Dari Teman Jadi Pasangan

Dari Teman Jadi Pasangan
Keberangkatan 2


__ADS_3

Informasi tersebut adalah...


"Permisi Bu.. Mobil nya mogok Bu, tadi sudah saya coba hidupkan berkali kali tapi tidak bisa Bu.." Ucap Pak Adi sopan.


"Aduh! Jadi ini bagaimana? Kalo mau nyewa mobil gk bakal sempet.. soalnya harus sesuai jadwal kita berangkat nya.. kalo gk sesuai jadwal mereka bisa ketinggalan pesawat." Ucap Bu Yana khwatir.


"Bu.. kita di antar samapi ke Bandar Udara Soekarno-Hatta aja kan Bu?" Tanya Nayla memastikan.


"Iya.. dan Bandar Udara nya kan di Tanggerang. Ibu takutnya kalian terlambat penerbangan." Jawab Bu Yana.


"Kami berangkat pake mobil saya aja Bu.. Ada Pak Anto yang akan mengantar kami sampai bandar Udaranya Bu.." Ucap Nayla.


"Bener tu Bu.." Jawab Mereka serentak.


"Baiklah.. Maaf merepotkan kamu Nayla." Ucap Bu Yana.


"Gpp kok Bu.." Jawab Nayla.


"Yasudah kalian segera berangkat ya.. takut terlambat penerbangan.. Tadi peta tempat kalian transit sudah Ibu berikan ke Nayla ya.." Ucap Bu Yana mengantar mereka ke mobil.


"Kakak jangan lupa untuk masuk Sekolah lagi!!" Ucap anak anak dengan serentak yang membuat mereka berempat kaget sekaligus senang dengan mereka. Dan mereka membalas dengan lambaian tangan ke arah mereka. Mobil pun perlahan meninggalkan Sekolah.

__ADS_1


"Nayla.. kita transit dimana aja? klo kita kebanyakan transit.. berarti di Korea sebentar doang dong.." Ucap Mukramah kecewa.


"Bukan gitu.. kita di Korea tetep 1 minggu. Kita transit ke Singapura 2 hari sama di Jepang 2 hari." Jawab Nayla.


"Keliling Dunia kita.. Hahaha." Tawa Arka.


"Gaa.. lu liatin apaan?" Tanya Mukramah Heran.


"Gw cuman liat biodata kalian aja di Hp. Ternyata Orang Tua kita Bersahabat ya.." Ucap Angga masih sibuk membaca.


"Udah tau lama gw mah.." Jawab Mukramah dan Arka.


"Keluarga Mukramah adalah pengusaha Batu Bara yang terkenal Se-Asia. Keluarga Araffif pengusaha Minyak terbesar, yang berada di peringkat 1 Se-Asia. Keluarga Hairinisa dan Wijaya adalah pebisnis terkaya yangbterkenal di seluruh Dunia." Ucap Mukramah sambil membaca Artikel yang dia dapatkan dari hasil penelusurannya.


"Ohh iya.. terus gimana cara kita nanti ngobrol sama orang Jepang sama Korea?!" Tanya Arka khawatir.


"Elah-_- kan ada aplikasi penerjemah bahasa.. Kok lo jadi Kudep sih Ka.." Ucap Angga. Mereka sepanjang jalan tak berhenti berbicara. Dari bernyanyi, bercerita, dan tertawa. Hingga tak terasa mereka sudah tiba di tujuan yaitu Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.


Saat mereka baru keluar dari mobil.. ada sebuah pengumuman bahwa Pesawat yang akan mereka naiki akan segera lepas landas dalam 20 menit lagi. Mendengar informasi itu, mereka cepat cepat membawa koper masing masing dan berpamitan kepada Pak Anto. Pak Anto yang melihatnya hanya geleng geleng kepala.


"Pakk!! Jangan lupa baca surat di atas meja makan ya!" Teriak Nayla sambil berlari dan melambaikan tangannya.

__ADS_1


"Baik non!" Teriak Pak Anto. Kemudian Pak Anto langsung pergi meninggalkan Bandar Udara tersebut.


Di sisi lainnya.


Mukramah mengeluarkan kamera kecilnya untuk membuat Vlog.. Terlihat dalam vidio tersebut mereka sedang berlari untuk Check-In dan mengambil Boarding Pass. Setelah mereka Check-In mereka dengan sesegera mungkin berlari untuk mencari keberadaan pintu pesawat mereka.


"Itu!! Kelewatan sama kita! Balik lagi cepet!" Teriak Angga dengan suara nafas yang sudah sangat kelelahan. Dengan sekuat tenaga mereka menghampiri Angga dan masuk ke pintu Pesawat tersebut.


"Untuk tidak telat ya.. Lain kali harus lebih awal lagi datangnya. Jadi tidak perlu lari larian lagi Ok." Ucap Pramugari tersebut dengan senyuman yang ramah.


"Ok kak.." Jawab mereka serentak dengan kewalahan. Dan mereka segera mencari nomor bangku mili mereka. Beruntung mereka sampingan, Nayla duduk dengan Angga dan Arka duduk dengan Mukramah.


"Gaa pegangin tas gw dulu sih. Gw mau ngiket tali sepatu gw." Ucap Nayla dan langsung memberikan tas nya kepada Angga.


"Yah elah cuman ngiket tali sepatu doang kok pa......" Ucap Angga protes dan langsung saja tangan Nayla menutup muka Angga yang membuat Angga berhenti protes.


"Bentaran doang ihh." Ucap Nayla langsung mengikat tali sepatunya. Dan tanpa Nayla sadari Angga tersenyum melihat tingkah lucu dari Nayla.


"Yahh.. si Amah sama Arka malah tidur.." Ucap Nayla sambil mengambil tas miliknya kembali.


"Haha mungkin pada capek." Jawab Angga sambil mengeluarkan Headset miliknya dan mendengarkan lagu. Angga menyenderkan kepalanya di bangku dan melihat pemandangan dari jendela pesawat yang tepat berada disampingnya.

__ADS_1


Melihat Angga menggunakan Headset, Nayla langsung mengambil Headset milik Angga yang berada si kuping sebelah kanannya dan ikut mendengarkan lagu milik Angga dengan tersenyum. Melihat itu Angga kaget dan segera melihat Nayla yang sedang tersenyum bahagia.


'Debaran ini lagi? kenapa selalu muncul disaat gw ngeliat Nayla senyum sih??' Batin Angga bertanya tanya.


__ADS_2