Dareen Untuk Allura

Dareen Untuk Allura
eps 33


__ADS_3

Hari ini allura dan dareen akan berkunjung kerumah kedua orang tua allura....


Allura sudah siap berangkat dan kini ia sedang menunggu dareen menghampirinya....


"kamu yakin gak mau nginep dirumah orang tua kamu al? "... tanya Daniel


" iya al, apa kamu gak pengen ? "... tanya monic


"enggak deh, soalnya aku kesananya sama dareen"... jawab allura


" lagian aku sama dareen masih belum ada ikatan juga"... lanjutnya


"pasti mami kamu sedih kalo kamu kesana hanya sebentar al"... ucap monic


" tapi ya sudah deh, itu sudah jadi keputusanmu! "... timpal Daniel


Tak berapa lama terlihat dareen mengeluarkan mobilnya dari dalam halaman rumahnya dan mengemudikan nya menuju rumah allura....


Mobil dareen tepat berhenti didepan gerbang rumah allura , dareen segera turun dari mobilnya dan berjalan menghampiri allura....


" sudah siap sayang? "... tanya dareen


" ehemmm"... Daniel berdehem


Allura mencubit tangan Daniel dan monic menahan tawanya....


"aku sudah siap"... ucap allura sambil tersenyum


" mana barang yang akan kau bawa? "... tanya dareen


" oh ya ampun... aku hampir melupakannya! "... ucap allura sambil menepuk keningnya


" kamu tunggu disini , biar kita yang ambilin"... ucap Daniel seraya menarik tangan monic untuk masuk kedalam rumah


"apa nanti kita menginap disana? "... tanya dareen


" enggak! "... jawab singkat allura


" kenapa? "


"gak papa"


Tak berapa lama Daniel dan monic kembali sambil membawa beberapa paperbag....


Dengan cekatan dareen membukakan bagasi mobilnya dan mereka memasukkan paperbag kedalamnya....


"kita berangkat dulu ya? "... pamit allura pada kedua sahabatnya


" hati hati ya? "... ucap monic


" jaga allura dengan baik dar! "... ucap Daniel pada dareen


" kalian tenang aja, aku pasti akan menjaganya dengan sepenuh hati"... ucap dareen


"awas kalau sampai lecet! "... ancam Daniel sambil menunjukkan genggaman tangannya kearah dareen


Dareen hanya menanggapinya dengan senyuman dan setelah itu dareen mengajak allura untuk masuk kedalam mobil....


Dareen mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang....


"apa mereka selalu seperti itu padamu? "... tanya dareen


" maksudnya? "... allura bertanya balik


"apa mereka selalu posesif seperti itu padamu? "... tanya dareen


" begitulah mereka dan aku juga akan sebaliknya jika mereka akan melakukan bepergian seperti aku sekarang"

__ADS_1


"kalian sudah mengenal sejak lama ya? "


"iya dan kita lebih dari sahabat"


Dareen hanya manggut manggut sambil mengemudi....


"apa kamu sudah sarapan? "... tanya allura sambil melirik kearah dareen


" sudah tapi sedikit"... jawab dareen melirik sekilas kearah allura


"kenapa sedikit? "


"soalnya tadi habis olahraga jadi sarapan harus sedikit hehehe"... jawab dareen


" kamu suka berolahraga ya? "


"iya... setiap pagi bangun tidur aku selalu nyempetin olahraga"


'pantesan badannya bagus'.... ucap allura dalam hati


"kalau kamu menyukai olahraga? "... tanya dareen


" enggak terlalu sih"... jawab allura


"kapan kapan kita olahraga bareng ya? "... ajak dareen


" boleh juga"


Sesaat mereka saling berdiam diri dan mereka sibuk dengan pikiran masing masing....


"kapan kita akan mencari cincin sayang? "... tanya dareen


" terserah kamu saja deh"... jawab allura


"jangan terserah dong"


" sepertinya kamu mencari saat waktuku longgar ya? "... tebak dareen


" aku gak mau pekerjaanmu terganggu"... ucap allura


"kamu tidak mengganggu pekerjaanku sayang"... dareen menggenggam tangan allura


"tapi aku tetap gak mau ganggu pekerjaanmu! "... ucap allura


" baiklah"... ucap dareen perlahan melepaskan genggaman tangannya


Mereka sudah hampir sampai ke rumah kedua orang tua allura dan saat mobil belok ke gang menuju rumah orang tua allura....


Mobil mereka berpapasan dengan mobil gerry, tetapi allura tidak tau jika itu gerry....


"akhirnya sampai juga! "... ucap dareen setelah sampai didepan rumah orang tua allura


" kamu capek ya? "... tanya allura


" enggak kok"... jawab dareen sambil tersenyum


"al!! "... ucap dareen


" ya? "... allura menoleh kearah dareen


Dareen mendekatkan dirinya pada allura dan allura sangat grogi karena dareen mendekatinya....


Jantung allura berdetak lebih cepat dan allura berfikir jika dareen akan menciumnya....


"maaf... aku hanya ingin melepaskan sabuk pengaman aja"... ucap dareen setelah melepaskan sabuk pengaman


" hmmm... iya makasih"... ucap allura

__ADS_1


Mereka berdua turun dari mobil dan dareen membuka bagasi untuk mengambil paperbag...


Setelah itu allura berjalan lebih dulu dan memencet bel...


ting tong


Tak lama kemudian pintu terbuka dan yang membuka pintunya adalah mami allura....


"lura"... ucap mami laku memeluk allura


" Hai nak dareen? "... sapa mami pada dareen


" selamat pagi tante? "... sapa dareen


" ayo masuk"... mami menggandeng tangan allura


Allura masuk kedalam rumah sambil digandeng tangannya sama mami dan dareen mengikutinya dari belakang...


"papi di kantor ya mam? "... tanya allura


" papi dirumah"... jawabnya


"tumben? "


"sengaja karena putrinya akan datang"


Allura hanya menanggapinya dengan senyuman dan mereka sampai diruang tengah atau ruang keluarga.....


"papi... ini lura sudah datang!! "... ucap mami pada papi yang lagi duduk membelakangi mereka


Papi berdiri dan menoleh kearah mereka ....


"lura"... ucap papi


" papi"... allura langsung memeluk papinya


"gimana kabar kamu nak? "... tanya papi setelah melepaskan pelukannya


" baik pi, gimana kabar papi? "


"papi juga baik"


"Hai om apa kabar? "... sapa dareen


" baik nak dareen"... balas papi


"kalian bawa apa ini? "... tanya papi sambil melihat paperbag yang diletakkan diatas meja


" ini cake buatan lura pi"... jawab allura


"benarkah? "... tanya papi dengan mata berbinar


" iya pi"... jawab allura


"kalau gitu mami ambilkan wadah dulu ya? biar kita bisa mencicipi nya bersama"... ucap mami sambil beranjak dari duduknya


Dan tak membutuhkan waktu lama untuk mami mengambil wadah....


Mereka menikmati cake buatan allura sambil mengobrol....


Dareen mengutarakan keinginannya pada kedua orang tua allura, jika dareen ingin melamar allura....


Dan tanpa pikir panjang, kedua orang tua allura menyetujuinya.....


Papi langsung menentukan hari pertunangan mereka berdua dan papi ingin acaranya diadakan dihotel milik papi allura.....


allura dan dareen hanya mengiyakan keinginan orang tua allura....

__ADS_1


*****


__ADS_2