Dari Teman Jadi Pasangan

Dari Teman Jadi Pasangan
Aku Terkejut!


__ADS_3

Pagi harinya Nayla berangkat ke Sekolah menggunakan kendaraan nya sendiri, Karna Pak Anto sedang libur bekerja karna harus merawat anaknya di Rumah Sakit. Nayla disuruh oleh Ayah dan Bunda nya untuk membawa mobil, namun Nayla menolak. Karna menurutnya akan sangat merepotkan jika dia terjebak macet nantinya, oleh karna itu Nayla memilih untuk membawa motor sendiri ke Sekolah.



"Ayah sama Bunda tenang aja, Nayla bakalan dateng buat nganter kok. Nanti Nayla ke Bandara sekitar jam 1 siang ya. Kalau begitu Nayla pamit ke Sekolah dulu" Ucap Nayla sambil membuka gerbang untuk pergi ke Sekolah.



"Baiklah.. Kamu hati - hati di jalan ya" Ucap Ayah dan Bunda sambil melambaikan tangan ke arah Nayla yang dibalas dengan suara klakson motor nya tersebut.



Sesampainya Nayla di Sekolah, Nayla sedang menunggu seseorang terlebih dahulu sebelum dia ke kelasnya. Tak berapa lama orang yang di tunggu Nayla pun datang.



"Woe lo kok lama banget sih??" Tanya Nayla dengan raut muka yang sudah kesal menunggu kedatangannya sedari tadi.



"Eehh maaf Nay, gw lupa kalo lo lagi nungguin gw di Sekolah Hehehe." Ucap Angga dengan rasa bersalahnya karna dia sudah membuat Nayla menunggu sangat lama.



"Yaudah langsung ke kelas aja sekarang." Ucap Nayla langsung berja


an meninggalkan Angga di belakang.



"Ehh sabar dong! Tapi sejak kapan lo diganggu? Terus kenapa lo harus jalan bareng gw? kan cuman jalan ke kelas doang kenapa mesti gw temenin sih.. Ya walau kita satu kelas juga sih hehehe." Tanya Angga yang masih penasaran dengan permintaan Nayla kemarin sebelum mereka pulang dari Rumah Nayla.



"Gw diganggu sejak gw kenal sama lo. Gw milih jalan sama lo karna gw tau mereka gk akan ganggu gw kalo gw jalan sama lo, ya tapi kalo hw sendirian tetep aja diganggu. Padahal gw kan gk buat jahat ke lo tapi mereka kayak benci gitu, ya namanya Fans. Tapi gw gk perduli juga sih." Jawab Nayla sambil menambah kecepatan jalannya yang membuat Angga harus berlari untuk mengejar Nayla.



"Emang lo diganggu kayak apa sih? Gw penasaran aja ini mah." Tanya Angga lagi yang semakin penasaran dan tanpa mereka sadari mereka sudah di kelas. Nayla langsung duduk diikuti oleh Angga. Nayla duduk menghadap Angga dan menjawab pertanyaan Angga dengan jawaban yang sangat rinci.



"Ohh mereka mah ganggu pake cara murahan, gampang di urus itu mah. mereka pake cara mengunci orang di kamar mandi, membully orang tanpa tau kebenarannya, menghina di depan umum, disiram air saat di kamar mandi, dan sengaja menumpahkan kuah panas ke tangan." Jawab Nayla dengan tatapan mata yang sangat tajam hingga membuat Angga sedikit takut dengan tatapan tersebut.



"Hah? lo bilang gampang di urus? lo kok sabar banget sih! Gw kali jadi lo dh gw terjang di tempat tu orang!" Jawab Mukramah yang tak sengaja menguping pembicaraan Nayla dan Angga.



"Ehh pada mu ngapain? ikutan dong! kan seru kalo sekali - kali kita mukul orang hehehe." Ucap Arka yang ternyata dari tadi sudah mengikuti mereka dari parkiran sampai ke Kelas dan mendengar semua obrolan mereka.



