Dareen Untuk Allura

Dareen Untuk Allura
eps 23


__ADS_3

Setelah kejadian tadi pagi, gerry memutuskan untuk pulang ke apartemennya ....


Sesampainya di apartemen, gerry langsung merebahkan dirinya diatas ranjang....


Gerry memejamkan mata sejenak dan menyesali perbuatannya tadi pada allura....


Mau minta maaf mungkin juga percuma, karena sekarang allura pasti takut padanya dan sangat membencinya.....


tok tok


Gerry membuka matanya saat mendengar ada orang yang mengetuk pintunya.....


Dengan malas gerry berjalan menuju pintu untuk membuka....


ceklek


Setelah membuka pintu gerry balik badan dan duduk disofa yang tersedia didalam apartemennya....


"ada apa kesini? "... tanya gerry sambil memijit pelipisnya yang sedikit pusing


" kenapa kakak tidak berada dikantor? "... tanya allula


Gerry hanya diam saja dan lula mendekatinya....


" ini kenapa pipi kakak? kakak berantem? "... tanya allula


" ck... bukan urusan kamu! "... ucap gerry sambil menyingkirkan tangan allula dari pipinya


" kak gerry suami aku, jadi ini termasuk urusanku"... ucap allula


"apa ada es batu? biar aku obati"... ucap allula sambil berlalu menuju dapur untuk mencari es batu


Tak berapa lama allula kembali dengan membawa baskom yang berisi es batu dan ia segera mengompres pipi gerry....


" aku bisa sendiri! "... ucap gerry sambil merebut es batu


" hmmm.... baiklah"... allula membenarkan duduknya


"apa kak gerry gak bosan dengan hubungan ini? "... tanya allula


" maksud kamu? "... tanya gerry sambil melirik allula


" bagaimana kalau kita cerai saja kak! "... ucap allula yang membuat gerry kaget


" kenapa tiba tiba kau mau bercerai? padahal sebelumnya aku ajak bercerai kau tak mau"... ucap gerry


"aku gak tahan dengan hubungan yang seperti ini"... ucap allula


'jika bercerai tetap saja aku tidak bisa kembali pada lura dan aku juga tidak akan dapat warisan dari kedua orang tuaku'... ucap gerry dalam hati


" aku tidak mau bercerai"... ucap gerry


"kenapa? "... tanya allula

__ADS_1


" kita perbaiki semuanya dan memulai dari awal"... ucap gerry


"maksud kak gerry kita bisa menjalani seperti suami istri pada umumnya? "... allula memastikan


" hmmm iya"... jawab gerry


"tapi kita mulai dari tempat tinggal baru"... lanjut gerry


" maksud kak gerry? "


"aku akan beli rumah dan kita akan tinggal bersama"... ucap gerry


" tapi kita bicarakan dulu sama papi dan mami nanti di rumah "


"oke"


Setelah itu gerry langsung mengajak allula untuk segera pulang untuk berbicara dengan kedua orang tua allula....


**


Malam ini dirumah allura lagi ada acara barbeque bersama kedua sahabatnya juga dareen yang mengajak sahabatnya untuk bergabung yaitu mike....


Allura dan monic sibuk memanggang daging dan para pria lagi asyik duduk duduk di pinggir kolam....


"reen... gimana kamu jadi ngelamar al? "... tanya Daniel


"aku akan ngelamar dia didepan kedua orang tuanya"... ucap dareen


" kamu pasti tau sendiri apa jawaban al jika aku ngelamar dia sendiri? "


"iya juga sih"


Dareen melirik mike yang sejak tadi tak berkedip karena memandang monic yang sedang memanggang daging bersama dengan allura....


Daniel mengikuti arah pandang mike dan Daniel langsung tersenyum....


"awas jangan salah pandang brow! "... ucap Daniel sambil menepuk pundak mike


" ehh... maksudnya? "... tanya mike sambil gelagapan


" jangan pura pura deh... kita tau kok"... ucap Daniel dan dareen hanya tersenyum singkat


"hehe... ketauan deh! "... mike menggaruk tengkuknya yang tidak gatal


" tenang aja ntar aku bantuin"... ucap Daniel lagi


"memangnya dia belum punya kekasih? "... tanya mike


" dia belum pernah pacaran"


"serius? "


Daniel hanya menganggukkan kepalanya dan melirik kearah dareen yang sibuk dengan ponselnya....

__ADS_1


Dareen sibuk memotret allura yang sedang memanggang daging bersama dengan monic....


Daniel berdiri dan berjalan mendekati kedua sahabatnya....


"belum selesai beb beb ku? "... tanya Daniel pada kedua sahabatnya


" hampir selesai... kalian udah lapar ya? "... tanya allura sambil memanggang daging


" iya hehehe"... ucap Daniel


"mo... menurut kamu mike itu gimana? "... ucap Daniel


" biasa aja! "... jawabnya


" dia dari tadi mandangi kamu sampai tidak berkedip"... ucap Daniel sambil mencubit pelan pipi monic


"ehem... dari tadi juga ada yang curi pandang ke mike! "... celetuk allura


" ihhh... jangan bilang gitu dong al"... rengek monic


"cie... sepertinya sebentar lagi akan ada yang berbunga bunga nih"... ledek Daniel


" tapi dia berbahaya gak ya? "... tanya monic


" maksud kamu? "... tanya Daniel


" ya ntar dia seperti dareen... ehh maaf al"... monic menutup mulutnya


"gak papa kok mo... tapi sekarang dareen udah berubah kok"... ucap allura sambil tersenyum


" cie yang udah mulai sayang"... ledek Daniel sambil menoel dagu allura


"segera halalin beb"... ucap monic


" dia belum ngelamar udah suruh halalin aja"... ucap allura


"kalo dia ngelamar emangnya kamu bersedia? "... tanya Daniel


" iya al, kamu bersedia? "... tanya monic


" entah lah"... jawab allura sambil berjalan menghampiri dareen dan mike


Daniel dan monic mengikuti dari belakang dan bergabung dengan dareen dan juga mike...


"ayo kita makan!!! "... ucap allura


Mereka berlima menikmati malam ini dengan indah , bahkan mike dan monic langsung klop karena mereka berdua memiliki hobi yang sama yaitu main bulu tangkis....


Dareen selalu bersikap romantis pada allura dan allura sangat senang diperlakukan seperti itu....


Sedangkan Daniel asyik sendiri dengan ponselnya dan Daniel mengerti dengan kedua sahabatnya yang sama sama lagi kasmaran , jadi Daniel tidak merasa diacuhkan....


*****

__ADS_1


__ADS_2