Dari Teman Jadi Pasangan

Dari Teman Jadi Pasangan
Tiba Tiba?


__ADS_3

"Sini.. biar gw buang sampahnya." Ucap Nayla kepada Angga. Angga langsung menyerahkannya kepada Nayla dan dia segera membuang sampahnya tersebut.


"Eeiihh...." Angga hampir saja terjatuh saat hendak merangkul pundak Nayla namun tak dapat karna Nayla sedang membuang sampah.


"Woee! Lu ngapa pea? Ngakak sihhh." Tawa Arka dan Mukramah terbahak bahak.


"Aduh.. Kasian ya. Hahaha." Tawa Kak Chris. Mendengar suara tertawa dari teman temannya, Nayla pun langsung menghampiri mereka dan bertanya.


"Ada apa?" Tanya Nayla bingung.


"Hahahaha. Gk ada apa apa kok." Jawab Mukramah.


"Dh yok lanjut cari makanannya." Ucap Angga kesal dan langsung merangkul bahu Nayla.


"Ga.. Lo kenapa?" Tanya Nayla.


"Jangan ditanya." Gerutu Angga.


"Ohh iya.. Ka gw mu bilang sama lo k- -"


"Mahh.. Gw suka sama lo!" Potong Arka sebelum Mukramah menyelesaikan kata katanya.


Deg.


'Hah?! Gw gk salah denger kan? Ni orang kenapa sihh? Kok tiba tiba ngomong suka sama gw? Kesambet apaan dah ni orang. Gajelas banget dah.' Batin Mukramah.


"Mukramah.. Gw suka sama lo!." Ulang Arka.


"Ehh? Apa?" Tanya Mukramah tak mendengar apa yang Arka ucapkan.


"Gw.. Suka.. Sama.. Lo.." Ucap Arka satu persatu.


"Lu kesambet apaan sih?" Tanya Mukramah bingung dan gugup.


"Mahh.. Ihh gw serius. Gw suka sama lo udah lama. Gw mau lo terima cinta gw ini mah." Ucap Arka perlahan lahan.


"Ha? Lo mau gw jadi pacar lo? Yaelah Ka.. banyak kali perempuan yang lebih cantik dari gw." Jawab Mukramah.


"Gw gk suka. Gw sukanya sama lo. Jadi lo jawab apa Mah??" Tanya Arka penasaran.


"Gw..."


"Hei.. Dari tadi bisik bisik mulu. Kalian gk mau ikut masuk ke dalem toko buat beli makanan untuk di hotel?" Tanya Kak Chris menyadarkan mereka.


"Ahh Kakak.. Saya sama Mukramah nunggu di sini aja kak. Sambil liat langit malam yang bagus ini kak." Jawab Arka.


"Ok deh.. jangan kemana mana." Ucap Kak Chris meninggalkan mereka.

__ADS_1


(Sementara.. Di Dalam Toko Tersebut.)


"Eitt.. Sebentar Nay.." Ucap Angga memberhentikan Nayla.


"Hum?" Tanya Nayla.


Angga mengeluarkan sebuah barang dari dalam tas kecil yang dia gunakan. Kemudian dia langsung memakaikan nya kepada Nayla. "Biar bagus Nay." Ucap Angga.


"Ahh.. Makasih." Ucap Nayla sambil melihat ke arah topi yang dia gunakan. Topi rajut berwarna putih yang senada dengan warna Hoody yang dia gunakan.


"Aduh.. jadi nyamuk deh disini. T__T" Ucap Kak Chris yang dari tadi memperhatikan mereka.


"Haha.. Gk jadi nyamuk kok kak." Ucap Nayla tersenyum.


"Yaudah lanjut yok." Ucap Angga sambil memalingkan mukanya yang sedikit memerah karna melihat senyum Nayla yang sangat manis melebihi manis gula.


Kemudian mereka pun membeli beberapa bahan makanan untuk mereka masak nanti di Hotel. Mereka memilih Sayuran, Huah buahan, Daging, Roti, Selai, Nasi, Sumpit, Minuman kaleng, DLL. Mereka berbelanja sambil bercanda dan menceritakan hal hal yang sangat lucu yang membuat mereka tertawa gembira.


(Di Luar Toko.)


"Jadi?" Tanya nya kembali.


"Emm.. Gw bingung mau jawab gimana. Lo nanya nya terlalu mendadak nih ke gw." Ucap Mukramah menunduk karna gugup.


