Dareen Untuk Allura

Dareen Untuk Allura
eps 47


__ADS_3

Monic kembali kerumah sakit membawa keperluan yang dibutuhkan selama Daniel masih dirumah sakit.....


Allura masih tertidur dengan pulas dipangkuan dareen....


Dareen tak tega membangunkan allura dan monic masuk kedalam ruangan Daniel....


Sesampainya didalam, monic tak kuasa membendung tangisnya saat melihat tubuh lemas Daniel....


"Daniel... hiks... hiks"... monic duduk dekat Daniel


" bangunlah! aku dan allura menunggumu disini"


"kau tau jika allura sekarang sudah menjadi tunangan dareen dan sekarang allura tertidur pulas dipangkuan dareen"


"aku sangat iri melihat mereka berdua semesra itu! hiks... hiks"


"kau harus kuat dan kau harus semangat untuk sembuh"


Monic menggenggam tangan Daniel yang terasa dingin dan mike melihat semuanya.....


Lalu mike mendekati monic untuk memberikan tisue dan mike memberanikan diri untuk mengusap pundak monic....


"tenanglah moo... semua akan baik baik saja"... ucap mike


" iya... hiks".... ucap monic


"makasih ya mike? kau sudah menemaniku dan jika kau lelah pulanglah"... ucap monic lagi


" tak masalah! aku akan pulang bersama dareen"... ucap mike


Monic hanya tersenyum sambil mengangguk....


Diluar ruangan allura membuka matanya perlahan dan dareen tersenyum kearahnya....


"tidurlah kembali jika kau masih lelah sayang"... dareen mengusap pucuk kepala allura


" maaf aku ketiduran".... allura duduk sambil membenarkan rambut yang berantakan


"apa Daniel sudah siuman? "... tanya allura


" kau lihat saja sendiri kedalam sayang"... tunjuk dareen pada ruangan Daniel


Allura berjalan masuk kedalam ruangan Daniel dan ia melihat tubuh lemas Daniel dengan mata yang masih terpejam....


"apa dia belum bangun moo? "... allura mendekati monic


" belum al"... monic menggelengkan kepalanya


Allura memeluk monic, lalu mereka berdua menangis tersedu sedu....


"kalian berisik sekali! ".... terdengar suara serak dan berat


Mereka semua menoleh dan saling pandang, lalu allura menoleh kearah Daniel yang masih terpejam....


" suara siapa tadi? "... tanya monic dan yang lainnya hanya menggelengkan kepalanya

__ADS_1


Sedangkan yang bersuara tadi masih memejamkan mata sambil tertawa dalam hati....


'*maaf karena telah menutupi ini semua dari kalian'... ucapnya dalam hati


'aku tak tega melihat kalian berdua menangis seperti ini'


'dan jika waktunya telah tiba, aku berharap kalian berdua menjalani hidup dengan sangat baik'


'aku menyayangi kalian lebih dari diriku sendiri*'


*


Dareen dan mike pamit untuk pulang karena besok pagi mereka ada meeting yang sangat penting...


Sebelum pergi dareen menyuruh allura untuk mengganti pakaiannya....


" jangan lupa kasih kabar jika terjadi sesuatu? "... ucap dareen sambil merapikan rambut allura


" iya"


Dareen dan mike keluar dari ruangan, setelah itu allura duduk disofa bersama monic....


"lebih baik kamu ganti baju dulu deh al"... ucap monic


" mana pakaianku? ".... allura menengadahkan tangan kearah monic


"tuh didalam paperbag"... tunjuk monic pada paperbag yang ada diatas meja


Allura mengambil pakaian didalam paperbag dan setelah itu ia masuk kedalam kamar mandi untuk berganti pakaian....


Daniel yang sudah siuman sejak tadi membuka matanya sedikit dan tersenyum melihat monic....


Tak berapa lama Daniel merapatkan kembali matanya, karena allura sudah keluar dari kamar mandi....


"al, tadi dokter bilang kalau setelah operasi Daniel harus berobat jalan di negara V selama beberapa beberapa bulan untuk mendapatkan hasil yang baik"... ucap monic


"bagus dong! "... allura duduk disofa sebrang monic


" terus biayanya gimana al? kitakan gak punya banyak uang? "


"kau tenang saja! semua biaya Daniel papi yang nanggung"


"aku tidak mau operasi! "... terdengar suara berat


Allura dan monic menoleh kearah Daniel yang membuka matanya....


" Daniel!!! ".... teriak bersamaan allura dan monic


" berisik sekali kalian sejak tadi! ".. ucao Daniel sambil tersenyum


" maksudnya kamu udah bangun sejak tadi? "... tanya monic


" iya, bahkan aku sangat risih mendengar tangisan kalian berdua! ".... Daniel menggelengkan kepalanya


" kenapa kau pura pura tidur hah?! dasar! "... allura dan monic berhambur memeluk Daniel

__ADS_1


" kenapa kamu gak kasih tau kita soal penyakitmu?"... tanya allura


"iya kenapa hah? "... tanya monic


" aku tak ingin membuat kalian khawatir"


"Daniel! kita itu sudah menjadi keluarga, jadi apapun itu kita semua harus tau"... ucap allura


" benar kata allura"... timpal monic


"iya aku tau, tapi aku gak mau merusak kebahagiaan kalian saat itu"


"sejak kapan kau sakit? "... tanya allura


" sudah 3 bulanan ini aku sakit"


"ck! kau pintar sekali membohongi kita selama itu"... allura melipat kedua tangannya


" sekarang apa yang kau inginkan? "... tanya monic


" aku ingin tidur"... jawab Daniel


"kau tak ingin makan sesuatu? "... tanya allura


" sudah kenyang"


"kamu harus dirawat disini beberapa hari dan lusa kamu akan operasi"... jelas allura dan monic mengangguk


" aku tidak mau al"... rengek Daniel sambil memegang tangan allura


"harus mau! karena hanya itu cara yang terbaik! "


"aku jadi banyak utang dong sama papi kamu? "


"jangan pikirin soal itu! yang terpenting menurut lah dengan dokter dan dengan kita! '... ucap allura


Daniel memeluk allura dan monic ikutan berpelukan dengan mereka....


" kalian memang sahabat terbaik! "... ucap Daniel


" terus kenapa mata kamu bengkak seperti ini al? "... Daniel mengusap kedua mata allura


" kau tau? dia tadi menangisimu sangat histeris! "... ucap monic


" padahal dia juga menangis! "... ucap allura sambil menunjuk monic


" tapikan kamu yang paling dramatis nangisnya! "... monic menunjuk allura


" kamu juga tuh lihat! "


Daniel tertawa melihat perdebatan kedua sahabatnya dan bahkan mereka berdua kini berlarian didalam ruangan....


Saat saat seperti ini yang membuat daniel merasa sangat bahagia, karena mereka bertiga selama ini tidak pernah berantem....


Berantemnya ya cuma berlarian seperti saat ini, hal itulah yang membuat persahabatan mereka selanggeng sampai sekarang..

__ADS_1


*******


__ADS_2