
"Heii!! Lama gk ketemu.." Tariak salah seorang dari belakang yang langsung menyenggol Airin.
"Ahh.." Airin metasakan denyutan sakit di kaki nya.
"Lo gpp? Maaf ya." Ucap nya.
"Amaahhh! Lo ninggalin gw ya." Ucap Arka sedikit kesal sambil menghampiri mereka.
"Ahhh.. maaf dong." Ucap Mukramah memohon.
"Iya iya.. Btw, kaki lo kenapa?" Tanya Arka.
"Ahh ini.. Abis jatoh kemaren. Yok lah ke kelas." Ucap Airin. Mereka pun akhirnya segera kekelas.
"Ahh.. ini?" Ucap mereka bingung.
"Hmm.. Wali kelas kita minta duduk sesuai urutan absen tapi urutannya awal akhir." Jelas Aditya sang Waketos (Wakil Ketua OSIS).
"Jadi.. 1 sama 20, 2 sama 19 gitu?" Tanya Airin penasaran.
"Ya.. bener sekali. Kalo belum tau absennya ada di mading kelas kok." Tunjuk Aditya.
Yah.. entah ini sebuah kebetulan atau bukan. Airin berada di urutan 19 dan Angga berada di irutan 2. Yang artinya mereka berdua sebangku.
"Ahhhh.. Gw.. Gw duduk sama Aditya nihh?" Ucap Mukramah kaget.
"Heh-_-" Ucap Arka menunjuk nama seseorang di kertas tersebut.
"Lo gimana sih? Jelas jelas lo nomor 18 ya berarti sama nomor 3." Ucap Arka.
__ADS_1
"Ekhemm.. Bedua yeee." Ledek Airin.
"Tapi.." Tunjuk Angga ke arah meja mereka.
"Ahhh. Kenapa pas banget di depan papan tulis? T__T" Ucap Airin.
"Lah enak. Gw sama Arka depan meja Guru :)" Ucap Mukramah.
Triingg!! (Suara bel berbunyi.)
Mereka semua seketika langsung menaruh tas dibangkunya masing masing dan melaksanakan Apel pagi. Ya, mereka terlihat sangat bingung ketika oelajaran dimulai. Terkecuali Airin, walau dia tertinggal pelajaran, tapi dia tetap bisa mengimbangi mereka semua.
Pelajaran berjalan dengan sangat lama menurut mereka semua. 1 detik berasa 1 jam, ya itulah yang mereka rasakan untuk hari ini. Saat bel makan siang berbunyi, mereka semua langsung menuju ke Kantin untuk makan siang.
"Ahhh lama banget si pelajaran Matematika tadi." Gerutu Mukramah.
"Bedeh si Ketos bisa aja." Saut Airin.
"Woee buru mumpung dapet meja yg cuma muat 4 orang nih!" Teriak Arka. Mereka pun langsung menghampiri Arka dan memasang papan kecil yg berwarna hijau yang tandanya meja tersebut sudah dimiliki oleh mereka.
"Menu nya ganti nih." Ucap Airin.
"Ahhh salad nya keliatan lezat." Ucap Mukramah sudah lapar.
"Sama aja ini mah kek nya. Btw, Ka.. Tu ada Ayam suir kesukaan lo." Saut Angga sambil menganbil lauk makanannya.
"Ayamm datanglah padakuu!" Ucap Arka yang langsung mengambil Ayam suir tersebut. Setelah selesai, mereka langsung kembali ke meja dan menghabiskan makan siang mereka. Mereka memiliki waktu istirahat yang bisa dibilang lumayan lama karna waktu istirahat mereka sekitar 1 jam pada pukul 12 Siang. Untuk istirahat di pagi hari mereka hanya mendapat 20 menit pada pukul 10 Pagi dan jam 2 Sore.
"Anak anak.. SMA kita ada penyuluhan tentang PHBS. Jadi untuk jam 3 sampai jam 4 kalian langsung menuju ke Aula A ya." Ucap Wali kelas mereka.
__ADS_1
"Ahh gw gabakal bisa jawab ini mah kalo soal kesehatan." Gerutu Arka.
Yah saat jam menunjukkan pukul 3, mereka semua langsung menuju Aula A untuk penyuluhan. Disana sudah ada banyak Kakak Kakak Mahasiswa Kedokteran. Mereka semua memberi salam kepada Kakak Kakak tersebut.
Saat Penyuluhan dimulai, Kakak Kakak tersebut memperkenalkan diri mereka masing masing. Setelah selesai memperkenalkan diri, Mereka langsung masuk menuju inti yaitu memulai materi tentang PHBS. Kakak Kakak tersebut menerangkan tentang beyapa pentingnya PHBS dalam kehidupan sehari hari.
Saat waktu tersisa 20 menit lagi, Kakak tersebut memberikan bebetapa pertanyaan yang memiliki hadiahnya.
"Hayo.. tadi kalian kan sudah dengar tantang PHBS. Sekarang Kakak mau tanya lagi, apa itu PHBS?" Tanya Kak Nina kepada mereka.
Airin mengacungkan tangannya dengan segera setelah mendengar pertanyaan tersebut. Kak Nina mempersilahkan Airin untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu.
"Izin memperkenalkan diri. Nama saya Nayla Putri Hairinisa, biasa dipanggil Nayla. Tapi teman dan keluarga saya banyak yang memanggil saya Airin." Ucap Airin memperkenalkan diri.
"Hai Airin. Jadi, apa jawaban kamu?" Tanya Kak Nina.
"PHBS adalah Pola Hidup Bersih dan Sehat Kak." Jawab Airin.
"Selamat! Jawaban nya bener. Silahkan ambil hadiahnya." Ucap Kak Nina memberinya hadiah. Kemudian Kak Nina memberikan pertanyaan kembali hingga waktu habis, ya Airin menjawab semua peryanyaan itu katna teman temannya tak ada yang berani menjawab. Setelah Airin menjawab, dia memberikan hadiah yang dia terima kepada teman temannya.
Kakak Kakak tersebut sangat kagum dengan sikap dermawan yang dimiliki oleh Airin. Hingga waktu pulang pun tiba.
"Kak Nina dan Kakak Kakak lainnya.. Terima kasih untuk hadiahnya." Ucap Airin yang sempat bertemu dengan Kakak Kakak Kedokteran tersebut di parkiran mobil.
"Sama sama.." Jawab mereka.
"Eittss.. Itu bukannya mobil dari Keluarga Putra ya?" Ucap Kak Tio yang termasuk dari Anggota Penyuluhan tersebut.
"Ah.. Iya betul. Ternyata bukan hanya orang tuanya saja yang baik hati. Anak nya juga baik hati rupanya." Puji Mereka.
__ADS_1