makan siang berdua saja tanpa Daniel, karena Daniel belum kembali mengantar pesanan pelanggan AlDaMo....
Diperjalanan mereka terjebak macet karena jam makan siang pasti banyak pegawai yang berlalu lalang untuk mencari makan....
"mobilku ini mau aku jual deh kayaknya"... ucap allura tiba tiba
"mau ganti mobil? "... tanya monic
" enggak! "
"terus? "
"pengen jual aja "
Monic melirik allura yang sedang menatap lurus kedepan dan monic tau jika ada sesuatu yang disembunyikan oleh allura....
"al... ada apa? "... monic menggenggam tangan allura
" gak ada apa apa kok moo"... allura menggelengkan kepalanya
"kamu jangan bohong deh al! aku udah hafal sama sikap kamu"
"beneran deh aku gak kenapa napa"
"oke deh percaya! "
Monic mengemudikan kembali mobilnya saat tidak macet lagi dan allura menatap lurus kedepan seperti ada yang ia pikirkan....
Hal itu tak luput dari pandangan monic dan monic sudah menduga jika ada sesuatu yang disembunyikan oleh allura...
'sepertinya aku harus tanya dareen deh! '... ucap monic dalam hati
Tak berapa lama mereka sampai di restauran yang dekat taman dan mereka segera turun dari mobil untuk masuk kedalam restauran.....
Sesampainya didalam mereka memilih tempat duduk yang berada ditengah tengah restauran tersebut dan tak berapa lama waiter menghampiri mereka berdua....
**
Jam makan siang dareen memilih untuk makan didalam ruangannya, karena dareen harus menyelesaikan pekerjaannya agar nanti ia tidak pulang malam lagi....
Saat menikmati makanannya, tiba tiba ponselnya berbunyi tanda ada pesan masuk dan dareen mengambil ponselnya yang ada didalam saku jasnya....
Dareen melihat ada pesan masuk dari monic dan dareen langsung membuka pesan dari monic....
💌monic
__ADS_1
reen...
ada apa dengan allura hari ini?
💌dareen
memangnya dia kenapa moo?
💌monic
dari tadi ia terlihat murung dan ini tadi dia bilang kalo mau jual mobilnya
💌dareen
dia gak cerita ke kamu?
💌monic
enggak!
apa mungkin dia mikirin perusahaanmu?
💌dareen
kalo itu iya, tapi kalo sampai jual mobil kayaknya bukan karena perusahaanku deh!
💌monic
coba aja nanti kamu tanyain ke allura ya
💌dareen
iya
*
Dareen meletakkan ponselnya di atas meja dan ia melanjutkan kembali makannya....
"kenapa allura ingin menjual mobilnya ya? "
"apa AlDaMo sepi?"
"sepertinya tidak"
"aku harus pulang cepet nanti! "
Dareen segera menghabiskan makanannya dan setelah selesai makan, dareen kembali melanjutkan pekerjaannya....
Disisi lain dareen memikirkan allura yang ingin menjual mobil kesayangannya....
Dareen segera menyelesaikan pekerjaannya dan harus selesai nanti sore, karena dareen ingin bertanya pada istrinya kenapa ia ingin menjual mobilnya.....
**
Sesampainya di AlDaMo mereka berdua segera turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam kafe....
Monic langsung membantu pegawai yang terlihat kuwalahan melayani pembeli, sedangkan allura berjalan menuju dapur untuk melihat stok kue....
Didapur sudah ada Daniel yang membuat adonan dan allura menghampirinya lalu membantu membuat kue....
"udah balik Daniel? "... tanya allura
" udah dari tadi"... jawabnya
"udah makan siang? "
"udah kok"
"selamat ya udah gak jomblo lagi"
"makasih al... mana monic? "
"lagi didepan bantuin yang lainnya"
"oh ya al... kenapa kamu ingin jual mobil? "... tanya Daniel sambil melihat ke arah allura
" huft! ternyata monic cepat juga memberimu kabar"... ucap allura sambil menatap balik Daniel
"ada apa al? apa ada sesuatu ? "
"enggak ada dan! "... jawab allura sambil melanjutkan membuat kue
" jangan sembunyiin dari kita dong al! kita udah sahabatan lama lho"... Daniel memegang kedua bahu allura
"seriusan gak ada yang aku sembunyiin Daniel! aku cuma pengen jual mobil aja"
"tapi apa alasannya? "
"gak ada"
"apa kamu kekurangan uang? apa kamu mau bantuin perusahaan dareen ? "
"Daniel! aku sama sekali tidak kekurangan uang dan aku juga tidak membantu perusahaan dareen"
"terus kenapa kamu tiba tiba pengen jual mobil? waktu itu rumah, sekarang mobil? "
"Daniel! please jangan desak aku! karena aku gak nyembunyiin apa apa dari kalian berdua! ".... allura meninggikan ucapannya
"soal rumah yang aku jual itu karena aku pengen nantinya monic setelah menikah bisa tinggal dekat dengan aku! "... lanjutnya
" terus mobil? "... tanya Daniel
__ADS_1
Allura pergi meninggalkan pekerjaannya dan hal itu membuat Daniel semakin curiga dengan allura.....
