Di Dunia Anime Dengan System

Di Dunia Anime Dengan System
Anggota Baru & Masalah Rito


__ADS_3

"ha.. melelahkan" ucap Sora sambil menyandarkan badannya tepat disofa karetnya.


"kau tidak pantas mengatakan itu dasar pemalas" balas Yukino sambil menatap Sora dengan tajam.


"berisik dada tepos" balas Sora tanpa menatapnya.


Tentu Yukino yang mendengar ini seketika mulai kesal bahkan ada beberapa urat keluar tepat dikeningnya.


"mo.. kenapa kalian berdua selalu bertengkar sih.. apa kalian tidak ada kerjaan gitu ?" sahut Yui sambil berusaha mencegah pertengkaran mereka berdua kali ini.


"memangnya kamu ada kerjaan ?" tanya Sora sambil menatap Yui dengan datar.


"ehh.. itu tidak ada ehehehe.." balasnya sambil tertawa canggung ketika ditanya hal seperti itu dari Sora.


Sedangkan Sora dan Yukino yang mendengar ini langsung menghela nafas lelah mereka dengan tingkah Yui yang cukup merepotkan bagi mereka.


Ketika mereka sedang fokus pada kegiatan mereka saat ini tiba tiba saja Shiro masuk kedalam ruang klub sambil membawa kantongnya, terlihat kalau Shiro baru pulang dari sekolahnya.


"yoo.. Shiro kemari kemari" sahut Sora sambil menepuk pahanya pada Shiro untuk segera kemari.


Sedangkan Shiro yang melihat ini langsung saja mulai berjalan kearah Sora dan segera tiduran dipaha kakaknya karena lelah.


"kak.. aku lelah" gumam Shiro sambil mengelus ngelus kepalanya pada paha kakaknya.


"yosh.. yosh.. kau sudah berjuang hari ini Shiro kau bisa tidur sekarang" balas Sora sambil mengelus kepalanya Shiro dengan lembut.


Tentu kegiatan mereka berdua membuat kedua wanita yang saat ini sedang menonton kegiatan kakak adik ini merasa cemburu dengan hubungan mereka.


Namun tiba tiba saja pintu ruang klub mereka terbuka dan menampilkan sesosok gadis berambut hitam dengan ikat rambut kupu kupu masuk kedalam ruangan.


"permisi.. aku ingin mendaftar diklub ini" ucap gadis tersebut pada mereka.


Sedangkan Sora yang mendengar suara itu langsung melihatnya kalau orang yang mencoba untuk mendaftar klub mereka adalah Shinobu.


"ehh.. Shinobu !!" teriak Sora yang terkejut ketika melihat Shinobu masuk kedalam ruangan.


"Sora ?"


---


"aku tidak menyangka kalau mereka akan menerimanya Shiro" gumam Sora sambil melihat kearah para gadis yang saat ini sedang mengobrol satu sama lain dengan Shinobu.


Sedangkan Shiro sendiri hanya menghiraukan kakaknya sambil tertidur dengan pulas dipangkuannya, Sora yang melihat adiknya masih tertidur segera membuka laptop miliknya dan memulai melanjutkan novel berikutnya.


Namun ketika dia sedang sibuk dengan laptopnya tiba tiba saja dia merasakan tatapan oleh ketiga gadis itu yang sebelumnya sedang bergosip.


Awalnya Sora hanya menghiraukan mereka saja namun semakin dia menghiraukan ketiga gadis itu, semakin ia ditatap tajam oleh mereka.

__ADS_1


Merasakan ini langsung saja Sora menghela nafas berat sambil menutup laptopnya dan segera menatap mereka bertiga.


"apa ada masalah, nona nona ?" tanya Sora dengan wajah datar pada mereka bertiga.


"ahh.. Sora soal itu ehh.." gumam Yui dengan gugup ketika ingin membicarakan sesuatu padanya.


Sedangkan Sora yang melihat tingkahnya justru kebingungan dan hanya memiringkan kepalanya saja karena kebingungan, sementara Yukino dan Shinobu hanya menghela nafas dengan tingkahnya Yui.


Namun sebelum Yui membuka mulut tiba tiba saja pintu ruang klub terbuka dan orang yang membuka pintu itu adalah guru mereka Hiratsuka.


"Sora.. apa kau sibuk ?" tanya Hiratsuka sambil melihat lihat kearah ruang klub.


"memang ada perlu apa dengan saya, Hiratsuka-Sensei ?" tanya Sora ketika mendengar suara pintu terbuka olehnya.


"ahh.. bisakah kau kemari sebentar" balasnya sambil menatap kearah Sora dengan datar.


"a.. ehmm.." balas Sora yang langsung menganggukkan kepalanya ketika melihat wajah datar gurunya.


Langsung saja Sora mulai memindahkan kepalanya Shiro pada bantal yang ia gunakan sebelumnya, setelah itu langsung saja ia pergi bersama gurunya untuk membicarakan sesuatu yang penting dengannya.


Disisi lain para gadis yang sedang melihat kejadian ini hanya bisa menghela nafas saja sambil membiarkan Sora pergi dengan Hiratsuka.


"ha.. padahal aku ingin memintanya untuk mengajariku memasak lagi" gumam Yui sambil menghela nafas ketika melihat Sora dipanggil oleh guru mereka.


