Di Antara 2 Suami

Di Antara 2 Suami
Galaxy yang selalu di salahkan


__ADS_3

Seorang wanita segera meraih pakaiannya saat lelaki yang sedari tadi menghujaninya dengan kenikmatan tumbang. Bergegas memakai pakaian nya kembali agar bisa segera keluar dari ruangan tersebut. Namun langkahnya harus dihentikan saat lelaki itu berbicara dan lagi-lagi mengancamnya ditambah dengan pintu yang dikunci membuat wanita itu pasrah


"Aku mau mandi!!!" Kata lelaki itu. Dengan langkah gontai wanita itu menuju ke kamar mandi untuk menyiapkan air hangat sebab wanita itu tahu kalau lelaki itu suka mandi dengan air hangat.


#Greepp


Sepasang tangan tiba-tiba memeluknya dari belakang membuat wanita itu ter lonjak kaget.


"Biarkan seperti ini dulu Ahza." Kata lelaki itu di belakang telinga membuat Ahza yang awalnya berontak akhirnya pasrah.


Tetapi lama-lama Ahza merasakan jika ada sesuatu yang semakin lama semakin menonjol menekan punggungnya.


"Milikku sudah ingin masuk kedalam sarang mu lagi." Bisik Galen kemudian mengendus leher Ahza.


Ahza berusaha melepaskan diri saat lelaki di belakangnya kembali ingin melakukan hubungan intim dengannya lagi.


"Tuan tapi acaranya hampir di mulai." Lirih Ahza yang masih terdengar oleh lelaki di belakangnya.


Tapi sayangnya lelaki itu tidak menggubris apa yang dikatakan Ahza padanya. Tetap melakukan apa yang di inginkan nya.


Galen kembali melucuti pakaian yang di kenakan oleh Ahza hingga kini tubuhnya kembali polos.


Tiba-tiba Galen mendorong tubuh Ahza jika saja Ahza tidak sigap memegang pinggiran bathub pasti tubuhnya akan langsung terjerembab ke dalam air bathub.


#Jlepp


Galen kembali memasukkan miliknya dengan posisi Ahza berpegangan pada bathup dan menekan punggung Ahza agar tidak berganti posisi.


"Ahhh pel..an ahh-pel..n." Kata Ahza dengan suara yang terdengar menggelikan di telinganya sendiri.


Bukannya memelankan temponya Galen justru semakin bersemangat menggempurnya. Membuat Ahza semakin mendesah tidak karuan dengan apa yang di lakukan lelaki di belakangnya.


Hingga tiba-tiba Galen melepaskan miliknya dari milik Ahza. Ahza mengira telah selesai ternyata dugaannya salah sebab Galen tiba-tiba mengangkat tubuhnya ke dalam bathub dan melakukannya lagi di dalam bathub.

__ADS_1


...🐛🐛🐛...


"Dasar kalian ya, di suruh cari Galen ini malah enak-enakan ngobrol disini." Kata seorang wanita yang masih cantik walaupun usianya sudah tidak muda lagi.


"Tidak tahukan kalian jika aku sampai kebingungan saat mencari anak nakal itu di tambah kalian juga bukannya bantu kami malah asik ngobrol disin." Katanya lagi.


"Lihat ini hampir pukul 12 tapi anak nakal itu belum di temukan." Cerocos wanita itu tidak membiarkan kedua lelaki di depannya untuk berbicara.


"Bagaimana kalau indah dan keluarganya datang tetapi anak nakal itu belum di temukan?" Ujar wanita itu kembali.


Dengan mengatur nafasnya karena sedari tadi berbicara dengan emosi akhirnya wanita itu diam.


"Tapi ma, Papa yakin jika Galen ada di sana pun pasti dia tidak akan mau menerima perjodohan ini." Jawab Pak Pranata yakin.


"Mama akan memaksanya." Ucap wanita itu bersikukuh keras.


"Lihatlah pa, usianya sudah hampir mendekati kepala 4 tapi dia masih belum mau menikah saat yang lainnya sudah memiliki anak." Lanjut wanita itu saat yang diajak bicara hanya diam.


