
Dicafe & cake
Daniel dan monic sedang terlihat sibuk dengan para pegawai membersihkan dapur yang baru saja terbakar....
"apa allura sudah otw kesini dan? "... tanya monic
" sudah kok"... jawab Daniel
"kamu juga sudah memberitahunya kalau tak ada yang perlu dia khawatirkan? "
"belum tapi aku tadi sudah memberitahu dareen"
"dareen??? kenapa gak ke allura langsung??? "
"biar dia sedikit panik gitu hehehe"... Daniel mengukur tengkuk lehernya yang tidak gatal
" aku yakin habis ini kamu bakalan di amuk sama dia"... ucap monic
"itu sih udah pasti"
Daniel dan monic melanjutkan membersihkan dapur yang hangus....
**
Pukul 7 malem dareen dan allura sampai di depan cafe & cake....
Allura segera turun dari mobil dan berjalan dengan cepat masuk kedalam cafe & cake....
Allura berkacak pinggang saat melihat kedua sahabatnya yang sedang asyik bercanda sambil membereskan dapur yang hangus....
"pinter ya sudah buat aku sekhawatir ini!!! "... ucap allura sambil bertepuk tangan
" allura... kau sudah kembali"... ucap Daniel menghampiri allura
"duduk dulu al"... ucap monic
" pantatku terasa panas karna duduk terlalu lama! "... allura melipat kedua tangannya didepan dada
" pinter banget ya kalian membuatku khawatir! "... allura menjewer telinga Daniel dan monic
" aduhh al... maafin kita! "... ucap Daniel
" itu ulah Daniel sendiri al"... ucap monic
"gaji kalian aku potong 20%!! "... allura langsung pergi dari dapur
" hahhh!!! "... monic menganga
" sejak kapan tu anak ngatur gaji kita??? "... ucap Daniel sambil menutup mulut monic yang menganga
" sejak sekarang! "... monic mengejar allura
Monic menghampiri allura yang berada didalam ruangannya bersama dareen....
" ehh... ada dareen"... ucap monic cengengesan
__ADS_1
Dareen hanya tersenyum tanpa mengeluarkan suara....
"al... kamu tadi gak becanda kan? "... ucap monic mendekati allura
" serius!! mulai sekarang aku bakalan ngatur gaji kalian! "... ucap allura
" yaelah al... gitu aja main potong gaji huft"... monic duduk disofa
"yaelah nic... segitunya kalian buat aku khawatir! "... ucap allura
" allura gawat!!! "... ucap Daniel sedikit ngosngosan
" apalagi!!! "... ucap allura dengan tegas
" didepan ada yang ngamuk ngamuk"... ucap Daniel
"siapa??? "... ucap bersamaan allura dan monic
" ceweknya dareen"... ucap Daniel
Allura menatap kearah dareen dan dareen menaikkan kedua bahunya ...
Allura berjalan lebih dulu dan yang lainnya mengikutinya....
Saat sampai didepan, allura melihat seorang wanita yang sedang marah marah didalam cafe nya ....
"chelsea"... ucap dareen dan allura menatap kearahnYa
Dareen berjalan cepat kearah chelsea ....
" sedang apa kau bilang??? aku sedang mencarimu!!! "... ucap chelsea
" bukankah kemaren sudah aku beritahu jika aku ada urusan pekerjaan"... ucap dareen
"pekerjaan?? pekerjaan dengan pelakor itu? "... tunjuk chelsea pada allura
Dan semua mata tertuju pada allura, bahkan sebagian pengunjung berbisik bisik...
Allura menghampiri chelsea dengan menahan amarahnya....
" kamu bilang tadi apa? "... tanya allura
" pelakor! kenapa marah? "... ucap chelsea
" saya bukan pelakor dan saya tidak pernah berniat untuk merebut dia dari anda! "... ucap allura
" oh ya? terus kenapa beberapa hari ini kalian selalu berdua duaan hah? "
"tanyakan langsung pada kekasihmu itu nona"... tunjuk allura pada dareen
" stop chelsea!!! jangan bikin malu kamu disini!! "... ucap dareen
" kenapa? kamu udah kepincut sama pelakor ini? "... tunjuk chelsea kearah allura
" dareen!!! bawa kekasihmu pergi dari sini dan jangan pernah lagi kamu temui aku ataupun datang kesini!!! "... ucap allura dengan menahan emosinya
__ADS_1
" al.. maafin aku"... ucap dareen
Allura langsung masuk kedalam ruangannya dan monic mengejarnya....
"lebih baik kau bawa kekasihmu pergi dan selesaikan dengan kepala dingin! "... ucap Daniel
Dareen hanya mengangguk dan ia langsung menarik tangan chelsea dengan kasar....
" aw... sakit sayang! "... ucap chelsea
" masuk!! "... dengan kasar dareen menutup pintu mobilnya
" kenapa kamu kasar sekali sih!! "... ucap chelsea sambil mengusap tangannya
" kenapa? gak suka? "... ucap dareen sambil mengemudikan mobilnya
" lihat nih tangan aku jadi sakit"... ucap chelsea
"kamu ngapain kesana tadi? bikin malu aja! "... ucap dareen
" ya wajar dong aku marah! akukan kekasihmu dan beberapa hari ini kamu sulit sekali aku hubungi"... ucap chelsea dengan manja
"denger ya! allura itu bukan pelakor dan kamu masih kekasihku bukan istriku yang berhak atas semuanya! "
"tapikan aku gak rela kalau kamu deket sama pelakor itu"... chelsea gelendotan pada lengan dareen
ciiitttt
Dareen mengerem mendadak mobilnya dan berhenti di pinggir jalan....
" sudah aku bilang dia itu bukan pelakor! "... dareen menepis tangan chelsea dari lengannya
" kenapa kamu jadi kasar begini sih"... chelsea pura pura sedih
"huffttt.... kita putus aja! "... ucap dareen
" apa??? aku tidak mau putus denganmu darenn"... chelsea menangis
"aku tidak menyukaimu dan selama ini aku hanya mempermainkan wanita saja! "
"sekarang keluar dari mobilku dan jangan pernah ganggu kehidupanku lagi! "
Chelsea tidak mau keluar dari mobil dareen, dareen keluar lalu membuka pintu dan menyeret chelsea untuk keluar dari mobilnya....
"nih uang buat bayar taxi dan sebentar lagi taxi akan kemari! "... ucap dareen sambil memberikan beberapa lembar uang
" ingat! kita sudah putus jadi jangan pernah ganggu aku lagi! "... ucap dareen yang langsung meninggalkan chelsea
" aku tau kau itu playboy dareen!!! aku kira saat kau bersamaku sikapmu akan berubah!!!"... teriak chelsea
"ternyata kau belum berubah dan aku melihat dari matamu jika kau menyukai wanita itu"
"aku akan buat perhitungan pada wanita itu! "
Beberapa menit kemudian taxi menghampirinya dan chelsea langsung masuk kedalam taxi....
__ADS_1
***