
"Ehh kita mau beli apa?" Tanya Angga kepada teman temannya yang masih sibuk melihat ke sekeliling.
"Nayla.. Mukramah! Cocok buat lo nih." Ucap Arka menunjuk salah satu benda yang di gantung di kedai kecil tersebut.
"Hah? Apa?" Tanya mereka berdua bingung.
"Ini nih bagus. Bandonya ada pita kelincinya." Ucap Arka mengambil barang tersebut.
"Oh iya bagus nih.. gw mau yang putih polos dong Ka.." Tunjuk Nayla.
"Gw yang pink!" Saut Mukramah.
"Hallo.. Mau beli apa?.." Tanya penjual tersebut dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang masih terbata bata.
"Hi.. Kami mau beli ini.. Harganya berapa kak?" Tanya Nayla ramah.
"Free.. untuk kalian. Ambil.. saja.." Ucap penjual tersebut tersenyum ramah.
"Thank You!" Jawab Nayla dan Mukramah yang dibalas senyuman oleh penjual tersebut. Mereka pun melanjutkan untuk berkeliling di bazar tersebut.
"Oh iya.. Kita kali mau beli beli ngomong pake bahasa apa?" Tanya Mukramah bingung.
"Bahasa Inggris bisa kali.. kan Bahasa Internasional." Jawab Nayla.
"Ohh betul juga tuh." Jawab mereka bertiga serentak.
Saat sedang asik berkeliling, ada seorang laki laki yang tampan, tinggi, dan juga putih. Laki laki itu menghampiri mereka berempat. Mereka berempat sontak kebingungan dengan kedatangan laki laki tersebut.
"Hallo.. Kamu Nayla?" Tanya laki laki tersebut dengan ramah.
__ADS_1
"Iya.. Kakak siapa?" Tanya Nayla bingung.
"Kenalin saya Chris. Saya Tour Leader kalian untuk di Jepang dan Korea Selatan. Bu Yana belum ngasih info ke kalian ya?" Tanya Kak Chris kepada mereka.
"Ohh hai kak Chris. Bu Yana belum ngasih info sama sekali ke kita kak." Jawab Nayla.
"Oh iya.. Kalian lagi belanja? Lanjut aja.. saya akan temani kalian." Ucap Kak Chris.
"Kak.. Menurut kakak aksesoris yang cocok buat Nayla apa kak?" Tanya Mukramah semangat.
"Ehh! Apaan sih lu nih." Ucap Nayla sewot.
"Hahaha kan nanya aja. Ohh iya kak, kita belum kenalan." Ucap Mukramah.
"Saya sudah kenal kalian kok. Kalian pernah bertemu saya 1 kali sewaktu di Restoran milik Bu Yana." Jelas Kak Chris.
"Jadi.. yang cocok aksesoris seperti apa kak?" Sambung Arka.
"Akhh! Kalian nyebelin semua ih!" Gerutu Nayla.
"Cocok semua kok.. Tapi paling cocok yang imut imut atau lucu lucu." Jawab Kak Chris.
"Wahh.. kalau gitu kita cari yuk! Sekalian cari makanan. Tapi kak, disini ngomongnya pada Bahasa Jepang ya kak?" Tanya Angga.
"Oh.. Gk kok. Disini bazar khusus penduduk Jepang yang menggunakan Bahasa Indonesia." Jawab Kak Chris.
"Oke sip! Yok kita keliling!" Ucap Mukramah. Mereka pun membeli beberapa barang yang sangat lucu dan membeli banyak makanan dan camilan untuk mereka makan. Mereka sangat menyukai makanan Jepang yang ada di Bazar tersebut. Mereka paling menyukai Ramen Khas Jepang yang dijual di Kedai Ah-Thong. Mie Ramennya lembut, harum, dan banyak. Topingnya juga sangat banyak sekali.
Mereka sangat menikmati Ramen buatan kedai Ah-Thong. Awalnya mereka semua berfikir bahwa rasa Ramen sama seperti rasa Mie biasa yang mereka makan. Namun rasanya sangat jauh beda. Rasa tekstur kelembutan Mie nya sungguh nikmat. Rasa kaldu Ramen yang gurih sungguh menggoda. Dan banyak nya toping membuat Ramen tersebut menjadi Ramen terenak di daerah tersebut.
__ADS_1
"Huaaa! Enak banget Ramen nya!" Ucap Nayla kagum.
"Iya! Gk ada yang instannya ya? Kali ada Otw gw beli ini!" Sambung Arka.
"Iya.. pengen bangt gw beli rasanya!" Saut Mukramah si pencinta makanan sama seperti Arka.
"Permisi.." Ucap Kak Chris.
"Paman.. Apakah Ramen nya ada yang dijual Instan?" Tanya Kak Chris ramah.
"Adha.. Mahu yang lasa apa?" Jawab penjual tersebut yang masih belum terlalu lancar menggunakan Bahasa Indonesia.
"Wahh! Beneran ada?! Saya mau rasa yang paling enak! saya mau 2!" Ucap Nayla.
"Saya juga mau 2!" Ucap mereka bertiga serentak.
"Baik baik.. karian tunggu disini duru ya.." Ucap penjual tersebut mengambil Ramen Instan pesanan mereka.
"Ini punya karian semua.." Penjual tersebut menyerahkan Ramen Instan milik mereka masing masing.
"Terima kasih!" Ucal mereka semua sambil tersenyum.
"Sama sama." Jawab penjual tersebut.
Mereka membayar menggunakan Uang yang sudah mereka tukar sebelumnya. Karna merasa sudah kenyang dan lelah, mereka sepakat untuk kembali ke Hotel. Kak Chris memesan kamar yang gertepatan sebelahan dengan kamar mereka. Mereka makan malam menggunakan Mie yang Nayla beli di Indonesia.
Meeka berlima makan bersama di dalam kamar mereka berempat. Selesai makan, Kak Chris memberitahu mereka bahwa besok pada pukul 10 Pagi, mereka semua akan menuju ke Pelabuhan untuk segera berangkat ke Korea Selatan. Mereka sangat senang karna akan menggunakan Kapal dan tidak menggunakan Pesawat lagi.
Mereka semua akan menaiki kapal Fery pribadi milik Kak Chris yang berada di Pelabuhan Jepang. Mereka sangat terpukai mendengar info tersebut dari Kak Chris. Selesai makan, mereka semua langsung bersiap siap untuk tidur karna sudah tidak sabar untuk keberangkatan besok Pagi.
__ADS_1