
Daniel dan monic sedang berada didalam ruangan sambil merekap laporan penjualan minggu ini....
"kenapa kita tadi gak lihat mereka sih? "... ucap monic
" jangan kepo deh"... ucap Daniel
"kita itu perlu kepo satu sama lain"
"ya udah coba kamu lihat sana"
Monic keluar dari ruangan dan tak lama monic kembali lagi....
"kenapa kembali? "... tanya Daniel
" udah bubar"... jawab monic sambil duduk
"secepat itu??? "
"ya"
"aku kira mereka akan bertengkar dan allura membela dareen"... ucap Daniel
" jangan lebay!!! "... monic menoyor kepala Daniel
" terus sekarang Al reen dimana? "... tanya Daniel sambil mengusap kepalanya
" Al reen??? "... tanya monic
" iya allura dan dareen"
"tau deh"... ucap monic sambil menaikkan kedua bahunya
"ehh... gimana kalo kita liburannya ajak dareen dan suruh dareen ajakin temennya"... ucap monic
" tau deh"... ucap Daniel sambil menaikkan kedua bahunya
plak
Monic memukul lengan Daniel dengan sedikit keras....
"awww.... sakit tau!!! "... ucap Daniel sambil mengusap lengannya
" bodo amat!!! kerja!!! "... monic melanjutkan kerjanya
Daniel tersenyum sambil menggelengkan kepalanya....
**
Pukul 3 sore dareen masih berada di cafe & cake, bahkan sekarang ia sedang membantu allura membuat adonan kue....
" Al... kamu gak bosen ga tiap hari kayak gini? "... tanya dareen
" sebenarnya aku merasa bosen ya sekarang ini"... jawab allura sambil membuat adonan
"maksud kamu? "
"ya aku ingin membuka usaha baru"
"usaha apa? "
"entahlah"
"gimana kalo buka usahanya sama aku? "
"hah??? "... allura menoleh kearah dareen
" iya gimana? "
"usaha apa? "
"aku juga belum tau hehehe"
__ADS_1
Allura hanya menggelengkan kepalanya lalu ia meneruskan kegiatannya.....
Sambil mengadon allura memikirkan ucapan dareen tadi....
'*apa aku coba buat usaha sama dia ya'.... ucap allura dalam hati
'tapi jika suatu saat nanti kita tidak berjodoh gimana nasib usahanya? '
'nanti aja deh aku minta solusi ke Daniel dan monic*'
"Al"... panggil dareen
" allura!!! "... panggil dareen tepat disamping telinganya
" ehh... kaget tau! "... ucap allura
" aku panggil kamu dari tadi gak nyaut"
"maaf, terlalu konsen hehe"
"jangan bilang kamu tadi ngelamunin ucapanku ya? "
'kok dia tau'... ucap allura dalam hati
"ya tau dong"... ucap dareen
" huftttt"... allura menghela nafas
"kamu fikirin nanti aja kalo udah dirumah"... dareen merangkul pundak allura
Allura hanya merespon dengan senyuman dan setelah itu kembali ke aktifitasnya....
**
Ditempat lain tepatnya didalam gedung perusahaan....
Gerry sedang marah marah tidak jelas didalam ruangannya....
"kamu gak boleh lupain aku lura".... teriak gerry
"sabarlah sebentar aku akan menjadikanmu milikku seutuhnya!!! "
Gerry memberantakkan semua isi ruangannya dan kini tampilannya juga berantakan....
ceklek
"kak gerry!!! "... ucap allula saat masuk kedalam ruangan gerry
" kakak kenapa? "... allula mendekati gerry
" jangan dekati aku lula"... ucap gerry sambil menundukkan kepalanya
"hufftt"... allula menghela nafas sambil berdiri disamping meja kerja gerry
Dan gerry saat ini sedang duduk menunduk disofa yang tersedia didalam ruangannya....
Allula paham jika gerry seperti ini pasti soal kakaknya allura....
Selama ini allula menerima semuanya tapi sekarang allula tidak mau lagi menerima ini....
Dia dan gerry udah menjadi pasangan suami istri yang sah secara agama dan negara, tapi gerry gak pernah menyentuhnya dengan alasan hanya menganggap allula sebagai adek.....
