Dari Teman Jadi Pasangan

Dari Teman Jadi Pasangan
Cuaca Dingin


__ADS_3

(Di Pagi Hari.)


"Airin.. Bangun sayang. Kamu mau terlambat ke sekolah?" Ucap Bunda seraya membuka tirai kamar yang masih tertutup.


Tidak ada jawaban. "Rin.. Bangun dulu." Ucap Bunda menggoyangkan tubuh anaknya.


"Iya Bunda. Ini jam berapa?" Tanya Airin sambil mengusap usap matanya.


"Jam 6. Kamu buruan siap siap." Ucap Bunda langsung keluar kamar.


"Ahh.. Dingin banget sih." Gumam Airin sambil membuka Hp nya.


"Pantesan dingin, sudah masuk musim hujan rupanya." Kemudian Airin langsung mandi dan segera sarapan.


"Bunda disini sampai kapan?" Tanya Airin yang masih menghabiskan sarapannya.


"Minggu depan Bunda sudah harus berangkat lagi sayang." Jawab Bunda.


"Hmm.. Oke deh. Airin langsung berangkat ya Bunda.." Kemudian Airin bergegas untuk keluar Rumah.


"Sayang.." Panggil Bunda.


"Ah kenapa Bun?" Tanya Airin.


"Kamu beneran mau berangkat pakai sendal?" Ucap Bunda sambil menatap kearah sendal nya.


"Ahh iya.. Untung Bunda ingetin. Makasih Bunda." Airin langsung mengganti sendalnya dengan sepatu.


"Oh iya.. Bunda Airin minta tolong lemparin jaket nya dong Bun." Ucap Airin sambil nyengir.


"Nih.. Tangkep yang bener." Bunda langsung melempar jaketnya.


"Makasih Bunda. Love You!>_<" Airin membentuk hati menggunakan tangannya dan langsung menuju mobil.


(Di Sekolah.)


"Ahhh.. Kenapa dingin banget sih." Gerutu Airin.


"Mana masih lama pula bel masuknya."

__ADS_1


Terlihat dari gerbang utama Sekolah, banyak anak anak yang sedang duduk santai di taman depan Sekolah sambil menikmati udara dingin. Ada yang sedang membaca buku, ada yang sibuk dengan Hp nya, dan ada juga yang asik ngobrol.


Entah memang mereka suka dingin atau mereka tak kedinginan. Itulah yang dikirkan oleh Airin. Saat sampai di depan pintu kelas, Airin langsung membuka pintu tersebut.


"Ahh! Woe kalian ngapain sih? Mau bikin anak orang mati beku?!" Ucap Airin marah.


"Rin.. marahin aja, gw udah kedinginan banget ini." Ucap Mukramah.


"Udah tau ini musim dingin, malah ngidupin AC. Hemat dikit napa sih." Oceh Airin.


"Arka yang nyuruh." Tunjuk Toni.


"Heeh. Kapan gw nyuruh? Kal, tadi gw bilang apa ke Toni?" Tanya Arka.


"Ton, AC nya." Jawab Haikal yang diikuti oleh Angga dan Aditya.


"Jadi..."


"Udah udah. Patiin sekarang!" Perintah Airin.


"Iya iya deh." Jawab Toni.


"Weyy kok bangku gw dingin sih?" Tanya Airin yang hendak duduk.


"Heh.. Yaudah yaudah." Airin pun langsung duduk. Namun saat ingin duduk, ada yg menghentikannya.


"Kalo gk mau dingin, pake bangku gw aja dulu. Bangku gw gk dingin banget kok." Tawar Angga kepada Airin.


"Gk usah.." Jawab Airin.


"Oke.. Karna lo jawab gk usah tapi gw nganggep Iya oke." Ucap Angga langsung menukar bangku Airin dengan miliknya.


"Gk usah.." Ucap Airin.


"Diem." Angga pun langsung memaksa Airin untuk duduk.


"Uwwaaa! Sweet banget!" Ucap Toni.


"Kek Drakor drakor gitu kan ya." Sambung Aditya.

__ADS_1


"Coba tadi gw rekam." Ucap Mukramah.


"Berisik." Ucap Airin kesal campur malu.


Tak lama dari itu, bel pun berbunyi. Dan Guru langsung memasuki kelas masing masing. Udara dingin yang bercampur dengan hujan yang sangat deras pastinya sangat membuat kita mengantuk. Ditambah lagi dengan pelajaran Matematika di awal pelajaran. Yah.. Pasti itu akan menambah kantuk mereka.


"Hayo.. Jangan ada yang tidur lo." Ucap Bu Nur mengawasi mereka.


"Iya Bu.." Jawab serentak.


"Hari ini, biar kalian gk terlalu mengantuk, Ibu bakal tayangin sebuah Film. Di Filmnya sudah di selingi dengan Rumus Matematika yang akan kita pelajari." Ucap Bu Nur.


"Oke deh Bu.." Jawab mereka senang.


Selama Film ditayangkan, mereka memperhatikannya dengan sangat serius. Pelajaran Matematika sangat lama, karna sampai jam istirahat pertama. Bisa dibilang sekitar 2 jam lebih. Namun mereka sudah tak merasakan lama nya waktu pelajaran karna mereka sambil menonyon Film.


Tak terasa bel istirahat pun berbunyi. Bu Nur langsung keluar dari kelas dan menuju Ruangannya sendiri. Karna sudah mulai siang, Airin membuka jaketnya. Namun..


"Serius masih dingin banget.." Ucap Airin langsung mengenakan jaketnya kembali.


"Yah gw aja masih kedinginan Rin.." Ucap Mukramah.


"Namanya musim hujan.." Jawab Arka sambil memperbaiki jaket yang dia kenakan.


"Kantin yuk.. Mau ikut?" Tawar Angga.


"Mau lah.. bisa bisa dingin kelaperan gw nanti." Jawab Airin.


"Gw sama Amah gk ya.. Udah nitip beli soto sama Toni." Jawab Arka.


"Set dah.. Lu mah gk bilang bilang ih." Kesal Airin.


"Udah yuk. Nanti keburu rame." Angga pun langsung menatik tangan Airin.


'Ni anak abis ngapain aja sih? dingin amat ni tangan. Apa gk kedinginan coba dia?' Batin Angga.


"Rin.. Tangan lo kok dingin banget? Lo gk kedinginan tah?" Tanya Angga yang masih menggandeng tangan Airin.


"Dingin sih.. nanti juga gk dingin lagi kok." Airin pun langsung lari kecil yang membuat tangannya terleoas dari gandengan saat sampai di kantin.

__ADS_1


"Ayok buruan." Kata Airin sambil melambaikan tangannya kepada Angga.


'Imut banget sih lo. Apalagi ngeliat tangan putih lentik lo yang hampir ketutupan lengan jaket yang panjang. Duhh, Rin kok gw jadi gini ya?' Batin Angga. Kemudian Angga langsung menyusul Airin untuk mengambil makanan.


__ADS_2