"yahh.. mau bagaimana lagi" balas Yukino sambil memijat keningnya ketika melihat kelakuan gurunya.


"ehh.. apa kau mau Shi-Chan ?" tanya Yui sambil memegang tangannya Shinobu, bahkan dia memanggil Shinobu dengan sebutan.


Sedangkan Shinobu yang melihat ini hanya menganggukkan kepalanya saja sambil tersenyum kearahnya, tentu Yui dan Yukino yang mendengar ini langsung tersenyum kearahnya.


"hore !!" teriak Yui sambil mengangkat kedua tangannya.


"hmm.. terima kasih untuk kebaikanmu Shinobu-San, aku yakin kau lebih baik dari pada pria ubanan itu" balas Yukino yang berterima kasih padanya sambil mengejek Sora tepat dibelakangnya.


Sedangkan Shinobu yang mendengar ini hanya bisa tertawa canggung ketika melihat ketua klubnya sedang mengejek Sora.


---


"hachu.. sepertinya seseorang sedang mengejekku" gumam Sora sambil membersihkan hidungnya.


"apa kau tidak apa apa ?" tanya Hiratsuka pada muridnya.


"tenang saja Sensei aku tidak apa apa, lalu apa yang ingin kau bicarakan denganku ?" tanya Sora padanya.


"ahh.. itu" balas Hiratsuka sambil menunjuk kearah depannya.


Sedangkan Sora yang melihat ini segera melihat kearah yang ditunjukan oleh Hiratsuka, terlihat kalau saat ini Saruyama sedang mengejar seorang gadis cantik sedang memakai pakaian sekolah laki laki sedang menuju kemari.

__ADS_1


"SORAA !! TOLONG AKU" teriak gadis itu sambil berlari kearahnya


Disisi lain Sora dan Hiratsuka yang melihat ini hanya memasang wajah aneh kearah mereka berdua, ketika gadis itu sudah melewati mereka langsung saja Sora memukul perutnya Saruyama hingga pingsan.


"ghuwee.." pekiknya dan segera pingsan dilengannya Sora karena pukulannya.


Sedangkan Sora yang sedang menahan tubuhnya Saruyama langsung menghela nafas lega karena masalah pertama sudah teratasi.


Langsung saja dia melihat kearah gadis itu dengan wajah datar, begitu juga dengan Hiratsuka yang sama menatap gadis itu dengan datar.


"Rito ?" tanya Sora yang mulai menatap gadis itu dengan pandangan aneh.


"a.. aku mohon jangan bahas itu" balas Rito dengan wajah memerah ketika kelaminnya berganti menjadi wanita.


Sedangkan mereka berdua yang melihat ini langsung menghela nafas dengan tingkahnya Rito, dalam benak mereka saat ini hanya satu orang yang dapat membuat masalah seperti ini.


---


"jadi.. berapa lama dia akan kembali seperti semula, Lala ?" tanya Sora sambil melihat kearahnya dengan beberapa urat keluar dikeningnya.


"yahahaha.. kalau soal itu sepertinya dia akan kembali menjadi laki laki nanti malam" balas Lala sambil menggaruk kepalanya tanpa beban sama sekali.


Terlihat kalau Sora dan Shiro saat ini sedang berada dikediamannya Rito setelah pulang dari sekolah, dapat dilihat kalau mereka sedang berada diruang tamu bersama Rito dan yang lainnya.


"ha.. sepertinya kita memang harus menunggu yahh.." gumam Sora sambil melihat Rito yang saat ini sedang menggunakan baju maid dengan wajah memerah.


Sedangkan Momo dan Shiro langsung menjahili Rito dengan memotret dirinya dengan kamera mereka masing masing.


"anu.. Momo, Shiro bisakah kalian tidak memotretku, i.. ini memalukan kalian tahu" sahut Rito sambil menutupi tubuhnya dengan tangannya walau dia sudah memakai baju.


"mahh.. Rito-San jangan malu malu seperti itu" balas Momo sambil memotret Rito dengan semangat.


"hmm.. demi ilustrasi kami" balas Shiro yang ikut memotret Rito dengan ponselnya.


Sedangkan Sora yang melihat ini hanya bisa menghela nafas saja dengan sikap adiknya, namun tiba tiba saja Mikan datang sambil membawa secangkir teh dingin dinampanya.


"maaf atas tingkahnya Rito dan Lala yang sudah merepotkanmu, Sora" sahut Mikan sambil memberikan teh nya pada Sora dan juga yang lainnya.


"ahh.. santai saja Mikan.. lagi pula ini bukan salahmu" balas Sora sambil menggelengkan kepalanya pada Mikan.


Namun sebelum Mikan membalas perkataannya Sora, tiba tiba saja Mea datang dan memeluk Rito sambil memainkan buah dadanya Rito.


"kyahh.. Mea sudah berapa kali aku bilang jangan menjilatinya" ucap Rito sambil berusaha untuk melepas pelukannya Mea.


"moo.. habisnya Senpai terlihat imut, jadinya aku tidak bisa berhenti untuk menjilatinya" balas Mea sambil melanjuti kegiatannya.


Disisi lain Momo dan Shiro langsung memotret kegiatan mereka dengan cepat disegala sisi, sedangkan Sora dan Mikan yang melihat ini hanya bisa menatap mereka dengan datar dengan tingkah mereka berempat.

__ADS_1


__ADS_2