
Pagi harinya pukul 7 allura dan monic sudah selesai mandi....
Daniel duduk di kasurnya sambil melihat kedua sahabatnya yang sedang memoles wajah....
Tak berapa lama datang seorang perawat mengantarkan makanan untuk Daniel.....
"kamu harus sarapan dulu"... allura mengambil bubur dan mau menyuapi Daniel
" aku bisa makan sendiri al"... ucap Daniel
"biarkan aku saja yang menyuapimu"... ucap allura
" benar kata allura! "... ucap monic
" iya deh! "... Daniel pasrah
Allura dengan telaten menyuapi Daniel sampai buburnya habis tak tersisa....
Setelah itu allura membantu Daniel untuk minum obat....
" kamu harus semangat buat sembuh! "... allura menepuk pelan pundak Daniel
Daniel hanya mengangguk sambil tersenyum kearah allura....
Tak lama kemudian dareen masuk kedalam ruangan sambil membawa makanan untuk allura dan juga monic....
" gimana kondisi kamu sekarang? "... tanya dareen pada Daniel
" cukup baik"... jawab Daniel
"apa kau sudah sarapan? "... tanya dareen lagi
" seharusnya yang kau tanya begitu aku dan allura! kalau Daniel sihh udah sarapan disuapin oleh allura"... monic yang menjawab
"benarkah? "... dareen menatap allura dan allura hanya menganggukkan kepalanya
" kalau gitu kalian makanlah, itu sudah aku bawakan beberapa makanan untuk kalian berdua"... tunjuk dareen pada bingkisan yang ada diatas meja
"makasih ya sayang"... ucap allura sambil tersenyum
" uhuk... uhuk... uhuk!!! "... monic tersedak
" kau kenapa moo? "... tanya allura
" tiba tiba batuk aja hehe"... monic menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
Sedangkan Daniel tersenyum melihat itu semua....
"kalau gitu aku pamit ke kantor dulu ya? "... pamit dareen
" kamu gak ikutan sarapan? "... tanya allura
" aku sudah sarapan tadi sayang"... jawab dareen sambil mengusap rambut allura
"baiklah... hati hati ya? "... ucap allura
__ADS_1
" iya sayang... aku pergi dulu moo , semangat untuk sembuh ya kau? "... tunjuk dareen pada Daniel
" oke brow! "... Daniel menunjukkan jari jempol pada dareen
" mari sarapan sayang... ehhh! "... ledek monic
" mulai deh! "... allura memicingkan matanya kearah monic
" peace!! ".... monic mengangkat dua jari telunjuknya kearah allura
" sudahlah jangan bertengkar! cepat kalian sarapan sana! ".... ucap Daniel
Monic dan allura menikmati sarapan sambil bercerita bersama dengan Daniel, agar Daniel tidak bosan berada disini....
**
Didalam kamar hotel lula sedang mengiringkan rambut di depan meja rias dan gerry masih berada didalam kamar mandi .....
Tak lama kemudian gerry keluar dari kamar mandi sudah rapi dengan pakaian kerjanya....
"kamu masih ingin disini apa kembali kerumah? "... tanya gerry
" nanti aku akan kembali kerumah sendiri kak"... jawabnya
"biar aku antar sekalian berangkat ke kantor"
"tidak usah kak, aku nanti masih ingin mengunjungi kak Daniel dirumah sakit"
"baiklah, jangan lupa selalu beri kabar "... gerry mengusap lembut pipi lula
Mereka berdua menikmati sarapan bersama didalam kamar hotel dan selesai sarapan gerry pamit pergi ke kantor....
Sedangkan lula membereskan barangnya dan memasukkannya kedalam tas....
Lula melihat ke arah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 9 pagi dan lula segera keluar dari kamar sambil membawa barangnya....
Lula masuk kedalam taxi dan taxi melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah sakit.....
Kurang lebih 30 menit perjalan menuju rumah sakit dan sekarang lula sudah sampai dihalaman rumah sakit....
Lula keluar dari taxi dan menyuruh supir taxi untuk menunggunya....
Lula berjalan masuk kedalam rumah sakit dan bertanya pada resepsionis dimana ruangan Daniel....
Setelah itu lula berjalan menuju ruangan Daniel yang berada di lantai 3....
Sesampainya didepan ruangan Daniel, lula mengetuk pintu dan setelah di itu lula langsung masuk kedalam....
"lula? "... sapa allura
" Hai kak lura, kak monic dan kak Daniel"... sapa lula
"gimana kondisi kak Daniel? "... tanya lula yang berdiri disamping ranjang Daniel
" ya beginilah, lihat saja sendiri"... jawab Daniel sambil tersenyum
__ADS_1
"kamu sama siapa kesini? "... tanya allura
" sendiri kak"
"bukannya semalem kamu ikut mami dan papi pulang? "
"enggak kak, aku semalem nginep dihotelnya kak dareen"... jawabnya sambil tersenyum
" sama siapa? "... tanya allura
" ya sama suamiku kak, masak sama kak dareen".. jawabnya
Dan jawaban lula membuat kedua sahabat allura tertawa....
"hahaha".... tawa monic
" hahaha".... tawa Daniel
"diam! "... allura melotot kearah kedua sahabatnya
" pfffttt!!!! maaf"... monic menutup mulutnya
"jangan melotot gitu al! ntar jatuh tuh mata".... ucap Daniel
" ck! biarin".... allura berjalan menuju sofa dan duduk disana sambil mengutak ngutik ponselnya
"kak allura kenapa? "... tanya lula dengan polosnya
" gak papa! ".. jawab allura tanpa menoleh kearah lula
" dia cemburu padamu"... bisik monic pada telinga lula
"cemburu kenapa? "... tanya lula lirih
" karena kau tadi menyebut nama dareen saat menginap dihotel"... bisik Daniel
"masak gitu aja cemburu"... ucap lula
" kau tak tau jika kakakmu sekarang jadi bucin akut sama dareen? "... tanya monic
Lula hanya menggelengkan kepalanya sambil melihat kearah Daniel dan monic secara bergantian....
"cih! beraninya ngomongin dibelakang! ".... ucap allura
Mereka bertiga menoleh bersamaan kearah allura yang sekarang sedang berdiri sambil berkacak pinggang menatap tajam kearah mereka bertiga....
" hehe... aku gak ikutan, aku pamit dulu kak "... ucap lula
" bye kak lura"
Lula melambaikan tangannya dan setelah itu keluar dari ruangan Daniel.....
Sedangkan kedua sahabatnya cengar cengir karena allura masih menatap tajam kearah mereka berdua.....
******
__ADS_1