
"Wahh berani juga rupanya lo!" Ucap cowok tersebut.
"Uhuk... uhuk.. Nisa jangan.. nanti lo bisa celaka juga" Ucap Angga kepada Nayla dengan suara lemasnya.
"Dah lebih baik lu diem aja! Gw gk suka ya kalo lo dihajar ramean sampe lo babak belur gitu! Tenang aja mereka bakal jadi Bebek belur kalo berhadapan sama gw. hehehe" Ucap Nayla dengan rasa percaya diri.
Tanpa perlu basa basi lagi ke empat cowok yang menghajar Angga secara bersamaan langsung maju dan menghajar Nayla.
'Cihh ngeremehin kemampuan gw rupanya' Batin Nayla dengan rasa percaya diri.
Bukk!!.. Buakh!!.. Bukk!!... Bukk!!...
Suara pukulan yang begitu keras pun terdengar. Angga yang mendengarnya menjadi sangat khawatir. Saat Angga hendak meneriaki nama Nisa, ternyata..
"Ampun!! Topong jangan pukul gue lagi! Gue kan cuma disuruh jangan bikin gw jadi Bebek Belur dong! Akkhhh sakit!" Teriak cowok tersebut meringis kesakitan.
Karna keributan yang mereka buat di Jalan Raya, beberapa orang melihat untuk memastikan kejadian tersebut. Ada seseorang yang bertanya kepada Nayla tentang kejadian apa yang telah terjadi, Nayla menjelaskannya secara rinci tak tertinggal satu beritapun. Mendengar penjelasan Nayla, orang tersebut langsung mempersilahlan Nayla lewat dan menangkap rombongan cowok yang memukuli Angga.
"Woe lu masih bisa bangun kan?" Tanya Nayla memastikan.
"Hehh lu sangka gw separah apa digebukin sama tu orang? gk sakit juga kok, gw aja masih punya tenaga kali. Nih liat gw masih bisa bangun kan" Jawab Angga dengan rasa percaya diri.
"Akhh! Woe sakit! ngapain lu mukul bahu gw" Tanya Angga meringis kesakitan.
"Kata nya gk sakit? ternyata sakit ya? hehehe" Ucap Nayla mengejek.
"Ya gk usah dipukul juga kali.. Yaudah lah yuk lanjut, dh sore juga nih. Takut lo dicariin sama Orang Tua lo nanti" Ucap Angga sambil berjalan ke motornya.
Sesampainya di Rumah, Nayla mengajak Angga masuk untuk mengobati luka yang ada di wajah dan juga tangan Angga. Nayla mengambil kotak obat dan mengajak Angga untuk duduk di taman samping Rumah nya tersebut sambil mengobati luka Angga.
"Akhh! Sakit woe! Pake perasaan kali kalo ngobatin luka itu" Ucap Angga meringis kesakitan.
"Iya deh iya maaf, nih gw pelanin" Ucap Nayla sambil tertawa kecil yang membuat Angga kesal.
__ADS_1
"Btw.. Orang Tua lo kok gk di Rumah?" Tanya Angga penasaran kepada Nayla.
"Ouh.. Ayah gw lagi ada urusan di Kantor, Kalo Bunda palingan lagi pergi ke supermarket depan komplek." Jawab Nayla kepada Angga.
Selesai diobati, Angga langsung pulang karna sudah sangat Sore. Angga juga takut dicariin sama Orang Tua nya. Angga langsung berpamitan kepada Nayla dan tak lupa juga dia berterima kasih karna Nayla telah mengobati luka - luka nya. Nayla mengantar Angga sampai depan Rumah dan kemudian Angga langsung pergi dari Rumah Nayla.
"Btw.. kok gw kayak familiar ya sama nama si Putra itu? Aduhh kok gw jadi makin pusing ya mikirin nama tu orang." Ucap Nayla bingung.
"Hayoo! Anak Bunda lagi ngapain sih di depan Rumah sore - sore gini?" Tanya Bunda yang membuat Nayla tersadar dari lamunannya.
