Dareen Untuk Allura

Dareen Untuk Allura
eps 29


__ADS_3

Dikediaman bapak nawfal atau rumah orang tua allura, kini terlihat sepi....


Karena sejak gerry dan allula memutuskan untuk tinggal sendiri dirumah mereka, rumah bapak nawfal menjadi sepi....


Istri bapak nawfal setiap hari menyibukkan dirinya untuk merawat tanaman dibelakang rumahnya dan beberapa tanaman bunga dihalaman depan rumahnya...


Sedangkan bapak nawfal sendiri disibukkan dengan pekerjaannya dikantor dan terkadang bapak nawfal pulang terlalu larut malam....


Kini nyonya nawfal sedang menyiram bunga didepan halaman rumahnya ...


"aku jadi rindu dengan kedua putriku"... ucap nyonya nawfal sambil menyiram bunga


" terutama aku rindu dengan lura"... lanjutnya


"setiap aku telfon dia tak pernah mau mengangkatnya"


"apa dia masih sangat marah pada kami"


"tapi saat dia kemari dia bilang jika sudah memaafkan kami"


"apa aku coba telfon sekali lagi"


Nyonya nawfal menyudahi menyiram bunga dan masuk kedalam rumah....


Nyonya nawfal mengambil ponselnya yang berada didalam kamar dan beliau segera menelfon allura...


tut tut tut


Nyonya nawfal mencoba menelfon allura 3 kali dan yang ketiga kali baru diangkat oleh allura....


📞allura


hallo


📞nyonya nawfal


hallo lura


📞allura


ada apa mam?


📞nyonya nawfal


gimana kabar kamu sayang?


📞allura


lura baik mam


mami sudah sehat?


📞nyonya nawfal


sudah sayang


kenapa setiap mami telfon tidak pernah kau angkat?


📞allura


maaf mam, lura sibuk


📞nyonya nawfal


kamu lagi dimana sekarang?


📞allura


di AlDaMo mam


📞nyonya nawfal


bolehkah mami kesana ?


📞allura


boleh mam


📞nyonya nawfal


ya udah kalo gitu mami tutup dulu ya telfonnya?


📞allura


iya mam

__ADS_1


tut


*


Nyonya nawfal menutup telfonnya, lalu berganti pakaian....


Nyonya nawfal sangat merindukan allura dan nyonya nawfal akan menemui allura di AlDaMo....


"kenapa baru sekarang aku kepikiran dateng ke cafenya lura".... ucapnya


Nyonya nawfal keluar kamar dan berpesan pada pembantunya untuk menyiapkan makan siang buat tuan besar....


Setelah itu nyonya nawfal segera keluar rumah dan mencari supir pribadinya untuk mengantarkannya menuju cafe allura....


Didalam mobil nyonya nawfal mengirim pesan pada suaminya jika nyonya nawfal ada acara dan akan pulang setelah makan siang....


**


Allura sedang sibuk membuat pesanan cake didalam dapur dan dibantu oleh beberapa pegawainya....


Allura memang lebih suka berada didalam dapur dari pada berada didalam ruangannya....


"apa masih kurang banyak al? "... tanya Daniel yang baru aja datang


" masih banyak banget beb"... jawabnya


"mana yang bisa aku bantu nih? "... tawar Daniel


" ini kamu cetakin cakenya pakek ini"... ucap allura sambil memberikan cetakan cake


"siap bosque"... ucap Daniel


" oh ya... mana monic? "... tanya allura


" dia nganterin pesanan cake sama kurir kita"


"oh... tumben kamu gak ngikutin dia? "


"dia nyuruh aku buat nemenin kamu"... jawab Daniel sambil menyubit pelan pipi allura


" ribet ya kalo punya dua cewek cantik gini"... lanjut Daniel


"mangkanya cari jodoh sana, biar gak selalu ngurusi aku dan monic"


Allura hanya tersenyum menanggapi ucapan Daniel dan Daniel membalas senyuman allura....


Mereka melanjutkan pekerjaannya kembali sambil sesekali mereka bercanda tawa....


