
Di gedung Edgar Crop hari ini sedang ada acara pesta kecil khusus para karyawan disana....
Sebenarnya ini hanya akal akalannya dareen , agar bisa bertemu dengan allura....
Allura ke gedung Edgar crop ditemani oleh dua karyawannya, sedangkan Daniel dan monic lagi mengantar pesanan ke pelanggan yang lainnya...
Saat sedang asyik memeriksa cake yang ditata oleh karyawannya, tiba tiba dareen mengagetkan allura....
"Hai allura!! "... ucap dareen tepat pada telinga allura sebelah kanan
"apa? "... allura menatap tajam kearah Daniel
" judes amat sih"... dareen tersenyum
"jangan ganggu! "... allura sedikit menjauh dari dareen
" kitakan sudah berteman, jadi bicaralah dengan santai padaku"
"huuuffttt.... selesai! "... seru allura
" bapak dareen yang terhormat! urusan saya sudah selesai jadi tolong berikan sisa uang pembayaran cakenya? "... ucap allura
" aku akan membayarnya bahkan 2x lipat asal kau mengikuti acara ini"... dareen merayu allura
Allura hanya memutar bola matanya dan dareen tetap tersenyum menatap allura....
"bisakah diwakilkan saja? "... ucap allura
" tidak bisa! "
"sayangggg".... ucap chelsea yang kini sudah memeluk lengan dareen
Dareen merasa risih dengan kehadiran chelsea secara mendadak, padahal dareen tidak memberitahu chelsea soal pesta kecil ini....
" kenapa kau kemari? "... tanya dareen sambil menurunkan tangan chelsea dari lengannya
" kamu jahat banget sih!!! ada pesta di perusahaan tapi tidak mengundangku"... chelsea berbicara sambil cemberut
"ini hanya pesta biasa saja"... ucap dareen sambil melirik kearah allura
" siapa wanita ini? "... chelsea menunjuk allura
" saya hanya pegawai di tempat cake nona dan saya sedang menunggu uang sisa pembayaran cakenya"... allura menjawab sendiri
"ohh hanya pegawai... sayang cepat berikan uangnya"... ucap chelsea yang masuk memeluk lengan dareen
Dengan terpaksa dareen memberikan uang pada allura dan setelah itu allura langsung berlalu pergi dari gedung perusahaan.....
***
Sudah 2 minggu berlalu sejak pesta kecil di gedung perusahaan dareen...
Dan selama 2 minggu ini setiap hari dareen selalu mengunjungi allura di cafe nya....
Dareen memberikan perhatiannya pada allura, tetapi allura tetap bersikap dingin padanya....
__ADS_1
Hal itu membuat kedua sahabat allura takut jika allura tidak ingin lagi menjalin hubungan ....
Sebenarnya kehadiran dareen membuat kedua sahabat allura senang karena allura bisa dekat lagi dengan pria, tetapi mereka kecewa melihat sikap allura yang dingin pada dareen.....
"ini sudah waktunya kau kembali ke kantor! "... ucap allura
" aku tidak kembali ke kantor hari ini"... ucap dareen sambil menata cake yang sudah matang ke wadah
"kenapa? "... allura menoleh ke arah dareen
" aku ingin mengajakmu jalan jalan dan pulang bersamaku"... sesaat dareen terpesona dengan tatapan lembut allura
Karena baru pertama kali ini dareen melihat tatapan allura selembut itu....
"ogah! "... allura fokus kembali menyetak cake di loyang
" aloyah lura... hanya sebentar saja"... dareen merayu allura
"tidak mau! "
"apa kau tidak kasihan denganku yang setiap hari membujukmu seperti ini? "
"tidak!! "... jawab allura dengan tegas
" pergilah dengan dareen al"... ucap Daniel yang sekarang sudah berada diambang pintu dapur
"tuh Daniel aja menyuruh kita pergi"... ucap dareen
" kalo gitu pergilah dengan Daniel"... allura memasukkan loyang kedalam oven
drrrt drrrrttt
Ponsel dareen berdering beberapa kali, tapi dareen tidak berniat mengangkatnya....
"kenapa gak kau angkat? "... ucap allura
" tidak penting"... dareen meletakkan ponselnya diatas meja
"diakan kekasihmu, angkat saja"
"tapi dia tidak penting"
"terserah! "... allura berjalan keluar dapur dan masuk kedalam ruangannya
Dareen mengikuti allura dan kini dareen duduk didepan allura....
Dareen melihat allura yang sedang mengerjakan sesuatu pada laptopnya...
'*kenapa jantungku bergetar hebat saat memandang wajahnya'... ucap dareen dalam hati
'apa iya aku jatuh cinta beneran dengannya*'
Dareen masih memandangi wajah allura dan tanpa sengaja allura menolah kearah dareen...
Pandangan mereka terkunci dan allura terpana dengan tatapan dareen yang terlihat teduh....
__ADS_1
deg
Allura tersadar dan allura langsung fokus kembali pada layar didepannya....
"dareen!!! "... ucap allura
" iya lura".... jawab dareen sambil memangku dagunya dengan tangannya sambil tersenyum
"pergilah dari sini"... ucap allura dingin
" jika aku tidak mau? "
"aku bilang pergilah! "
"aku tidak mau allura"
"huft"... allura menghela nafas
Setelah itu tak ada lagi percakapan antara mereka berdua hingga pukul 5 sore dan allura mematikan layar laptopnya....
Allura melihat dareen yang sedang tertidur diatas sofa ....
'*apa aku sudah keterlaluan dengannya? '... ucap allura dalam hati
'aku rasa tidak'
'aku tidak mau dia sampai mempunyai perasaan padaku'
'aku takut terluka lagi'
'bahkan dia bercerita jika dia seorang play boy*'
Allura memalingkan wajahnya saat dareen mulai terbangun dari tidurnya....
"maaf ya aku ketiduran? "... ucap dareen
"hmmm"... ucap allura
" sudah pukul 5 sore, ayo pulang"... ajak dareen
"kau lupa aku pulang pukul berapa? "
"kau kan bosnya, jadi bisa pulang sesuka hatimu"
"tapi aku bos yang profesional! "
Dan dareen berusaha membujuk allura untuk pulang bersamanya lebih awal....
Dareen membujuk allura dibantu oleh kedua sahabat allura dan bujukan mereka berhasil....
Allura berjalan lebih dulu dan dareen mengikutinya dari belakang....
Tanpa mereka sadari, sejak tadi siang disebrang cafe & cake ada seseorang didalam mobil yang memantaunya....
***
__ADS_1