"Sabar dong.. Gw kan baru 3 hari disini, masa gw udah mau bikin ulah sih. tunggu lebih lama aja lagi, nanti baru bakalan gw bales tu orang." Jawab Nayla dengan rasa percaya diri yang membuat Arka, Mukramah, dan Angga jadi tak percaya bahwa dia adalah Nayla yang baik hati, karna sekarang dia terlihat seperti orang yang sangat cepat sekali berubah.


__ADS_1


********


Saat sudah jam 1 siang, Nayla izin untuk keluar Sekolah sebentar karna Nayla harus mengantar Ayah dan Bunda nya ke Bandara.



Nayla pergi sudah pergi selama 2 jam lebih, namun Nayla tak kunjung datang. Angga mulai gelisah, dan Pak Budi pun bertanya kepada mereka apakah ada yang tau sekarang Nayla dimana. Namun mereka semua tak ada yang tau keberadaan Nayla sekarang.



setelah lama menunggu, akhirnya Nayla pun datang. Namun dia datang dengan keadaan baju sekolah yang basah dan kotor, rambut yang basah, dan tangan yang luka akibat luka goresan yang cukup panjang. Mereka semua kaget dengan keadaan Nayla.



"Nayla!! ada apa dengan mu nak??" Tanga Pak Budi yang sangat khawatir dengan keadaannya sekarang dan menyuruh Nayla untuk langsung duduk dan meminta seorang murid lain untuk membawakan kotak obat dan handuk untuk Nayla.



"Nayla! Lo kenapa? Habis di gangguin orang lagi?! Siapa yang ganggu lo?!" Tanya Arka dan Mukramah dengan rasa kesal dan marah karna melihat temannya yang terluka dan di ganggu oleh orang lain sampai seperti ini. Karna sebelumnya belum pernah ada orang yang berani menggangu Kelas 11 IPA 1.



"Saya tidak apa - apa Pak. Bapak dan teman - teman tidak perlh khawatir. Nayla baik - baik aja sekarang, ini hanya luka goresan karna terjatuh dan tercebur ke danau dekat sekolah kok Pak." Jawab Nayla dengan berbohong agar mereka semua tak perlu khawatir akan apa yang terjadi pada Nayla.



"Syukurlah jika kamu tak diganggu orang lain. Jika kamu diganggu lapor pada Bapak. Ohh iya Bu Mery berpesan bahwa ia tak masuk hari ini karna ada urusan. Jadi Bapak akan menggantikan jam nya, namun kali ini kalian Free.. jadi kalian bisa bermain - main di Kelas sambil menunggu bel pulang. Bapak mau ke Ruang Bu Yana dulu." Ucap Pak Budi kepada mereka yang membuat mereka semua senang dan girang.




"Eeh.. ehh.. kok pada keluar gw kan udah bawain handuk dan kotak obat untuk Nayla! Kalian jangan keluar dong." Ucap Aditya namun tak dihiraukan oleh mereka, yang akhirnya Aditya menyimpak handuk dan kotak obat tersebut di lemari kelasnya untuk berjaga - jaga.



Setelah Nayla membersihkan dirinya dan mengganti pakaian nya di kamar mandi UKS, Angga langsung mengobati luka goresan yang ada di tangan Nayla tersebut, namun Angga terkejut saat dia melihat ada darah yang mengalir di pelipis Nayla. Angga langsung menyingkirkan poni yang menghalangi pelipis tersebut, dan ternyata Nayla memiliki luka di pelipisnya juga kemudian Angga pun mengibati luka itu.



"Nay! Gw gk percaya kalo lo itu kecebur di empang sono! Lo pasti diganggu anak lain kan?" Tanya Arka yang membuat Nayla terdiam.



