Di Antara 2 Suami

Di Antara 2 Suami
Akhir kisah


__ADS_3

"Kamu mau kemana sayang." Tanya Denis dengan panik saat melihat Ahza memasukkan bajunya kedalam koper.


Tetapi Ahza tidak menggubrisnya memilih melanjutkan apa yang sedang di lakukan nya dari pada menoleh sedikit saja pada Denis.


"Jawab akau mau kemana kamu?" Tanya Denis menarik Ahza agar berdiri.


Ahza menoleh ke arah Denis dengan tatapan tajam.


"Aku akan pergi. Aku sudah tidak sudi hidup dengan pengkhianat seperti mu." Teriak Ahza berani.


"Pengkhianat? Bukankah kita sama saja." Ucap Denis santai.


"Apa kamu lupa jika kamu juga telah mengkhianati ku." Tunjuk Denis di kepala Ahza.


Ahza menepis tangan Denis.


"Ingat ya mas, yang dulu aku lakukan itu karena terpaksa. Bukan seperti mu yang mengejar kesenangan semata." Balas Ahza dengan emosi.


"Sudah mas, cukup hubungan kita cukup sampai di sini. Aku tidak bisa kalau harus di madu." Lanjut Ahza berusaha menahan air mata yang sudah ada di pelupuk mata agar tidak terjatuh.


"Tapi aku tidak mau berpisah dengan mu." Ucap Denis dengan nada sedih.


"Tapi aku benar-benar tidak bisa mas. Aku tidak akan sanggup hidup bersama mu lagi. Selama ini aku bersabar karena cinta. Hingga aku buta tidak mau melihat apa yang kalian lakukan pada Galaxy. Aku diam kalian perlakukan Galaxy dengan tidak adil. Tapi sekarang aku sadar mas, ternyata cintaku sudah membutakan perasaanku sebagai seorang ibu. Tapi setelah apa yang aku lihat kini, bisa buat aku sadar mas. Jika memang kamu bukan yang terbaik untukku dan anak-anakku." Semua unek-unek dalam hatinya selama ini akhirnya Ahza keluar.

__ADS_1


"Cukup sudah aku bodoh mas, tapi tidak untuk kali ini. Apalagi setelah kamu membawa wanita mu itu kedalam rumah ini." Pungkas Ahza berlalu dengan menyeret koper dengan air mata yang membasahi pipi.


Tidak di hiraukan nya lagi tatapan dan pertanyaan orang-orang di dalam rumah itu. Yang terpenting sekarang dirinya pergi dan menyusul anak-anaknya yang ada di rumah Galen.


Terserah semua orang akan berfikir jelek tentangnya yang jelas sekarang Ahza sudah lelah dengan semua ini. Sekarang yang terpenting adalah kebahagiaan anak-anaknya. Apalagi setelah kejadian di mall Kenzie memilih ikut dengan sang kakak ketimbang ikut ke rumah Denis.


"Semoga keputusan ku adalah benar." Batin Ahza melangkah hendak menyebrangi jalan tetapi tiba-tiba ada sebuah motor dengan kecepatan tinggi menghantam tubuhnya.


Seketika darah segar keluar dari beberapa tubuhnya. Pandangan Ahza mulai mengabur, kepalanya sangat sakit, dilihatnya dengan samar-samar darah segar ada di tangan yang memegangi belakang kepalanya.


Gelap itulah yang di rasakan Ahza. Entah apa yang terjadi Ahza sudah tidak bisa melihat nya lagi sebab matanya kini sudah tertutup rapat dengan darah menggenang di sekitar nya yang banyak keluar dari kepalanya.


...🐛🐛🐛...


5 tahun kemudian...


Yang di tanya hanya diam tanpa menjawab ucapan dari anak yang telah lahir bersamanya.


"Kakak masih marah sama Kenzie ya?" Tanya anak itu dengan sedih.


"Kenzie sebenarnya tidak berniat ninggalin kakak, tapi Kenzie kasihan sama papa." Lanjutnya dengan berjalan mendekat ke batu nisan yang bertuliskan nama Ahza Rumaisa.


"Papa jadi gila di tinggalin mama, sedangkan tante Maria harus di penjara dan setelah melahirkan Mel-mel tante Maria bunuh diri karena kak Sisil meninggal." Ucap Kenzie dengan bergetar.

__ADS_1


Galaxy hanya menatap kedua anak di depannya itu dengan pandangan datar dari balik kacamata hitam yang bertengger di hidung mancungnya.


Ada rasa sedih, kecewa dan marah dalam hatinya. Tapi dirinya bingung bagaimana meluapkannya. Seseorang yang sangat di sayangi nya sudah pergi meninggalkan nya, dengan tragis.


Ya Ahza meninggal usai kecelakaan, membuat sang papanya juga hampir depresi seperti Denis. Untungnya Galen dapat sembuh karena dukungan dari sekitarnya. Di tambah ada anak yang masih membutuhkannya. Galen ingat dengan apa permintaan terakhir Ahza padanya.


Ahza menginginkan Galen untuk menjaga dan merawat kedua anaknya dengan baik. Tetapi Kenzie tiba-tiba meminta pulang setelah mendengar kabar dari oma dan opanya jika sang papa mulai bersikap aneh.


Setelah beberapa minggu setelah kepergian Ahza, polisi mengatakan jika penyebab kecelakaan bukan kecelakaan biasa melainkan tabrak lari yang di lakukan oleh seorang lelaki yang tak lain adalah orang suruhan dari selingkuhan Denis.


Selingkuhan Denis yang bernama Maria kemudian di tangkap dan di masukkan kedalam sel penjara walaupun dalam keadaan hamil. Setelah beberapa bulan Maria melahirkan. Anak yang dilahirkan oleh Maria kemudian di aduh oleh mama dan papa Denis sebab orang tua dari Maria tidak mau merawat bayi tersebut karena sudah tua dan kekurangan biaya. Di tambah kedua orang tua Maria sudah merawat anak pertama Maria.


Hingga peristiwa naas itu terjadi. Sisil yang baru berusia 7 tahun di perkosa oleh beberapa orang yang mabuk hingga meregang nyawa.


Seketika rasa bersalah dan berfikir jika anaknya menerima karma karena sudah menyakiti dan membunuh Ahza selama ini. Maria selalu dihantui rasa bersalah hingga akhirnya Maria memilih bunuh diri dengan membenturkan kepalanya ke dinding hingga tewas.


Denis yang mendengar kabar tersebut bertambah parah bahkan kini usahanya sudah bangkrut.


Kedua orang tua Denis banting tulang untuk mencukupi kehidupan yang serba kekurangan. Tidak jarang keduanya meninggalkan seorang bayi dengan anak usia 7 tahun itu bersama Denis yang sudah tidak waras karena harus pergi bekerja.


Sedangkan Bram entah pergi kemana setelah Renata melahirkan bayi cacat dan kalah berjudi.


Renata memilih tinggal bersama kedua orang tuanya daripada tinggal bersama keluarga Denis yang serba kekurangan.

__ADS_1


_Tamat.


Terimakasih sudah membaca dan memberikan like dan komentarnya pada tulisan yang masih amburadul ini 🥰. Mohon maafkan juga jika ada banyak kesalahan di dalamnya sebab yang nulis masih amatiran 😁.


__ADS_2