Jadi selama ini sepasang suami istri ini hanya pura pura romantis diluar tapi saat didalam kamar mereka pernah saling tegur sapa.....
"kak... harus sampai kapan kakak seperti ini? "... tanya allula
" sampai kamu mau aku ceraikan"... jawab lirih gerry tapi allula dapat mendengarnya
"aku tidak akan pernah menceraikan kakak dan aku tidak mau jadi janda"... ucap allula dengan tenang
" aku tidak mencintaimu lula"... gerry menatap allula
__ADS_1
"tapi kakak menyayangiku kan? "
"aku menyayangimu sebagai adikku"
"sudahlah kak, lupain kak lura"... ucap allula sambil melipat kedua tangannya
" lagian kak lura sudah bahagia dengan yang lainnya"... lanjutnya
"lura boleh bahagia hanya denganku!!! "... gerry berdiri dan mendekati lula
" aku istrimu kak!! yang berhak semuanya atas dirimu!!! "... lula menaikkan nada bicaranya
" kalau bukan karna kedua orang tuaku, aku tidak akan menikahimu!!! "... gerry mencengkram dagu lula
" seharusnya waktu itu kamu menolak pernikahannya"... gerry melepaskan cengkraman nya dengan kasar
Allula hanya meringis kesakitan dan ia terisak dengan perlakuan gerry....
Allula menatap gerry dengan sinis , kemudian allula meninggalkan gerry dari ruangan....
'aku harus menemui kak lura sekarang! '... ucap lula dalam hati
*
Allula sampai dicafe & cake milik allura.....
Allula masuk kedalam dan melihat dari kejauhan jika kakaknya sedang tertawa bersama kedua sahabatnya dan juga dengan seorang pria yang pernah datang kerumahnya bersama allura....
"kak lura! "... panggil lula
" lula"... ucap allura
"gimana kabar kakak? "... lula duduk disamping monic
" ngapain kamu kesini? "... tanya allura tanpa menjawab pertanyaan lula
" aku hanya ingin tau kabar kakak aja"... jawab lula sambil tersenyum
"cih... jangan sok polos kamu lula! "... ucap Daniel
" maksud kak Daniel? "... tanya lula dengan wajah polosnya
" aku tau kalau kamu kesini hanya ingin bilang ke lura jangan gangguin suamimu! "... tegas Daniel
" ingat ya! yang gangguin itu suamimu bukan lura dan lura sudah jauh lebih bahagia sekarang"... ucap Daniel
"bahagia?? oh kak Daniel... aku tahu sekali sifat kakakku ini! "... ucap lula yang merubah wajahnya menjadi pias
Allura kaget karena melihat perubahan lula dan kedua sahabatnya tidak kaget, karena sudah mengetahuinya....
"kalau kak lura bahagia pasti dia akan sering berada diluar cafenya dan sekarang dia hahaha lihatlah sendiri kak Daniel".... lula menertawakan allura
" aku kesini hanya memberitahu kak lura! jika sebentar lagi aku dan kak gerry akan memiliki buah hati! "... bohong allula sambil mengusap perutnya yang rata
" jadi kak lura jangan berharap untuk kembali pada kak gerry!! "... allula langsung berjalan meninggalkan allura
" lula!!! "... panggil allura sambil berdiri dari duduknya
Lula menoleh kearah allura dan tersenyum dengan licik....
" aku juga akan memberikanmu kabar gembira! "... ucap allura
Lula mengernyitkan dahinya , sedangkan kedua sahabatnya dan dareen menoleh aneh kearah allura....
" sebentar lagi aku akan segera menikah dengan dareen dan aku harap kau akan membantu mempersiapkan pernikahanku! "... ucap allura sambil menggandeng tangan dareen
Kedua sahabatnya saling pandang dan dareen langsung ambil sikap dengan tersenyum manis....
" semoga saja bukan pernikahan bohongan! "... ucap lula lalu pergi dari hadapan allura
Setelah melihat allula benar benar pergi, allura juga langsung pergi dan meninggalkan mereka bertiga....
__ADS_1
Dareen melihat kearah kedua sahabat allura dan keduanya hanya menaikkan bahunya sambil melipat kedua tangan....
****