
Saat mereka semua sedang asik makan, Bi Tina datang menghampiri Nayla dan membisikan sesuatu..
"Ehh gw turun sebentar ya, ada yang nyari soalnya." Ucap Nayla sambil bergegas turun kebawah.
Saat Nayla membuka pintu, ia dikejutkan oleh kedatangan Putra. Putra adalah orang yang mengejar - ngejar cinta nya Nayla, namun Nayla selalu menolak dirinya. Putra tak putus asa, ia terus mengejar - ngejar Nayla sambil berharap Nayla tidak menolak cintanya.
"Ngapain lo disini?! lo tau dari mana alamat Rumah gw?" Ucap Nayla jutek kepada Putra.
"Behh gk usah jutek gitu dong, gw dateng kan mau main di Rumah lo Nay, gw gk disuruh masuk nih?" Ucap Putra kepada Nayla.
"Gk Rumah gw dh penuh! Gk ada tempat lagi buat lo. Sorry." Nayla bergegas pergi kedalam lagi. Namun tangannya ditahan oleh Putra.
"Apaan sih lo! Lepasin tangan lo deh! Gw gk mau marah - marah nih." Paksa Nayla sambil berusaha melepaskan tangannya. Namun, Putra semakin menggenggam tangan Nayla.
"Gk mau. Lo kenapa si gk pernah mau terima cinta gw Nay? Apa yang kurang dari gw?" Tanya Putra.
"Gw gk suka sama sikap lo yang selalu memaksakan kehendak! Lo maunya diturutin terus! Lo gk pernah mau ngedengerin omongan gw. Cukup ya! Gw pusing ketemu lo terus!" Jawab Nayla sangat marah.
"Plis lah Nay.." Pinta Putra kepada Nayla yang semakin membuat Nayla marah.
"Udah deh cukup! Gk usah maksa maksa! Gw gk suka ya." Teriak Nayla. Mukramah, Arka, dan Angga terkejut mendengar suara teriakan Nayla. Mereka pun bergegas menghampiri Nayla.
"Lo kenapa Nay?" Tanya Mukramah.
"Gpp kok, kita masuk aja yok. Dan untuk lo ya Putra! Cukup ya.. masih banyak cewek diluar sana. Gw saranin lo nyerah aja." Ucap Nayla meninggalkan Putra.
"Kalo Nayla minta nya gw nyerah.. yah gpp deh, tapi nanti gw bakal balik lagi Nay. Tenang aja, mungkin kita bakal berpisah beberapa tahun dulu, lo tunggu aja ok." Ucap Putra sambil pergi meninggalkan Rumah Nayla.
__ADS_1
Mereka pun kembali ke balkon atas untuk melanjutkan makan makanan mereka yang sempat ditinggal.
"Ohh iya, tadi siapa ya Nay?" Tanya Arka penasaran.
"Oh itu.. kawan SMP gw pas kelas 3. Pas SMA kelas 10 juga sempet sekelas. Tapi gw gk tau kok dia bisa ada di Bandung sekarang." Jawab Nayla.
"Oh kirain tetangga depan Rumah lo Nay. Hahaha." Tawa Mukramah.
"Ehh gw pengen nanya nih Nay, jawab jujur ya.." Ucap Angga serius kepada Nayla.
"Elah Ga.. gk usah serius - serius juga kali, emang mau nanya apa nih?" Ucap Nayla.
"Lo pas pulang ke Sekolah itu kan baju lo basah dan tangan lo luka. Gw tau lo bukan sekedar nyemplung atau lompat ke Danau itu nah. Lo diganggu lagi sama orang ya?" Tanya Angga serius kepada Nayla.
"Kok lo santai banget lah ceritanya? Kalo gw jadi lo dh gw amukin tuh orang yang ngerjain gw!" Kesal Mukramah.
"Biarin dulu lah, nanti juga gw bales kok. Tunggu agak lama dulu lah." Jawab Nayla menenangkan Mukramah yang kesal.
"Ohh iya pas gw keluar dari kamar mandi, gw nemu surat di deket pintu." Ucap Nayla kepada Angga.
"Terus terus isinya apa Nay? Kepo gw nihhh." Tanya Arka penasaran dengan isi surat tersebut.
"Isinya sih katanya gw disuruh ngejauh dari Angga. Terus dia bilang juga gk usah PHO. Tulisan pengirim nya itu S." Jawab Nayla.
"Bedeh si Angga, Fans nya ganas - ganas euii. Hahaha." Tawa Mukramah dan Arka.
__ADS_1
Setelah makanan mereka habis, mereka berbincang - bincang tentang diri mereka sendiri. Mereka sangat asik berbicara, mereka tak sadar bahwa mereka berbincang - bincang hingga larut malam.
Nayla pun tersadar bahwa sudah sangat larut namun mereka masih asik berbincang -bincang. Akhirnya Nayla pun memberitahu mereka untuk segera tidur karna rencana mereka besok akan pergi jalan jalan.
Mereka pun membereskan alat- alat BBQ dan piring - piring bekas mereka makan. Setelah selesai beberes. Nayla memberitahu Kepada Angga dan Arka untuk tidur di kamar kedua. Sedangkan Mukramah akan tidur bersama Nayla.
"Ehh jangan pada mimpiin gw ya.. gw nya kan terharu nanti." Ucap Arka.
"Ehh ni anak kesambet apaan dah?" Ucap Angga kepada Arka.
"Idih! Ogah amat gw mimpiin lu Ka." Jawab Mukramah dengan nada jutek nya.
"Hahaha, Ka lo kok bisa belagu banget sih? Hahaha." Tawa Nayla.
"Jahat banget lo Nay." Ucap Angga.
"Ya abisnya lo nya belagu banget geh. Haha." Ucap Nayla sambil tertawa.
"Yaudah tidur yuk. Besok yang kesiangan bangun nya.. Dia yang bawa mobil oke.. Hahaha." Ucap Arka sambil masuk ke dalam kamar.
Kemudian mereka semua pun pergi untuk tidur. Nayla sangat senang dengan kehadiran teman - teman baiknya ini. Nayla tidak merasa kesepian lagi, karna teman - teman Nayla sangat peduli dengan dirinya. Nayla sangat bersyukur memiliki teman yang sangat baik seperti mereka.
__ADS_1