"Gw bakalan nunggu lo sampai lo siap buat jawab peryanyaan gw. Tenang aja, gk usah buru buru." Ucap Arka. Mukramah hanya duduk terdiam tanpa menjawab ucapan Arka tersebut.


"Heii.. Balik ke Hotel yuk.. udah malem juga nih. Besok kita balik lagi kesini buat lanjut cari jajanan nya Ok." Ucap Kak Chris.


Sepanjang perjalanan mereka hanya berdiam diri tidak mengeluarkan satu suara pun. Kecuali..


"Ahh..Curanggg. Kan gw deluan yang jawab tadi." Gerutu Nayla.


"Yah.. lo gk bilang 'Kunci' jadi gw rebut lah." Jawab Angga.


"Ahh curanggg." Cubit Nayla.


"Auu sakit Nay." Ucap Angga sambil tertawa melihat tinggah Nayla yang sedang merajuk tersebut.


"Bisa diem gk?!" Ucap Mukramah kesal.


Mendengar ucapan Mukramah, mereka semua terkejut karna mendengar ucapan Mukramah yang terdengar sedang kesal. Nayla dan Angga seketika langsung terdiam.


'Mukramah kenapa ya? Apa jangan jangan dia marah karna gw yang ngungkapin perasaan gw tiba tiba? Tapi gw udah lama banget mendem perasaan ini buat dia. Gw gk tahan kalo gw pendem terus.' Batin Arka bingung.


* * * * * *


"Karna tadi kita abis makan Tteokbokki, jadi malam ini gw masak Salad Tuna aja. Soalnya nanyi kalo gw bikin makanan yang berat malah bikin kita kenyang." Ucap Nayla sambil menghidangkan saladnya di piring mereka masing masing.

__ADS_1


"Siap Bu Koki." Jawab mereka semua sambil tersenyum.


Mereka semua sangat menikmati Salad Tuna buatan Nayla tersebut sambil bercanda ria. Salad Tuna buatan Nayla memanglah sangat enak dari rasa sayurannya yang masih sangat segar, Daging ikan Tuna yang masih Fresh, Tambahan keju yang sangat menggugah selera, dan juga tambahan Mayonaise khusus yang sungguh nikmat.


Di tengah tengah canda gurau mereka. Mukramah memanggil nama Arka yang padahal duduk disampingnya.


"Ka.. Iya." Ucap Mukramah.


Seketika mereka semua diam dan membuat Nayla, Angga dan Kak Chris kebingungan dengan ucapan Mukramah barusan. Namun terkecuali satu orang yaitu..


"Ha?! YESS!!" Ucap Arka berdiri sambil mengangkat kedua tangannya ke atas hingga membuat sumpit miliknya terlempar jauh.


"Lo ngapa sih Ka?" Tanya mereka penasaran.


"Mahh! Serius??" Tanya Arka memastikan yang dijawab anggukan oleh Mukramah.


"Huaaa! Makasih Mukramah!" Ucap Arka sambil melompat lompat girang seperti anak kecil yang sedang mendapatkan mainan baru.


"Bentar bentar.. Makasih kenapa sih?" Tanya Kak Chris bingung.


"Mukramah nerima cinta dari saya Kak!" Ucap Arka bangga dan kembali ketempat duduknya karna tarikan tangan Mukramah.


"Uwaahhh! Daebak! Jadi?" Tanya Kak Chris melirik Nayla dan Angga bersamaan.


"Hah?" Ucap mereka kompak.


"Kalian kapan? Gk mau nyusul. Hahaha." Ucap Mukramah tiba tiba yang membuat Nayla dan Angga salting (salah tingkah).


"Hahahaha. Udah udah abisin dulu Saladnya, udah itu pada istirahat ya.." Ucap Kak Chris melanjutkan makan nya.


(Cerita Thor.)


Pembaca: Thor.. jadi kapan Nayla tau kalo Angga itu sahabat kecilnya dulu?


Author: Nanti.. sepulang dari Korea.


Author: Aduhhh! Malah spoiler. Lupakan lupakan. jangan diingat yaa.


Pembaca: Wahh.. Ehh, Author kenapa muka nya merah?


Author: Gk.. Gk gpp kok. Jangan liat liat.


Pembaca: Ohh aku tau. Author gk suka ya kalo diliatin sampe kontak mata gitu? Hehehe.


Author: Hush hush.. Selanjutnya.


Pembaca: Aku akan kembali Thor!!

__ADS_1


__ADS_2