Dari Teman Jadi Pasangan

Dari Teman Jadi Pasangan
Berakhir


__ADS_3

"Ehh.. kok diem gini sih? Gimana nih rasanya? Gk enak ya??" Tanya Nayla cemas dengan rasa Steak buatannya.


"Ehh Rasanya e- - -" Belum selesai Arka berbicara namun sudah dipotong oleh Mukramah.


"Enak banget! Sumpah beneran enak ini Nay!" Ucap Mukramah gembira.


"Iya bener, ini enak banget." Ucap Angga sambil melahap Steak miliknya.


"Elah lorang ganggu gw buat jawab nih. Lagian Nay, kan lu bisa cicipin sendiri juga rasa makanan buatan lo sendiri." Ucap Arka sambil menunjuk Steak milik Nayla.


"Yah kan gw penasaran aja sama rasanya. Jadi kan kalo gk enak gw gk usah makan. Hahahaha." Tawa Nayla bangga.


"Yah enak di lu itu mah Nay. Yaudah kita abisin dulu makanannya, baru lanjut bercandanya." Ucap Mukramah.


Mereka menikmati Steak buatan Nayla yang sangat enak. Mereka menghabiskan makanannya tanpa ada sisa sedikitpun. Setelah selesai makan, mereka membereskan piring dan gelas yang kotor di atas meja. Tak lupa juga mereka mencuci nya dan membereskan meja makan tersebut. Selesai dari beres beres, mereka semua kumpul di Ruang Tengah sambil menonton TV. Namun Angga dan Arka memilih bermain game online, dan mereka hendak mabar.


"Main apaan? tembak tembakan ya?" Tanya Nayla sambil melihat layar Hp Angga.


"Iya.. kenapa? mau nyoba? gw ajarin nih nanti." Ucap Angga sambil menyodorkan Hp miliknya.


"Ehh gw sama Nayla ikutan mabar dong!" Ucap Mukramah sambil menghampiri mereka.


"Emang lu ada game nya?" Tanya Arka tak percaya dengan ucapan Mukramah barusan.


"Ada dong!" Jawab Mukramah dan Nayla serentak sambil menunjukkan layar Hp mereka masing masing.


"Beuhh! Bisa juga nih Nayla sama Mukramah! Hahaha." Tawa Arka girang.


"Yaudah yuk pas nih bisa 1 Squad!" Ucap Angga.

__ADS_1


"Add nama gw dong. Masa gk Add dulu nih." Ucap Mukramah.


"Apa Nick name lo?" Tanya Arka.


"Řiď_Amåh. Jangan salah yaa." Jawab Mukramah sambil menunjukan Nick name miliknya.


"Punya gw juga dong. ¤Ñaý•[A`]. Jangan salah lo." Ucap Nayla kepada Angga.


"Oke, gw Invite ya. Tapi kita main di Classic dulu buat tes sinyal. Ok." Ucap Angga sambil memulai permainannya.


Mereka tak membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memenangkan permainan tersebut. Pada awal awal permainan Nayla dan Mukramah belum menunjukkan keahlian mereka saat bermain game tembak tembakan tersebut. Sehingga Angga dan Arka mengira bahwa mereka baru pertama kali memainkan game tersebut.


"Ga main Ranked dong! Masa main Classic, gk seru ahh." Ucap Mukramah kesal.


"Iya iya.. tpi jangan jauh jauh ya, nanti lorang kalah deluan lagi." Ucap Angga.


"Gk akan kok. Ya gk Nay?" Ucap Mukramah kepada Nayla sambil mengedipkan sebelah matanya untuk memberikan kode kepada Nayla.


"Halah awas aja kalo kalah deluan ya." Ucap Arka tak percaya.


Angga pun memulai permainannya, saat memasuki permainan Nayla yang memimpin. Dia memilih turun di tempat yang paling ramai musuhnya. Angga dan Arka hanya kebingungan karna Nayla memilih tempat yang sangat ramai, mereka khawatir Nayla dan Mukramah akan kalah lebih dulu.


