
Didalam ruangan tersebut, semua mata tertuju pada kedua pasangan yang sedang berjalan menuju panggung....
Terpancar kebahagiaan diwajah mereka berdua dan bahkan dareen enggan melepaskan tangannya yang nyaman berada dipinggang allura.....
Acara pun dimulai dengan sangat meriah dan bahkan para pengunjung berteriak karena melihat apa yang dilakukan dareen pada allura....
Selesai tukar cincin, dareen dan allura mengucapkan beberapa patah kata....
Tak lupa mereka berterimakasih pada kedua orang tua allura dan juga pada mama dareen.....
Setelah itu mereka berdua turun dari panggung dan bergabung dengan yang lainnya....
"selamat ya nak"... ucap mami dan papi
" makasih mi pi"... ucap allura
"nak dareen, tolong jaga dan lindungi allura dengan baik ya? "... ucap papi
" iya om, dareen akan menjaga allura dengan sangat baik"... dareen merangkul pundak dareen
"ehhh... tangannya kok aktif terus dari tadi! ".... tangan dareen diturunkan dari pundak allura oleh mamanya yang baru saja menghampiri mereka
" mama? "... ucap dareen
" selamat ya sayang"... mama dareen mengusap lembut kedua pipi allura
"makasih ya tante? "... ucap allura
" jangan panggil tante, panggil saja mama oke? "... mama memegang lengan allura
Allura hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum manis.....
" kalau gitu nak dareen panggil kami juga harus mami dan papi ya? ".... kata mami pada dareen
Dareen mengangguk dan mereka tersenyum bersama....
Mama dareen ngobrol bersama kedua orang tua allura, dareen mengajak allura untuk memperkenalkannya pada para coleganya ....
Allura sejak tadi mencari keberadaan kedua sahabatnya, tetapi ia belum menemukannya....
" ada apa sayang? "... bisik dareen
" sejak tadi aku tidak melihat monic dan Daniel"... jawabnya
"mungkin mereka ada dibelakang bersama dengan pegawaimu"... ucap dareen
" kalau gitu aku kesana dulu ya? "... pamit allura
"biar aku saja yang menemanimu"... dareen menggandeng tangan allura
Dareen dan allura berjalan menuju belakang untuk mencari keberadaan kedua sahabatnya.....
Saat sesampainya disana, mereka tidak menemukan monic ataupun Daniel....
__ADS_1
" kalian melihat Daniel dan monic? "... tanya allura pada pegawainya
" mereka kerumah sakit mbak"... jawabnya
"siapa yang sakit?".... tanya allura
" tadi pas acara mas Daniel pingsan mbak"... jawabnya
"kenapa gak ada yang menberitahuku? "
"mbak monic yang melarangnya mbak"
"apa kita kesana aja sayang? "... tanya dareen
" tapi acaranya? "
"kamu tunggu disini, aku akan bilang sama mama"
Dareen berjalan cepat untuk menemui mamanya dan allura merasa sedih mendengar Daniel pingsan....
**
Dirumah sakit
Monic menunggu diluar ruangan bersama mike, sedangkan Daniel belum sadarkan diri sejak pingsan tadi....
Monic mondar mandir sambil menggigit jarinya, karena ia sangat khawatir dengan kondisi Daniel saat ini.....
Allura berlari memasuki lorong rumah sakit dan dareen mengejarnya dari belakang....
" kenapa kau kemari al? "... tanya balik monic
" nanti aja aku jawab! sekarang jawab pertanyaanku tadi! "
"duduk dulu al"... monic membawa allura untuk duduk
" Daniel belum sadarkan diri dan sekarang masih ditangani oleh dokter, karena tadi ia sempat sesak nafas al"... jelas monic
"apa dia kecapekan? seharusnya dia bisa menjaga dirinya dengan baik"... ucap allura sangat khawatir
" aku juga tidak tau al, tapi belakangan ini Daniel memang sering terlihat lelah saat di cafe"... ucap monic
Tak lama kemudian dokter dan perawat keluar dari ruangan....
"gimana dok keadaan sahabat kami? "... tanya allura menghampiri dokter
" sejak kapan pasien sakit? ".... tanya dokter
Allura dan monic saling pandang, karena beberapa hari ini Daniel sangat baik baik saja....
" apa kalian tidak mengetahui jika pasien menderita komplikasi? "... tanya dokter lagi
Allura dan yang lainnya syok dengan ucapan dokter, bahkan tubuh allura limbung akan terjatuh....
__ADS_1
Tetapi dengan sigap dareen menangkap tubuh allura....
" kami belum mengetahuinya dok"... ucap dareen mewakili
"bagaimana bisa kalian tidak mengetahui? kondisi pasien sekarang sudah sangat buruk"... jelas dokter
" tapi masih bisa ditangani kan dok? "... tanya allura dengan meneteskan air mata
" hanya ada satu cara... yaitu dengan operasi"
"lakukan yang terbaik untuk sahabat kami dok"... ucap monic sambil menangis
" tetapi operasi tidak menjamin kesembuhannya"... ucap dokter
Setelah mengatakan itu dokter pamit pergi untuk memeriksa pasien yang lain....
Sedangkan allura menangis dalam pelukan dareen, dan begitu juga monic yang juga menangis ....
"aku takut terjadi sesuatu pada daniel... hiks... hiks"... ucap allura
" tenanglah sayang, kita doakan yang terbaik untuk Daniel"... dareen menghapus air mata allura
Allura tak bisa berhenti menangis hingga ia tertidur dalam pelukan dareen.....
"moo, sebaiknya kamu pulang dulu bersama mike untuk mengambil keperluan kalian yang bawa kesini".... ucap dareen
" benar kata dareen moo"... ucap mike
"tapi aku ingin disini menemani Daniel"... ucap monic
" apa kau tak kasihan dengannya yang tidur masih memakai gaun seperti ini? "... tunjuk dareen pada allura
" baiklah"... monic berdiri dan berjalan pergi
Dareen melepas jasnya dan menutupi badan allura bagian atasnya.....
Dareen membaringkan allura dikursi panjang dan pahanya ia jadikan bantal kepala allura.....
**
Acara pertunangan sekaligus peresmian hotel telah selesai dan semua tamu undangan pamit pulang.....
Kedua orang tua allura berpamitan pulang ke rumah dengan mama dareen.....
Sedangkan gerry dan lula masih ingin menginap di hotel tersebut...
Mereka semua sudah mendapatkan kabar jika Daniel masuk rumah sakit....
Kedua orang tua allura sebenarnya ingin sekali menuju rumah sakit, tetapi besok pagi pagi sekali papi ada meeting penting.....
Kedua orang tua allura sangat sedih mendengar kabar tersebut, karena mereka juga sangat menyayangi daniel ....
Daniel dan juga monic adalah sahabat terbaik anaknya, bahkan mereka berdua rela melakukan apa saja demi untuk kebahagiaan allura....
__ADS_1
Bahkan semua biaya perawatan Daniel yang akan membayar papinya allura ....
*******