Allura berjalan dengan cepat keluar dari AlDaMo dan hal itu tak luput dari pandangan monic....
" mau kemana dia? "... ucap monic lirih
" sepertinya dia kesal gitu! "
Monic keluar dari kasir dan berjalan menuju kedapur untuk bertanya pada Daniel.....
Karena sejak kembali dari makan siang tadi allura berada didalam dapur bersama Daniel....
"ada apa dengan allura dan?"... tanya monic setelah sampai didalam dapur
" mungkin dia kesal denganku"... jawabnya
"kenapa? "
"ya aku tanya kenapa dia ingin menjual mobilnya"
"kamu sih! udah aku kasih tau jangan tanya dulu! "... ucap monic
" aku penasaran monic! "
"aku juga penasaran... tapi bukan sekarang kita mendesaknya"
"terus gimana? aku susulin dia? "
"gak usah! besok pasti dia akan cerita sendiri ke kita"
"oke deh! "
Monic kembali ke ruang kasir dan Daniel melanjutkan pekerjaannya sambil memikirkan allura yang saat ini sedang kesal dengannya.....
**
Sesampainya dirumah, allura langsung masuk kedalam rumah dan menuju ke kamarnya untuk berganti pakaian dan juga menaruh tasnya....
Selesai berganti pakaian allura keluar kamar untuk menuju kedapur dan allura mulai memasak untuk makan malam nanti....
Karena dareen memberi kabar jika hari ini dareen tidak pulang terlambat seperti kemaren....
Selesai memasak allura menata makanan di atas meja makan dan setelah itu allura kembali ke kamar untuk membersihkan dirinya.....
Pukul 5 sore dareen sampai dirumah dan allura menyambutnya dengan senyuman manisnya....
"aku mandi dulu ya sayang? "... ucap dareen
" iya sayang... aku tunggu di meja makan"... ucap allura
"iya sayang"
Dareen menuju ke kamar untuk membersihkan dirinya, sedangkan allura menunggu dareen di meja makan....
Kurang lebih sekitar 25 menit dareen menuju ke meja makan dan mereka menikmati makan malam bersama.....
Selesai makan, allura membersihkan tempat makan dan dareen menunggunya di ruang tengah....
Selesai membersihkan tempat makan, allura menghampiri dareen yang sedang menonton televisi....
"gimana pekerjaan hari ini sayang? "... tanya allura
" lancar sayang"... jawabnya sambil merangkul pinggang allura
"sayang... boleh gak aku bertanya sesuatu ke kamu? "... tanya dareen dengan lembut
" tanya apa? "... allura menata dareen yang kini juga menatapnya
" kenapa kamu ingin menjual mobilmu? "... tanya dareen dengan lembut
" pasti kamu tau dari monic ya? "
"gak penting aku tau darimana sayang... yang penting kamu jawab aku ya? "... dareen mengusap lembut pipi allura
Kemudian allura menceritakan semuanya pada dareen dan dareen hanya tersenyum mendengar cerita allura....
" kok kamu malah senyum sih? "... ucap allura
" aku bangga sekali mempunyai kamu sayang"... dareen mencium singkat pipi allura
"bangga kenapa? "
"ya kamu mempunyai sifat yang sangat mulia, tapi kamu gak perlu menjual mobil ya? "
"gak bisa sayang... aku harus menjualnya karena dananya kurang"
"biar bantuin kamu ya? "
"enggak boleh! perusahaan kamu lagi kacau sekarang! "
"tapi sayang... " ucapan dareen terpotong
"jangan membantah deh! udah biar aku sendiri yang mikirin bangun AlDaMo lagi! "
"iya deh iya"
Kemudian dareen memeluk allura sambil mencium kening dan kedua pipinya....
Dareen memberitahu allura jika ia juga harus memberitahu kedua sahabatnya, bagaimanapun juga allura gak boleh menyembunyikan soal itu pada kedua sahabatnya....
*****
__ADS_1