"Nay lo yakin gk akan kalah deluan?" Tanya Angga memastikan.


"Ahh berisik! liat aja nanti sih." Jawab Nayla dengan rasa percaya dirinya.


"Ehh woee ada musuh! gw belom dapet senjata sama sekali nihh! tolongin gw dong!" Teriak Arka sambil tetap fokus pada layar Hp nya.


"Sans Headshot nih sama gw!" Ucap Nayla yakin.

__ADS_1


"Dor!...Headshot!" Suara dari dalam game.


"Beuhh! Nayla Headshot dong!" Ucap Arka bangga.


"Ya iyalah.. Ehh Mahhh! Kanan lu tuh deket batu ada 2 orang!" Ucap Nayla kepada Mukramah.


"Oke santuy! Auto knock mereka. Hahaha." Tawa Mukramah.


Dan ternyata benar, musuh tersebut langsung Knock disaat Mukramah menembaknya. Angga dan Arka hanya terkejut melihat 2 orang cewek yang mereka kura tak bisa bermain game tembak tembakan ternyata sangat lihai dalam memainkan game tersebut.


Mereka memenangkan permainan dengan sangat cepat dan mendapatkan Score tinggi. Mereka melanjutkan permainan tersebut, mereka sangat menikmati permainan tersebutndengan sangat senang hati dan gembira. Tanpa mereka sadari Sore pun sudah tiba. Pak Anto memanggil mereka untuk segera pulang.


"Non.. sudah sore nih.. kita pulang sekarang ya." Ucap Pak Anto sopan.


"Oh iya Pak.. makasih udah ngingetin Nayla. Yok kita pulang, kalo kita kesorean pulangnya, Samoe nya bisa kemaleman loh." Ucap Nayla bangkit dari tidurannya.


"Hayuk lah skuyy.." Jawab mereka serentak.


Selama perjalanan pulang Angga, Mukramah, Nayla, dan juga Arka teridur sangat pulas. Mereka sudah sangat kelelahan dengan perjalanan panjang ini. Pak Anto yang melihat kejadian itu hanya geleng geleng kepala saja. Mereka sampai di Rumah saat malam hari. Pak Anto membangunkan Nayla dan teman temannya untuk segera turun dari mobil karna sudah tiba di Rumah Nayla.


"Non bangun non.." Ucap Pak Anto pelan.


"Oh iya Pak.. sudah sampai ya Pak?" Tanya Nayla dengan suara serak khas bangun tidur.


"Iya non.. sudah malam juga nih." Jawab Pak Anto. Nayla pun melihat dan ternyata benar sudah malam. Dia pun membangunkan teman temannya yang masih tertidur. Nayla tau besok mereka sudah harus pergi ke Sekolah lagi. Jadi Nayla menyarankan malam ini untuk menginap disini. Karna sudah sangat larut juga.


"Jadi kalian nginep disini aja sampai besok pagi ya. Nanyi juga kalian mandi dan sarapan disini aja biar beres. Jadi pas Pulang kalian tinggal mengganti Seragam Sekolah aja, gimana?" Tanya Nayla memastikan pendapat ketiga temannya itu.


"Oke aja gw." Jawab mereka serentak. Kemudian mereka pun turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam Rumah. Mereka mengeluarkan barang barang yang ada di dalam mobil itu dan di taruh di Ruang Tengah. Mereka duduk sebentar di atas sofa tersebut. Tanpa disadari meteka semua malah tertidur dengan pulas di sofa.

__ADS_1


Mereka masih sangat mengantuk untuk membuka mata kembali. Pak Anto dan BiTina yang melihatnyantak tega untuk membangunkan mereka. Bi Tina pun menyelimuti mereka dengan sebuah selimut agar tak kedinginan. Pada akhirnya mereka pun tertidur dengan pulas di atas sofa tersebut.


__ADS_2