
"Guys! Gw laper nih.. makan kuy!" Ucap Arka sambil memegangi perutnya yang bersuara.
"Iya sama nih gw juga laper.." Ucap Angga yang di ikuti anggukan oleh Nayla dan Mukramah.
"Ohh iya.. kan kita punya Mie.. Kalo masak mie gimana?" Tanya Nayla.
"Boleh tuh.. sekalian buat makan malam. Jadi buat di perjalanan kita gk laper." Seru Angga.
"Yaudah gw masak air nya dulu." Nayla berjalan ke dapur.
"Ok!" Seru mereka.
Mereka makan malam pada pukul setengah tujuh malam. Mereka sudah bertekat untuk tidak terlambat datang ke Bandar Udara saat seperti di Indonesia. Seusai makan, mereka semua langsung turun ke Loby Hotel dan Check-Out Hotel. Mereka memesan Taxi untuk berangkat ke Bandara Changi.
"Kita gak bakal telat kek waktu itu lagi nih pasti!" Ucap Mukramah yang dibalas oleh anggukan mereka.
"Kita sampe Jepang nanti mau ngapain?" Tanya Angga.
"Yah elah.. Belum juga kita sampe Jepang Ga.." Ucap Nayla.
"Yah kan siap sedia aja Nay.." Jawab Angga.
"Ehh nanti pas di Jepang kita beli beli Souvenir yukk! Kan lumayan." Ucap Mukramah.
"Hayuk lah! Gw mau beli barang barang Film Doraemon sama Naruto!" Ucap Nayla.
Sepanjang perjalanan ke Bandara Changi, mereka hanya sibuk berbicara tentang Film Naruto dan Doraemon. Film tersebut memang berasal dari Jepang. Mereka sangat suka dengan Film tersebut. Tak terasa mereka sudah sampai di Bandara Changi. Seperti yang dibilang Mukramah, mereka todak terlambat datang.
Mereka dengan segera Check-In karna Nayla sudah membeli tiket Online dari kemarin. Mereka mendapat bangku pesawat paling depan. Mereka duduk berdampingan seperti di Pesawat lalu.
__ADS_1
"Nay.. kita sampe Jepang berapa lama?" Tanya Arka.
"Sekitar 6 jam 35 menit sih.." Jawab Nayla.
"Etdah.. berarti kita sampe jepang kisaran jam 1 malam dong." Ucap Mukramah.
"Salah.. kita sampe kisaran jam 2 malam. Karna perbedaan waktu Singapura dan Jepang berbeda 1 jam. Jepang lebih cepat 1 jam dari Singapura." Jawab Angga.
"Betul. Jadi kalo sekarang jam 7, di Jepang sudah jam 8." Lanjut Nayla.
"Ohh Gitu." Jawab mereka serentak.
"Yaudah kalian kalo ngantuk tidur aja. Gw mau tidur deluan soalnya." Ucap Nayla sambil menyelimuti kakinya dengan selimut kecil yang dia beli saat masih di Indonesia bersama teman temannya.
Mereka semua tertidur dengan sangat pulas di dalam pesawat. Dalam tidur nya, Angga merasakan seperti ada tangan yang merangkul lengannya. Dan saat dilihat..
"Nayla.. Kok dia gandeng tangan gw sih?" Gumam Angga.
'Nayla.. Nama yang terngiang di kepala gw. Sebenernya lo itu siapa? Setiap gw ngeliat lo.. Gw selalu aja bahagia. Gw juga gk tau datang dari mana debaran saat itu.' Batin Angga.
'Nayla.. Lo itu gadis Cantik, baik hati, pintar, ramah, tidak sombong, putih, manis, dan tinggi. Gw kagum banget sama sikap lo. Jarang banget ada yang kayak lo Nay..' Batin Angga yang masih menatap wajah mulus Nayla. Perlahan mata Nayla mulai terbuka. Namun Angga tak menyadarinya.
"Ga.. belum tidur?" Tanya Nayla sambil membalas tatapan mata Angga.
Mendengar ucapan Nayla, Angga tersadar dari lamunannya. "Ehh belum.. Gw gk bisa tidur." Jawab Angga kaget.
"Dingin ya Ga..?" Tanya Nayla.
"Iya sedikit.. Hahaha." Tawa Angga.
__ADS_1
Mendengar jawaban Angga, Nayla kemudian memakaikan selimut yang dia pakai ke Angga. Dia berbagi selimut kepada Angga.
"Barengan sama selimut gw aja.. Biar gk dingin lagi lo nya." Ucap Nayla kemudian memejamkan matanya kembali.
"Makasih Nayla." Ucap Angga, yang dibalas anggukan oleh Nayla.
Di Hotel.
Mereka tiba di Hotel pada jam 2 malam. Mereka melanjutkan tidurnya yang terpotong oleh perjalanan dari Bandara ke Hotel. Mereka hari ini bangun kesiangan karna mereka masih sangat lelah dengan perjalanan semalam.
"Aduhh.. Kaaa! Jam Alarm lo matiin sih! Ganggu gw yang lagi tidur aja." Teriak Mukramah kesal.
"Gk mau mati dia! Urus sendiri tuh lah!" Jawab Arka.
Nayla dan Angga tak menghiraukan perdebatan mereka. Mereka berdua memilih menutup kuping mereka masing masing menggunakan bantal agar tak mendengar ocehan mereka.
"Ahh! Jam sialan! Pegi lo jauh jauh!" Teriak Mukramah sambil melempar Jam Alarm milik Arka keluar jendela yang membuat mereka bertiga terkejut.
"Ehh! Lu kok sedeng! Jam gw! Akhhhh." Gerutu Arka kesal.
"Gila lo ya! Untung lu lempar ke lapangan belakang. Hahahaha." Tawa Angga.
"Dh ah bodo! Ganti Mahh! Akhhh Jam gw!" Ucap Arka yang hampir menangis namun tak bisa karna kesal.
"Berisik. Gw ngantuk mau tidur." Ucap Mukramah dan langsung tidur di atas kasur empuk nya.
"Mukramah! Au ah kesel." Ucap Arka.
Mereka menghabiskan setengah hari untuk tidur dan istirahat di Hotel. Saat jam menunjuk pukul 3, mereka pergi keluar untuk berjalan jalan. Mereka menggunakan celana lepis panjang berwarna hitam. Nayla dan Angga menggunakan Kaos berwarna Putih yang memiliki gambar di bagian belakangnya. Mukramah dan Arka menggunakan Kaos berwarna Biru Muda yang memiliki sebuah tulisan di bagian belakang kaosnya.
__ADS_1
Di dekat Hotel mereka, terdapat sebuah Bazar makanan dan souvenir yang sangat banyak. Mereka beruntung sekali karna tek perlu berjalan japan begitu jauh untuk mencari makanan dan juga souvenir. Mereka berjalan jalan sambil melihat sekeliling. Tempatnya sangat ramai, bersih, dan juga terjaga.