Ben menoleh ke belakang tetapi sudah tidak melihat kedua anak itu, hanya tersisa beberapa makanan ringan yang belum sempat di makan oleh kedua anak itu.


"Kemana?" Tanya Pak Pranata tidak mendengarkan dengan semua yang keluar dari mulut wanita yang di cintai nya.


"Tidak tahu tuan." Jawab Ben membuat wanita itu menoleh ke arahnya.


"Apa yang kalian bicarakan?" Tanya wanita itu saat menyadari jika kedua lelaki beda generasi di depannya ini sedari tadi tidak mendengarkannya.


"Ayo ma, sebaiknya kita ke tempat pesta siapa tahu saja Galen sudah kembali. Kasihan juga tamu undangan yang sudah menyempatkan waktunya untuk datang tetapi kita sebagai pemilik acara tidak ada di sana." Kata Pak Pranata mengalihkan pembicaraan nya. Sebab jika wanita di depannya ini mengetahui tentang kecurigaannya pada anak itu, pasti dia akan memintanya untuk menemukan nya sekarang juga.


...🐛🐛🐛...


"Dari mana saja kalian Hah?" Tanya seorang wanita saat melihat kedua anak itu baru saja pulang.


"Kamu ya, ajakin Kenzie kelayapan." Lanjut wanita itu menatap tajam pada anak yang sedang menurunkan sang adik dari punggungnya.

__ADS_1


"Kenapa ini kakinya Ken?" Tanya wanita itu dengan galak pada seorang anak yang baru saja menurunkan Kenzie dari punggungnya.


"Kenzie jatuh nek, tapi sudah di obati sama kakak." Kata Kenzie menunjukkan plester pada kakinya.


"Papa sudah mencari kalian kemana-mana. Tapi kalian malah keluyuran tidak jelas." Sentak seseorang yang baru saja masuk kedalam rumah.


Kenzie yang mendengar bentakan dari papanya yang pertama kali di dengarnya ketakutan dan menangis. Mama Denis yang mendengar cucu kesayangan nya menangis langsung membawanya pergi tidak lupa menunjukkan plester yang ada di kaki Kenzie.


"Bagus ya kamu, ajak Kenzie keluyuran. Sampai terluka seperti itu." Kata Denis menatap tajam pada Galaxy.


"Aku tidak keluyuran Pa, tadi nunggu Papa di sekolah lama, jadi-" Penjelasan dari Galaxy langsung di potong oleh Denis.


"Jadi kamu nyalahin aku hah?" Sentak Denis dengan marahnya. Galaxy menggelengkan kepalanya.


"Kamu apakan Kenzie sampai lututnya terluka." Bentak Denis mengguncang kan bahu Galaxy dengan kasar.


Galaxy menatap Denis dengan wajah memelas meskipun tidak ada air mata di wajahnya tapi dapat dipastikan jika Galaxy sangat tertekan.


"Kenzie tadi jatuh Pa waktu main sama temen-temen." Kata Galaxy.


"Jadi kamu nyalahin Kenzie karena ceroboh sampai jatuh waktu main." Ucap Denis tetap menyalahkan Galaxy. Galaxy menggelengkan kepalanya lagi.


Denis dengan kasarnya mendorong tubuh lemah Galaxy yang sudah berjalan kaki sambil menggendong Kenzie tapi tetap di salahkan oleh keluarga itu.


Galaxy mendaratkan bokongnya dengan kasar di atas lantai karena perlakuan lelaki yang di anggap seorang ayah. Padahal sebenarnya Galaxy tidak ada salah apapun.


Denis menatap Galaxy dengan tatapan bencinya. Tidak ada rasa kasihan melihat anak yang sudah besar dalam keluarga nya itu meringis kesakitan.


"Bangun kamu!!!" Teriak Denis marah.


Karena sakit yang dirasakan nya Galaxy tidak menuruti ucapan Denis padanya.


Denis yang melihat Galaxy tetap bergeming di tempatnya menjadi emosi. Tanpa perasaan Denis menarik tangan Galaxy dengan kasar.

__ADS_1


"Auchhh sakit pa." Kata Galaxy dengan suara yang bergetar.


"Kamu harus di hukum." Kata Denis menyeret tubuh anak 5 tahun itu dengan kasar.


__ADS_2