
'Aduhh pake bel segala! gw belum tau kan nama tu cewek, yaudah lah ntar gw tanya sama anak kelas gw aja' Batin Angga penasaran.
"Udah lah dari pada gw bengong di UKS mending gw ke kelas juga, dari pada nanti dicariin" Ucap Angga sambil bergegas keluar dari UKS.
Sementara itu Nayla masih saja memikirkan cowok tersebut. Perasaan Nayla terhadap cowok tersebut rasanya sudah tak asing baginya, dia terus melamun hingga lamunannya tersadarkan oleh kehadiran Dita.
"Woee!!" Ucap Dita mengagetkan Nayla yang sedang melamun.
"Bukannya cepetan ke kelas malah ngelamun di sini lo! dah yuk cepetan nanti kita bisa kena marah." Ucap Dita sambil menarik tangan Nayla untuk bergegas pergi ke kelas.
"Ee..eehh iya Dita pelan - pelan" Ucap Nayla terbata - bata.
Sepanjang jam pelajaran Nayla banyak melamun, hingga Dita bingung kenapa Nayla bisa melamun seperti itu. Sebenarnya Nayla melamun karna dia masih memikirkan seorang cowok yang mengobati luka nya itu si UKS, Nayla sepertinya sangat akrab dengan suasana tersebut. Padahal Nayla baru pertama kali bertemu dengan cowok itu. Nayla masih sangat penasaran dengan cowok tersebut.
'Kok gw rasanya udah akrab sama perasaan tadi ya? aduhh kok gw jadi bingung gini sihhh? tu cowok siapa sih sebenernya, sampe bisa kepikiran terus sama gw. Padahal gw udah berusaha buat ngelupain tapi gk bisa! Aduh Nay masa lu udah jatuh cinta sama tu cowok sih? Aduhh mikir apaan sih gw!' Batin Nayla bertanya - tanya kepada dirinya sendiri.
Saat bel pulang Sekolah berbunyi, Nayla langsung beres - beres untuk pulang. Selama pelajaran, Nayla diam terus dan tidak berbicara kepada teman - teman nya. Saat Nayla hendak keluar kelas, langkah kakinya terhenti karna Dita bertanya kepada Nayla.
"Nayla.. lu mikirin apaan sih dari tadi? Lo ngelamun terus soalnya." tanya Dita penasaran.
"Gk mikirin apa - apa kok Dita, tenang aja lah." Jawab Nayla santai.
"Yaudah yuk balik!" Ucap Nayla kepada Dita yang dibalas anggukan oleh Dita.
Namun saat Nayla dan Dita melewati Ruang Guru, ada seorang Guru yang memanggil Nayla, yang membuat langkah kaki mereka terhenti. Ternyata yang memanggil Nayla ada Bu Mina wali kepas 11 IPA 2.
__ADS_1
" Nayla!" Panggil Bu Mina.
" Iya Bu.. ada apa Ibu memanggil saya?" Tanya Nayla penasaran kepada Bu Mina.
" Kamu ikut Ibu sebentar ke Ruang Kepala Sekolah ya nak.." Ajak Bu Mina kepada Nayla.
"Nay, lu bikin masalah tadi? kok lu bisa dipanggil ke Ruang Kepala Sekolah Nay?" Tanya Dita khawatir.
" Ihh gw gk bikin masalah kok.. udah lu tenang aja, mungkin bakal lama. Jadi lu pulang deluan aja, gk usah nungguin gw ya." Ucap Nayla kepada Dita.
" Yaudah, Nayla gw pulang deluan ya.. Bu Mina saya deluan ya Bu." Ucap Dita sambil pergi meninggalkan Nayla dan Bu Mina.
" Yasudah mari Nayla, gk enak kamu sudah ditunggu dari tadi." Ucap Bu Mina.
' Kok gw bisa dipanggil sihh? gw udah bikin masalah apa emangnya? aduhh kok gw jadi takut gini ya. Tapi gw yakin gw gk bikin masalah apapun di Sekolah ini!' Batin Nayla dengan penuh keyakinan.
" Mari Nayla, silahkan duduk." Ucap Ibu Yana sebagai Kepala Sekolah.
"Nayla jangan takut, kamu dipanggil kesini bukan karna kamu buat masalah kok.. Ibu panggil kamu kesini itu karna Ibu mau ngasih tau kalau kamu besok bakal pindah kelas ke kelas 11 IPA 1." Ucap Bu Yana kepada Nayla.
" Aa.. Apa Bu? Saya pindah ke Kelas 11 IPA 1 Bu?" Tanya Nayla bingung.
" Iya.. Ibu sudah tau kalau kamu dulu saat di SMA N KESATUAN merupakan murid yang sangat cerdas, jadi seharus nya kamu ada di Kelas 11 IPA 2." Ucap Bu Yana menjelaskan kepada Nayla.
__ADS_1
" Terima kasih Bu Yana.. tapi apakah tidak apa - apa Bu jika saya pindah kelas?" Tanya Nayla kepada Bu Yana.
" Ya jelas tidak apa - apa lah.. Yasudah besok kamu langsung ke Kelas 11 IPA 1 ya Nayla.." Ucap Bu Yana.
" Baik Bu.. Kalau begitu saya permisi dulu ya Bu, saya mau langsung pulang." Ucap Nayla kepada Bu Yana.
" Ohh iya silahkan, hati - hati Nayla." Ucap Bu Yana.
"Iya Bu.." Jawab Nayla kepada Bu Yana dan bergegas untuk pulang.
Saat di jalan Nayla terus berfikir tentang pembicaraan Bu Yana terhadap Nayla.
' Ehh masa iya sih gw bisa masuk ke Kelas 11 IPA 1, padahal gw gk pinter - pinter banget deh.. tapi kalo emang udah takdir ya mu gimana lagi.. Hahahaha' Batin Nayla yang bangga dengan dirinya.
__ADS_1
""