
Allura dan dareen lagi berada ditoko perhiasan....
Mereka memilih cincin untuk pertunangan dan dareen membelikan kalung juga pada allura....
"kamu gak perlu deh belikan aku kalung gini"... tolak allura
" gak papa sayang... sini aku pakein "... dareen memutar badan allura
Dareen memakaikan kalung dileher jenjang allura...
" ginikan jadi tambah cantik"... ucap dareen sambil memegang kedua pundak allura
"makasih ya? "... allura tersenyum manis pada dareen
" sama sama sayang"
Setelah itu mereka berdua berjalan menuju kasir untuk membayar cincin dan kalung....
"setelah ini kita kemana lagi? "... tanya allura pada dareen
" terserah kamu aja sayang"... jawabnya
"kok terserah sih? "
"kamu maunya kemana hmmm? "... tanya dareen sambil memegang kedua pundak allura
" gimana kalau anterin aku beli gaun? "
"baiklah"
Mereka berdua berjalan menuju mobil dan setelah itu mereka masuk kedalam mobil....
Dareen mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, karena dareen sangat menyukai berada didalam mobil bersama dengan allura....
"oh ya... kedua orang tua kamu kapan akan kesini? "... tanya dareen
" katanya sore nanti"... jawab allura
"apa mereka kesini bersama dengan gerry dan istrinya? "
"enggak tau juga".... allura menaikkan kedua bahunya
"sayang? "... dareen menggenggam tangan allura
Allura menengok kearah dareen ....
" makasih ya? "... ucap dareen melepaskan genggamannya
" untuk? "... allura mengeryitkan dahinya
" karena kamu mau menerimaku"... dareen melirik sekilas pada allura sambil tersenyum
"udah fokus aja dulu nyetirnya"... ucap allura
" baiklah"
***
Monic dan mike masih ngobrol dicafe, sesekali mereka tertawa dengan obrolan receh yang mereka ciptakan....
"ternyata kamu suka ngelawak juga ya hehehe"... monic tak berhenti tertawa
"enggak juga kok mo"... mike sedikit malu
" jangan malu gitu, santai aja! "
"maaf ya aku ganggu kerja kamu? "
__ADS_1
"gak papa kok"... monic tersenyum
" oh ya.. dari tadi aku kok tidak melihat Daniel"
"Daniel ada urusan penting tadi"
"udah jam segini, aku pamit dulu ya? "... mike melihat jam yang melingkar ditangannya
" kamu mau balik ke rumah apa ke kantor? "... monic berdiri setelah mike berdiri lebih dulu
" kekantor dong... kan masih jam kerja"
"hati hati ya? "
"iya... aku balik dulu"
Monic hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum manis kearah mike....
Monic memandangi punggung mike yang mulai tak terlihat dan tiba tiba ada yang mengagetinya....
"ehemmmm!!! "
"ehhh!!! Daniel!!! ".... ucap monic sambil mengusap dadanya karena kaget
" udah jadian sist? "... ledek Daniel sambil duduk
" sejak kapan kamu disini? "... monic berkacak pinggang
" sejak kalian ngobrolin soal kehidupan rumah tangga hahahaha".... Daniel tak bisa menahan tawanya
"isshhhh!!!!! ngeselin!!! "... monic menghentakkan kakinya lalu berjalan meninggalkan Daniel yang masih ketawa
" ehh... kok pergi sih". ... ucap Daniel lalu menyusul monic
"kamu tadi habis dari mana? "... tanya monic sambil berjalan
" mamah kamu sakit? "... monic menghentikan langkahnya dan menghadap kearah Daniel
" enggak kok"
"terus siapa yang sakit? kamu? "
"enggak monic sayang!!! "
"terus siapa yang sakit? "
"temenku "
"temen yang mana? perasaan selama ini temen kamu ya cuma aku dan allura".... monic curiga
" temenku yang rumahnya deket rumah mamah"
"tapi kamu kelihatan khawatir gitu tadi? "
"akukan orangnya perdulian sama sesama"
"iya deh percaya"
Monic melanjutkan langkahnya menuju dapur, sedangkan Daniel memilih untuk berada dikasir bersama dengan pegawai yang bagian kasir....
***
Allura sedang mencoba beberapa baju dan setelah mencoba yang ketiga kali, dareen menyukai gaun yang ketiga....
Setelah itu dareen juga mencoba beberapa jas yang cocok untuk ia kenakan di acara pertunangannya nanti....
"ini gimana sayang? "... tanya dareen setelah mencoba jas yang ke dua
__ADS_1
" ini bagus dan kelihatannya cocok juga sama gaun ku tadi"... jawab allura
"oke... kalau gitu yang ini aja ya mbak? "... ucap dareen pada pelayan
" baik tuan"
Setelah itu mereka berdua menuju kasir untuk membayar gaun dan jas....
"ini uang gaunnya"... ucap allura sambil memberikan beberapa uang pada dareen
" tidak usah sayang... biar aku saja yang bayar"... dareen menolak
"enggak bisa gitu!! ambil aja uangnya atau aku gak jadi beli gaunnya! "... allura tetap memberikan uangnya pada dareen
Dengan terpaksa dareen menerima uang dari allura....
Setelah selesai membayar, mereka berdua berjalan keluar toko dan segera masuk kedalam mobil....
" masih pukul 11 , kita kemana lagi? "... tanya dareen
" gimana kalau kamu anterin aku ke AlDaMo? "
"baiklah"
Kemudian dareen mengendarai mobilnya menuju AlDaMo....
Selama diperjalanan allura dan dareen banyak mengobrol....
Allura sudah tidak canggung lagi dengan dareen dan terkadang allura mengusili dareen....
"sayang... nanti habis nganter kamu, aku langsung kekantor ya? "
"kenapa gak mampir dulu? "
"maaf sayang... karena nanti ada meeting penting"
"kalau gitu nanti kamu tunggu bentar aja didalam mobil ya? "
"nunggu apa? "
"udah nurut aja! "
Dareen hanya tersenyum sambil fokus menyetir mobil dan tak berapa lama mereka sampai di depan AlDaMo....
Allura turun dari mobil dan sedikit berlari masuk kedalam AlDaMo....
Tak berapa lama Allura kembali lagi kedalam mobil dareen....
"ini buat makan siang kamu"... allura memberikan paperbag pada dareen
" apa ini isinya? "... tanya dareen sambil melirik paperbag yang ada ditangannya
"nanti aja kamu buka"
"hmmm.... aku pergi dulu ya sayang? "... dareen mengusap lembut kedua pipi allura
" iya... hati hati"... ucap allura dengan tersenyum manis kearah dareen
Kemudian allura keluar dari mobil dan dareen segera mengendarai mobilnya menuju kantor....
Setelah mobil dareen tak terlihat, allura masuk kedalam AlDaMo....
Allura tersenyum senang melihat cafe & cake miliknya semakin hari semakin rame....
Allura menuju dapur untuk membuat cake, karena allura ingin membuatkan beberapa cake untuk orang tuanya yang nanti sore akan berkunjung ke rumahnya....
*****
__ADS_1