Dari Teman Jadi Pasangan

Dari Teman Jadi Pasangan
Mereka mengagetkanku!


__ADS_3

Keesokan Paginya...


"HEI.... BANGUN SUDAH PAGI." Teriak Airin mencoba membangunkan teman temannya.


"Hah?! Apaan? Kenapaa?!" Tanya Mukramah terkejut.


"Haaa?! Ujan yaa? Payung wee buruann!" Panik Arka yang salah tingkah.


PLAKK... (Suara geplakan dari tangan Angga.)


"Lu ngapa sih? Ujan dari mana coba?" Bingung Angga dan Mukramah.


"Kaa melek makanya, Hahahahaha." Tawa mereka.


"Lah gw kira ujan. Ngapa dah teriak teriak? Udah tau gw lagi tidur enak enak malah dibangunin." Kesal Arka yang mencoba untuk lanjut tidur namun digagalkan oleh Mukramah.


"Udah mau sampai nih katanya. Kalian beneran mau lanjut tidur? Mending beberes barang barang dulu deh." Ucap Airin sambil memasukan kembali barang barangnya kedalam tas.


Selang beberapa menit, pesawat mereka pun tiba di Bandara Jerman. Untuk menuju kepenginapan khusus, mereka nantinya akan dijemput oleh pengawal khusus yang sudah di utus oleh Kak Chris untuk mereka.


"Ga ini kita kemana? Jalan ke Loby nya kok ribet banget yaa?" Kata Airin pusing.


"Tau nih nyusahin aja.. Kenapa gk buat jalan lurus aja sih? Biar gk buat orang pusing." Ucap Mukramah sambil melihat sekeliling.


"Gw aja gk tau ini kemana." Jawab Angga ke Airin.


"Wee.. Kakak itu kok Horror yaa?! Dia dari tadi ngeliatin kita mulu. Jangan bilang kalo dia penculik." Takut Arka.


"Jangan mikir yang enggak enggak deh." Kata Angga menenangkan Arka.

__ADS_1


"Iya maaf gw kan ta... ALLAHUMA LAKASUMTU WABIKA AMANTU WAALARISKIKA AFTORTU BIRAHMATIKA YA ARHAMAROHIMIN." Teriak Arka sambil membaca Doa buka puasa dengan kencang dan cepat.


"Wowo selo.. Lu kenapa malah baca Doa buka puasa Kaaa." Ucap Airin yang berusaha menenangkan Arka walaupun dirinya juga takut saat melihat 2 kakak itu menghampirinya.


"Ada apa kak??" Tanya Angga yang berusaha bersikap normal padahal dia sendiri juga takut.


"Perkenalkan Kami Agen detektif tingkat S yang bertugas untuk mengantar kalian sampai di penginapan." Ucap salah seorang dengan suara yang agak kecil.


"Mari kami bantu membawa barang bawaan kalian ke mobil." Kakak tersebut hendak menyentuh koper mereka namun langsung dihalang olah Airin dengan tepisan tangannya.


"Maaf kak.. Apa kakak tidak salah orang? Jika memang kami orangnya bisa sebutkan dan tunjukkan siapa nama kami." Ucap Airin dengan tegas.


"Ohh maaf.. Kalian Airin, Angga, Mukramah, dan juga Arka." Jawab kakak tersebut sambil menunjuk orangnya.


"Sebelumnya maaf ya kak.. Kami kan awalnya belum kenal kakak. Seharusnya kakak memperkenalkan diri terlebih dahulu dan jangan membuat sikap yang mencurigakan. Bisa saja itu membuat kami risih atau terganggu." Ucap Airin panjang lebar kepada kakak kakak tersebut.


"Maafkan kami.. sebelum itu perkenalkan nama saya Dimas Prasetya Irawan. Panggil aja Dimas" Ucap Kak Dimas memperkenalkan diri.


"Mari kita langsung ke mobil. Karna kalian harus langsung istirahat." Kata Kak Dimas kepada mereka.


"Oke kak..." Jawab mereka semua.


Saat Di Villa...


"Kak... saya mau nanya." Kata Airin mengacungkan tangannya.


"Iya silahkan.. Mau tanya apa?" Kata Kak Bagas yang menjawab.


"Ini Villa khusus untuk para Agen aja atau campuran kak??" Tanya Airin penasaran.

__ADS_1


"Villa ini dibangun khusus untuk kalian. Apa Kak Chris belum menceritakannya?" Jawab Kak Bagas sambil bertanya kembali.


"A.. Apa?! Masa iya sih kak??" Kaget Mukramah.


"Kakak serius nii??" Airin masih tidak percaya dengan omongan Kak Bagas.


"Kok bisa cepet bangt sih kak bikin nya?? Padahal kan Kak Chris juga baru minggu lalu ngasih kabar


ke kami." Tanya Angga.


"Pake sulap kali.. Hahahaha." Tawa Arka.


"Hah... Rupanya Kak Chris belum cerita ya.." Pusing Kak Dimas.


"Apa? Cerita apa? Mau denger dong..." Kata Mukramah langsung duduk mendekat ke arah Kak Dimas namun kembali di tarik oleh Arka.


"Duduk sini diem. Gk usah kemana mana." Kata Arka kesal.


"Ekhemm tau gw mah yang lagi bucin mah." Ledek Airin dan Angga.


"Dah lah males nanti panjang cerita.. Kak, tadi Kakak mau cetita apa?" Tanya Airin kembali.


"Villa ini sudah lama dibangun. Namun belum dipakai sama sekali.. Karna Villa ini digunakan oleh orang orang khusus." Jawab Kak Dimas memberitahu mereka semua.


"Jadi kami orang yang pertama yang ada di Villla ini dong kak??" Tanya Mukramah.


"Gk lah... Yang bangun ini pasti udah pernah masuk juga lah..." Jawab Airin santai dan membuat yang lain tertawa terbahak bahak.


"Yaudah kalian istirahat dulu sekarang. Nanti Sore akan kakak jemput kembali untuk berkeliling kota. Kami kembali dulu." Kata Kak Bagas dan Kak Dimas sambil berpamitan.

__ADS_1


Kemudian setelah Kakak kakak itu pergi, mereka langsung menuju dapur untuk memasak sesuatu untuk dimakan. Karna mereka masih lapar. (Padahal smereka barusan selesai makan.)


__ADS_2