
"Pak.. Kami cuma turun sebentar buat menghadiri penyambutan." Ucap Airin.
"Baik non." Jawab Pak Anto.
"Huaa i miss you school.. Hahahaha." Tawa Mukramah.
Mereka semua pun langsung turun dari mobil, seperti biasa. Mereka turun menggunakan topi dan juga kaca mata hitam. Mata mereka langsung tertuju ke seseorang yang sedang bersama mereka berempat.
"Uwahhh! Kak Chris!" Teriak para murid wanita.
"Wahhh mereka seperti artis." Ucap salah seorang murid.
"Cih.. Tebar pesona." Sindir salah seorang dari mereka.
"Bu Yana..." Ucap mereka semua dan Airin langsung menghambur kedalam pelukan Bu Yana.
"Wah.. Gimana jalan jalannya?" Tanya Bu Yana sambil memeluk Airin.
"Asik Bu.." Jawab mereka berempat.
"Gk asik Bu T__T" Ucap Kak Chris.
"Kenapa Chris?" Tanya Bu Yana penasaran.
"Mata saya ternodai oleh mereka berempat yang pada romantis romantisan Bu T__T" Balas Kak Chris sambil menatap ke arah mereka berempat.
"Hahahahaha." Tawa mereka semua.
Kemudian mereka langsung menuju ruangan Bu Yana untuk menandatangani sebuah surat. Setelah selesai, mereka langsung pergi ke mobil untuk segera pulang ke Rumah masing masing di antar oleh Pak Anto.
"Rin.. gw mampir di Rumah lo sebentar ya.." Ucap Angga.
"Oh boleh kok.. Ada yang ketinggalan ya?" Tanya Airin.
"Iya.. Gw baru inget kalo rompi baju OSIS ketinggalan di Rumah lo." Jawab Angga.
"Yang warna putih hitam ya den?" Tanya Pak Anto.
"Iya Pak.." Jawab Angga.
"Tenang aja., udah Bapak simpen kok." Jawab Pak Anto.
"Kak Chris jadi nginep kan?" Tanya Nayla.
__ADS_1
"Jadi kok.." Bal Kak Chris.
Setelah beberapa menit, mereka pun tiba di Rumah Nayla. Mereka semua langsung turun dari mobil dan langsung mengajak Kak Chris dan Angga untuk masuk ke dalam Rumah terlebih dahulu.
"Ga.. Masuk yuk.." Ajak Airin.
"Deluan aja.. baju gw nyangkut nih. Hehehe." Balas Angga, Kemudia Arin dan juga Kak Chris langsung masuk kedalam Rumah.
"Wah.. Airin sudah besar.." Ucap salah seorang dari mereka.
"Ehh.. Tante Miya!" Ucap Nayla dan langsung memeluk nya.
"Haha.. Airin masih inget ya.." Ucap Tante Miya.
"Masih lah.. Tante sama siapa ke sini? Si tukang jago mana Tante?" Tanya Airin.
"Tante sama Bunda kamu sayang, Hahaha si jago nya baru pulang. Mungkin ada dirumah." Jawab Tante Miya.
"Bunda.. Kok gk ngasih tau kalo pulang?" Tanya Airin yang langsung memeluk Bundanya.
"Yah.. namanya kejutan. Kalo dikasih tau bukan kejutan namanya." Jawab Bunda.
"Wah.. Chris ya? Udah besar ya.." Ucap Bunda.
"Mama.." Ucap seseorang dari ambang pintu. Sontak mereka semua langsung menengok dan melihat siapa orang tersebut.
"Wah.. Anak Mama udah pulang dari jalan jalan ya?" Tanya Tante Miya.
"Mama lagi ngapain di Rumah Airin?" Tanya Angga yang langsung menyalami tangan Mama nya dan Bunda Airin.
"Jadi.. Selama ini kalian udah saling kenal dan sering bertemu?" Tanya Bunda.
"Angga kan sekelas sama Airin." Jawab Angga.
"Si Jago Mama udah ketemu Airin ya.." Ucap Mama.
"Ha?!" Ucap mereka serentak.
"Lo si jago kecil?" Tanya Airin.
"Lo si tukang nangis dulu?" Tanya Angga barengan dengan Airin.
"Masa kalian lupa sama sahabat kecil sendiri sih." Sindir Mama.
__ADS_1
"...." Mereka berdua diam dan Airin langsung memeluk Angga dengan rasa bahagia yang tak terhingga. Angga pun membalas pelukan Airin. Setelah sekian tahun akhirnya mereka dipertemukan kembali secara tiba tiba dan juga tak terduga. Mereka yang melihatnya pun langsung terharu.
"Bunda sama Tante udah lama ketemu?" Tanya Airin yang melepas pelukannya.
"Bunda ketemu pas lagi ada Meeting di Jerman sayang." Balas Bunda.
"Tante.. Tante tinggal dimana?" Tanya Airin.
"Depan.. Kan kita satu komplek." Jawab Tante Miya.
"Di Rumah depan? Tapi Airin jarang ngeliat Tante." Ucap Airin.
"Karna Tante bekerja di luar Negri bersama Bunda Nayla. Kalo si Angga tinggal di Rumah pribadinya tuh." Ucap Tante Miya menyindir Angga.
"Ah Mama.. Angga kan dirumah gk main game terus Ma.." Ucap Angga.
"Hahaha.. Yaudah, kamu pindak ke sini aja. Jadi kan bisa seperti dulu lagi." Ucap Bunda.
"Angga mau aja kok Tante Tania." Balas Angga.
"Jangan Tante dong, Panggil aja Bunda." Ucap Bunda kepada Angga.
"Siap Bunda." Balas Angga.
"Chris.. Kamu jadi main di Indonesia 2 hari?" Tanya Mama.
"Jadi kok Tante.. Kalo cuma 2 ha- - -" Belum sempat Kak Chris menyelesaikan perkataannya, Hp nya pun berdering.
"Maaf tante.. sebentar ya." Kak Chris pun mengangkat telfonnya di luar Rumah.
(Cerita Author)
Pembaca: Thor.. Itu Kak Chris ditelfon siapa?
Author: Gatau lah.. Gebetan mungkin.
Pembaca: Lah.. masa Thor gatau sih?
Author: Nanti aku Spoiler lagi kan.
Pembaca: Tatap Mata Saya...👀
Author: Pagi kauuu.
__ADS_1
Pembaca: Huuuu