
Pukul 7 malam allura sedang asyik memasak didapur dan sedangkan kedua sahabatnya lagi asyik ngobrol diruang tengah....
tok tok
Terdengar ketukan pintu dari depan dan monic segera berjalan kedepan untuk membuka pintu....
ceklek
"dareen! "... ucap monic setelah membuka pintu
" al ada? "... tanya dareen
" ada didapur"... jawabnya
"kamu sendirian? "... tanya monic sambil celinguk kan
" mike lagi ada urusan jadi gak aku ajak kesini"... jawab dareen yang tau maksud monic
"hmmm... ayo masuk! "... ucap monic
Dareen mengikuti monic masuk kedalam rumah dan mereka sampai diruang tengah....
" Hai brow! "... sapa Daniel
Dareen hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya....
" al ada didapur, samperin aja sono! "... suruh Daniel
" baiklah"... dareen berjalan menuju dapur
Saat sampai didapur dareen menghentikan langkah nya dan memandangi allura yang lagi sibuk memasak....
Allura tak sadar jika sedang dipandangi oleh dareen, karena allura terlalu fokus pada masakannya...
"lagi masak apa sihh? serius amat! "... ucap dareen tepat pada telinga kiri allura
" OMG!!! dareen!!! "... allura kaget
" maaf... habisnya kamu serius sekali"... ucap dareen sambil tersenyum
"emang sejak kapan kamu disini? "
"barusan"
"ngapain kesini? "... tanya allura sambil memasak
"kangen kamu"... bisik dareen
" ishh... jangan bisik bisik dong! "... ucap allura kesal
" biar yang lagi ngintip gak denger!!! ".... ucap dareen sedikit keras
Benar saja, kedua sahabat allura lagi ngintipin mereka didapur dan keduanya langsung berjalan kearah allura....
" kita gak ngintipin kok ya dan? "... ucap monic
" iya nih"... jawab Daniel
"gak ngintip tapi kepo! "... ucap dareen
Dan mereka bertiga adu argumen, sedangkan allura hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum....
" makanan datang!!!! "... ucap allura sambil meletakkan makanan diatas meja makan
" ini aja al??? ".... tanya Daniel
" heem"... jawab allura
"udah makan aja bawel!! ".... monic menoyor kepala Daniel
" aduhhh.... sakit beb! "... ucap Daniel sambil mengusap kepalanya
" alah lebay! "... ucap monic
" sssssttt.... makan dulu!! "... ucap allura
Mereka berempat menikmati makan malam bersama dan dareen tambah cinta sama allura, karena setiap masakannya selalu enak....
" ehmmm.... al? "... ucap dareen
__ADS_1
" ya? "... ucap allura sambil melihat kearah dareen
"rencana kapan mau pulang? "
"kok kamu tau kalo aku mau pulang? "
"aku dapat info dari mike"
Kemudian allura menatap ke arah monic dan monic tersenyum kearahnya sambil menunjukkan dua jari .....
"aku anterin ya? "
"aku bisa sendiri"
"gak papa aku anterin aja"
"maksa! "
"iya"
Kedua sahabatnya hanya saling pandang melihat kelakuan dareen dan allura....
"cinta tapi malu"... ucap Daniel
" cinta tapi gengsi"... ucap monic
Allura melotot kearah kedua sahabatnya....
"nanti matamu copot"... ucap dareen
" hahahaha"... tawa Daniel dan monic pecah
"diem!!! "... ucap allura
" lanjutin makannya! "... perintah allura
Mereka melanjutkan makannya hingga habis....
Setelah selesai makan malam , monic dan daniel membersihkan piring....
Sedangkan allura dan dareen lagi ngobrol diruang tengah....
"kemana? "
"ke rumah mamahku"
"ngapain? "
"nganterin pesanan cake"
"kenapa harus kita yang anter? kan ada monic dan Daniel? "
"udah ikut aja besok"
"kasih alasannya dulu! "
"hmmm.... baiklah"
"aku ingin memperkenalkan mu pada mamahku"
Allura menoleh kearah dareen dan dareen memegang kedua tangan allura...
"al... kamu mau kan menjadi pasanganku? "... ucap dareen sambil menatap kedua mata allura
" kita gak usah pacaran dulu tapi kita langsung tunangan aja gimana? "... lanjut dareen
" tapi reen? "... ucapan allura terpotong
" sssttt!!! ".... dareen meletakkan jari telunjuknya pada bibir allura
"kita tunangan dulu dan soal nikah gak perlu buru buru"
"aku langsung ngajakin kamu tunangan karena aku ingin kita ada ikatan yang resmi"
Allura membalas tatapan dareen yang membuatnya teduh ....
"gimana al? kamu bersedia? "... tanya dareen lembut
" tapi apa mamah kamu setuju? "
__ADS_1
"mamahku orangnya tidak banyak menuntut al dan soal kedua orang tua kamu lusa kita kesana"
"ngapain? "
"aku akan melamar anaknya yang cantik ini"... dareen menoel dagu allura
" terserah kamu aja deh"... ucap allura pasrah
"kok pasrah? "
"terus? "
"jawab mau apa tidak? "
"hmmm.... ya aku mau"
"mau apa? "
"ya aku mau bertunangan sama kamu"... jawab allura sambil menundukkan kepalanya karena malu
" beneran? "... dareen mengangkat dagu allura
" dari tadi kamu godain aku terus deh"... ucap allura
"ya maaf al, jadi kita resmi tunangan ya? "
"calon reen!!! "
"panggilnya jangan reen dong"
"terus panggil apa? mang ? "
"emang aku mang cilok apa? "
"ya terus panggil apa? "
"panggil sayang dong biar romantis"
"dareen!!!!! "... allura mencubit tangan dareen
" aduhhh.... sakit al"
"rasain!!! "... allura melipat kedua tangannya didepan dada
" cie.... yang mau tunangan!!!! "... sorak monic
" cie.... cie!!! "... ucap Daniel
" kalian nguping? "... tanya allura
" dikit... hehehe"... jawab monic
"selamat ya beb, aku seneng dengernya"... Daniel memegang tangan allura
" eh eh... kamu tadi ngomong apa? beb? "... tanya dareen
" iya, kenapa? "... Daniel balik tanya
" mulai sekarang jangan panggil beb ke allura, ntar salah paham yang lainnya! "... ucap dareen
"belum apa apa udah posesif! "... sindir Daniel
" ini juga, jangan main pegang pengang tangan al"... dareen menyingkirkan tangan Daniel dari tangan allura
"lebay deh kamu! "... ucap allura
" dikit"... ucap dareen
"ya udah, al... aku balik dulu ya? "... pamit Daniel
"aku juga mau pulang sayang"... pamit dareen
" uhuk! "... allura tersedak
" cie sayang! "... monic berbisik pada telinga allura
" diem! "... ucap allura lirih
Setelah itu dareen dan Daniel pamit pulang, kemudian allura masuk kedalam kamar dan monic masih asyik menonton TV diruang tengah.....
__ADS_1
****