"Kepala lu peang! Empang jauh dari sekolah kita! Dia kan tadi bilang kalo dia jatoh di Danau deket sekolah! Ngeyel banget sih lo kaa!" Tegas Mukramah dengan muka kesalnya.



"Tapi.. Danau di dekat sekolah kita itu kan airnya jernih terus disana juga kan dipagari, jadi gimana lo bisa kecebur Nay? terus kalo misalnya lo kecebur di Empang lo ngapain emangnya? Nangkep kodok lo? Hehehe." Ucap Angga sambil tertawa kecil yang membuat Mukramah dan Arka berfikir sejenak.



"Tunggu geh! Yang Angga bilang bener juga lo bohongin kita ya Nay?" Tanya Arka dan Mukramah secara bersamaan.



"Gw kira kalian bisa dibohongin, tapi ternyata kalian lumayan pinter. Gw terpaksa bohong karna gw gk mau bikin masalah buat kelas. Gw gk mau Pak Budi jadi khawatir dan juga gw gk mau kalian cemas. Tapi Maafin gw ya." Jawab Nayla dengan kepala menunduk ke bawah dan air matanya pun mulai barjatuhan tanpa sengaja.

__ADS_1



Mereka yang melihat pun jadi ikutan sedih dan juga sangat kesal dan marah dengan orang yang sudah mengganggu Nayla. Mereka memang baru kenal Nayla kemarin, namun mereka sudah sangat akrab seperti sudah berteman selama berbulan - bulan.



"Lo gk perlu cemas Nay.. kalo misalnya lo di gangguin orang lain. Cerita aja ke kita, kita bisa bantu kok." Ucap Arka sambil mengulurkan tangannya ke arah Nayla.



"Bener tuh! si Arka yang **** udah jadi lumayan smart ya Hahaha. Beruntung deh gw punya kawan kayak lu ka, lu walaupun **** tapi lu selalu perdulu dan punya hati sangat baik!" Ucap Mukramah sambil meledek namun Arka terlihat sangat pede akibat sudah dipuji oleh Mukramah.



"Btw.. gw laper nih gara - gara abis ngeluarin kata - kata emas gw. Traktir gw kek sekali - kali. Lorang mah pada pelit ke gw." Ucap Arka dengan nada sedihnya agar bisa ditraktir oleh teman - temannya.



"Ohh gimana kalo kita BBQ aja! BBQ nya di Rumah gw aja.. kebetulan Ayah sama Bunda lagi keluar kota nih, pada mau ya okok!" Ucap Nayla dengan sangat antusias nya.



"Sip! ayok lah kita BBQ si Rumah Nayla!" Ucap Arka dengan semangat 45 nya.



"Yahh.. giliran udah bersangkutan sama makanan langsung semangat dia." Ucap Angga yang kesal melihat sikap teman - temannya itu.



"Kebetulan besok hari sabtu.. gimana kalo sekalian nginep tempat Nayla aja! Hahaha biar asik gitu, boleh gk nih?" Tanya Mukramah dengan menanyakan ide tersebut dan berharap Nayla menyetujui ide Mukramah.



"Boleh banget dong!! Gw seneng kalo ada temen di Rumah.. Kalian pada mau gk nih tapi?" Tanya Nayla yang kepada teman - temannya.



"Tenang Gw, Angga, sama Mukramah setuju kok! Hehe." Ucap Arka percaya diri.



"Yahh! lu mah cepet karna mu makan. Ehh tapi udah bel pulang dari tadi tau! kita keasikan ngobrol nih. Hahaha." Ucap Angga sambil tertawa kegirangan.



"Yaudah cepet kita pulang, kita bakalan belanja bahannya dulu. Kita belanja bahan aja dulu, udah tu baru mampir ke rumah kalian buat ambil baju ganti. Gimana?" Tanya Nayla sambil mengungkapkan pendapatnya.



"Oke setuju! Ayo pulang!" jawab mereka serentak.




__ADS_1


__ADS_2