"Ehh Bunda.. Nayla gk mikirin apa - apa kok Bun, yaudah kita masuk aja yuk Bunda!" Ajak Nayla yang dibalas anggukan oleh Bundanya.
Saat Nayla hendak pergi tidur, dia teringat kata - kata Bu Yana yang mengatakan bahwa besok dia akan pindah ke kelas 11 IPA 1.
'Baru hari pertama gw ngerasain di kelas 11 IPA 2, ehh dah disuruh pindah kelas deh.. tapi gak papa lah hehehe' Batin Nayla senang.
"Kamu kenapa sih? kok senyum terus dari tadi?" Tanya kedua Orang Tua nya yang heran karna sikap Nayla yang begitu aneh.
"Nayla hari ini pindah kelas Yah.. Bun.. Nayla pindah ke kelas 11 IPA 1!" Ucap Nayla dengan antusias.
"Pantesan dari tadi sikap kamu aneh.." Ucap Bunda
"Yasudah cepat berangkat ke sekolah ya.. Pak Anto masih belum bisa mengantar kamu ke Sekolah" Ucap Ayah kepada Nayla.
"Nayla bisa naik taxi kok Yah.. Nayla berangkat dulu ya." Ucap Nayla sambil melangkah pergi.
Saat Nayla tiba di Sekolah, dia bertemu dengan Bu Mery yang kebetulan sebagai Wali Kelas 11 IPA 1..
"Kamu Nayla kan?" Tanya Bu Mery.
__ADS_1
"Ohh iya Bu.. Perkenalkan nama saya Nayal Putri Hairinisa.." Nayla memperkenalkan diri kepada Bu Mery dengan sangat sopan.
"Yasudah sebentar lagi kan bel, mati kita langsung ke kelas.." Ucap Bu Mery.
"Baik Bu.." Ucap Nayla yang mengikuti Bu Mery dari belakang.
Saat sudah sampai di Kepas 11 IPA 1, Nayla berdiri di luar kelas. Bu Mery masuk terlebih dahulu dan memberikan informasi kepada muridnya.
"Anak - Anak.. waktu itu kan Ibu pernah bilang kalo kita akan kedatangan murid baru, kemarin dia ada di kelas 11 IPA 2, namun karna prestasi nya yang sangat hebat.. Kali ini dia akan pindah ke kelas kita.." Ucap Bu Mery menjelaskan.
"Wahh! Seru dong!" Ujar semua siswa.
"Kamu sudah boleh masuk.." Ucap Bu Mery kepada Nayla.
Nayla berjalan masuk dengan rasa percaya diri dan juga rasa malu karna dia dilihat oleh banyak mata dari keoas tersebut.
"Silahkan perkenalkan diri.." Ucap Bu Mery.
"Perkenalkan semua.. Nama saya Nayla Putri Hairinisa. Saya pindah ke SMA N GLOBAL MANDIRI karna saya mengikuti Ayah saya yang kebetulan bekerja di Kota ini. Sebelumnya saya bersekolah di SMA N KESATUAN. Semoga kita semua dapat berteman baik " Ucap Nayla sambil tersenyum yang membuat cowok dikeoas nya meleleh melihat senyuman cewek cantik dati Nayla.
"Nayla.. kamu bisa duduk disamping Angga ya.. karna kebetulan dia memang duduk sendiri." Ucap Bu Mery.
"Baik Bu.." Jawab Nayla.
Saat Nayla berjalan ke arah bangkunya.. dia jadi teringat kejadian kemarin yang menimpa Angga dan Nayla. Nayla duduk disamping Angga sambil memikirkan sesuatu.
'Ternyata nama depan dia itu Angga toh..tapi kok nama nya mirip si Jago Kecil ya?' Batin Nayla.. *Jago Kecil adalah nama panggilan untuk teman kecilnya dahulu.*
*Kepada para pembaca.. maaf ya karna saya baru bisa Update sekarang. Saya juga sedang menyelesaikan masalah saya.. jadi saya jarang memegang Handphone. Mohon maaf atas keterlambatan Update kepada Para Pembaca🙏🏻🙏🏻*
__ADS_1