Allura sangat bersyukur memiliki dua sahabat yang sangat baik hati dan penyayang.....


Ada disaat allura senang maupun sedih....


"selesai!!! "... sorak Daniel sambil melepas celemek


" ayo kita istirahat"... ajak Daniel


"iya tunggu bentar, aku mau lepasin baju dinas ku ini"... ucap allura


Tak berapa lama ada salah satu pegawai allura mencari allura didalam dapur....


" mbak Al!! "... ucapnya


" ya? "... ucap allura


" ada maminya mbak diluar"... ucap pegawainya


"mami? "


"iya mb"


"dimana sekarang? "


"ada didepan mbak"


"oh ya... makasih"


Daniel mendekati tubuh allura yang diam membatu dan Daniel penepuk pundak allura....


"bikin kaget aja kamu!! "... ucap allura


" kenapa bengong? "


"gak papa"


"kamu masih marah sama mami? "

__ADS_1


"enggak kok"


"kalo gitu ayo kita temuin, aku kangen banget sama mamimu"... Daniel merangkul allura dan menggiring nya keluar dapur


Daniel dan allura menghampiri mami yang sedang duduk dikursi cafe....


" mami!! "... ucap allura


"lura!! "... mami langsung memeluk allura


" sama siapa mami? "... tanya allura


" mami dianterin supir"... tunjuk mami pada mobilnya


"ini Daniel ya? "... tunjuk mami pada Daniel


" Hai mami apa kabar? "... tanya Daniel sambil berjabat tangan


" baik, kamu tambah ganteng ya? "


"ah mami bisa aja"


"Daniel siapin camilan yang spesial buat mami, bentar ya"... ucap Daniel lalu pergi meninggalkan allura dan mami


" lura, gimana kehidupan kamu yang sekarang? "... mami memegang tangan allura


" sekarang lura jauh lebih baik mam, mami jangan khawatir"


"apa kamu sudah tau kalau lula dan gerry sekarang tinggal sendiri di rumah mereka? "


Allura hanya menggelengkan kepalanya....


"hmm... oh ya, gimana kabar kekasihmu? "


"kekasih? siapa mam? "


"yang waktu itu kamu ajak kerumah? "


"oh... dareen maksud mami? "


"ya dareen, gimana kabarnya? "


"dia baik baik aja mam"


"kapan kalian kerumah lagi? "


"secepatnya mam, mami tenang aja"... jawab Daniel yang baru aja dateng sambil membawa nampan


" apaan sih kamu!! "... allura mencubit lengan Daniel


" mam, gimana kabar papi? "... tanya allura mengalihkan pembicaraan soal dareen


" papi baik , tapi mami tadi tidak bilang kalo mengunjungimu"


"lura sangat merindukan kalian, maafkan lura yang pergi dari rumah"... allura menundukkan kepalanya


" ini bukan salah kamu sayang, maafkan mami dan papi ya"... mami memegang kedua tangan allura yang ada diatas meja


"jangan sedih sedih lagi, ayo mami cicipi cake buatan allura tadi"... ucap Daniel sambil menyodorkan kue pada mami


Mami tersenyum kearah allura dan mami mencicipi kue buatan allura....


" emmm... enak sekali!!! ".... ucap mami


" mami suka? "... tanya allura


" iya"... jawab mami yang masih menikmati kue


"Daniel, tolong ambilkan cake buat mami ya? kamu kasih semua varian"... ucap allura


" siap"... Daniel segera beranjak dari tempat duduknya


Allura dan mami bercerita banyak sekali sampai lupa waktu.....


Pukul 4 sore mami pamit pulang dan allura sudah janji akan berkunjung kerumah orang tuanya....


"makasih ya lura kuenya dan makasih juga Daniel sudah bungkusin banyak banget"... ucap mami


"tidak masalah mam"... jawab Daniel sambil tersenyum


" mami, hati hati ya"... ucap allura


Setelah mami nya masuk mobil dan mobil berjalan, allura bersama Daniel masuk kedalam cafe.....


****

__ADS_1


__ADS_2