Dari Teman Jadi Pasangan

Dari Teman Jadi Pasangan
Kebahagiaan


__ADS_3

Mereka membawa kendaraan nya masing - masing. Mereka semua membawa kendaraan bermotor dengan suatu alasan tertentu.



"Untung aja gw bawa motor.. kalo gw bawa mobil bisa - bisa kejebak macet di jalan nih." Ucap Arka sambil menghodupkan kendaraannya dan langsung pergi bersama teman - temannya menuju Supermarket.



Sesampainya mereka di Supermarket, mereka langsung masuk dan memilih bahan makanan yang akan mereka butuhkan. Mereka memilih banyak sekali daging, sayuran, buah - buahan serta minuman.



"woe lo ngapain pake ambil Air mineral segala? emang di Rumah Nayla gk ada air mineral apa?" Tanya Angga yang bingung melihat Mukramah mengambil air mineral tersebut.



"Elahh ga.. gw udah keburu haus nihhh. Udah kering tenggorokan gw, lu mah ganggu gw yang mau minum aja" Jawab Mukramah kesal karna waktu minumnya diganggu oleh Angga.



"Udah lah dari pada ribut mending kita lanjut cari bahan.. Btw mau beli Sosis juga gk nih? kalo mau pilih yang besar aja. hehehe" Tunjuk Arka ke arah sosis tersebut yang disetujui oleh teman - temannya.



Setelah selesai membeli semua keperluan makanan untuk mereka, akhirnya mereka langsung pergi ke rumah masing - masing satu persatu. Setelah selesai mereka semua langsung menuju ke Rumah Nayla.



Sesampainya di Rumah Nayla, ,ereka langsung memarkirkan motor mereka di dalam garasi.



"Untung belum kesorean kan.. gara - gara lo nih mah, pake acara mandi dulu.. di Rumah Nayla juga kan bisa." Ucap Arka dengan sesikit kesal dengan Mukramah.


__ADS_1


"Elah ka.. gw ini kan super cantik. Gw harus jaga penampilan dong, bisa - bisa nanti gw gk jadi super cantik kan." Balas Mukramah dan langsung meninggalkan Arka yang masih di garasi.



"Super cantik dari ujung sedotan kali. Gw liat langsung aja langsung item gini pandangan gw. Halu ketinggian gini lah, suka kasian gw. Nanti juga jatoh kan gara - gara tidur kurang ketengah." Gumam Arka dengan nada suara yang kecil agar tidak didengar oleh Mukramah.



"Ehh lo ngapain disitu? Ngomongin gw? cepetan masuk woe!" Panggil Mukramah dengan nada jutek nya.



"Ya elah ge'er banget dah lu jadi orang.. yaudah minggir gw mau masuk." Ucap Arka sambil melewati Mukramah dengan sangat santai.



"Ohh iya.. Btw kalian mau BBQan nya di taman samping rumah atau di balkon atas nih??" Tanya Nayla kepada teman - temannya.




"Gw mah setuju aja kok.. Arka mah gk usah ditanya, dia pasti setuju ya kan Kaaa?" Jawab Mukramah sambil menyenggol bahu kanan Arka dengan pelan.



"Iya.. yaudah yok kita siapin alat sama bahannya aja Nay, biar cepet selesai nih.. Perut gw gk bisa di ajak kompromi lagi. Haha." Ucap Arka sambil tertawa yang membuat ketiga temannya hanya geleng - geleng kepala.



Mereka semua sudah dibagi tugas oleh Nayla. Untuk Angga dan Arka, mereka yang akan mengurus alat panggang nya. Untuk Nayla dan Mukramah mereka yang akan mengurus bahan makanannya. Sebelum itu, Nayla menunjukkan jalan untuk ke balkon Rumahnya yang berada di atas Rumah, atau bisa sibilang berada di atap Rumah.



Mereka semua terpukau melihat pemandangan yang sangat indah dari atas balkon rumah Nayla. Atap - atap Rumah yang sangat banyak dan juga ada sebuah Gunung yang bisa dilihat dengan jelas karna Gunung tersebut seperti berada di depan mereka. Dan lagi balkon tersebut dipenuhi dengan Rerumputan yang sangat indah.. seperti taman yang ada di atas Rumah.

__ADS_1



Saat malam tiba, mereka semua sudah siap untuk memanggang makanan mereka.



"Ka.. lo ngapain disitu?" Tanya Angga yang bingung melihat Arka sedang mengipasi arang tersebut agar api nya cepat menyebar.



"Gw lagi ngipasin arang lah, ngapain lagi emang?" Tunjuk Arka ke arah arang tersebut.



"Yehh si ege, kan ada kipas angin kecil. Lo mau pegel cuman buat ngipasin tu arang?" Ucap Angga sambil berjalan mendekati Arka sambil menghidupkan kipas angin tersebut.



"Ada kayu gk ya? kayaknya lo perlu sesikit pukulan deh.. kenapa gk bilang dari tadi aja sih kalo ada kipas?!" Ucap Arka marah sambil senyum karna saat Arka sudah sangat marah dia selalu marah sambil tersenyum.



"Hei udah belum debatnya? makanannya udah siap di panggang nih.. kalian kalo debat terus gk makan - makan kita nanti." Ucap Nayla sambil memanggang daging dan sayuran tersebut dibantu oleh ketiga temannya tersebut.



"Akhirnya! setelah menunggu sekian lama. Mateng juga nih daging." Ucap Arka sambil menyantap makanannya tersebut dengan sangat lahap.



"Idih lebay lu ka.. cuman beberapa menit doang ihh." Jawab Mukramah.



__ADS_1


__ADS_2