
Beberapa jam telah berlalu setelah kepergian mereka dari rumah sakit sebelumnya, terlihat kalau Sora dan juga Jibril saat ini sedang duduk dibangku taman.
Terlihat kalau didepan mereka terdapat beberapa bunga dengan berbagai macam jenis bentuk disana.
Tentu setelah Sora sadar hal yang ingin dia lakukan yaitu melihat bunga setelah mengingat mengenai pertemuan dirinya dengan Schwi untuk pertama kalinya.
"ha.. benar benar indah" gumam Sora yang melihat bunga bunga itu dengan tenangnya.
Sedangkan Jibril yang ada disampingnya hanya bisa duduk saja sambil melihat kearah bunga bunga itu saja, namun ketika Sora sedang menikmati pemandangan ini tiba tiba saja ada seseorang yang berlari dan langsung memeluknya.
Tentu hal ini membuat Sora dan Jibril terkejut dengan orang yang sedang memeluk Sora saat ini, tentu orang itu tidak lain adalah Shiro.
Terlihat kalau dia saat ini sedang menahan tangisannya sambil memeluk kakaknya yang baru saja sadar setelah 4 hari lamanya ia pingsan.
"Shiro.." ucap Sora yang membalas pelukan adiknya setelah ia sadar kalau itu adalah adiknya.
Sedangkan Shiro yang mendengar ini segera mengeluarkan air matanya dan mulai menangis dipelukan kakaknya, tentu bukan hanya Shiro saja yang baru datang ke taman ini.
Terlihat kalau Saki dan yang lainnya juga baru saja sampai ke taman tempat Sora dan Shiro berada.
Tentu Sora yang merasakan kehadiran mereka segera melihat kearah Saki dan yang lainnya sambil tersenyum kearah mereka.
"yo.." sahut Sora sambil melambaikan tangannya pada mereka.
Tentu Saki dan Shinobu yang melihat ini segera berlari kearah Sora dan mulai memeluknya, tentu Sora yang melihat ini terkejut dan mulai membalas mereka tanpa menyadari kalau Shiro masih memeluknya.
"hmm.. hmm.." gumam Shiro yang tidak bisa bernafas karena tertindih oleh Saki dan juga Shinobu.
Tentu mereka bertiga yang melihat ini segera melepas pelukan mereka dan mulai melihat kearah Shiro yang saat ini sedang menghela nafas lega karena telah bebas dari 2 tumpukan daging itu.
"mo.. monster" gumam Shiro yang melihat kedua tumpukan daging milik Saki dan juga Shinobu dengan gugup.
Tentu Saki dan juga Shinobu yang mendengar ini seketika terdiam dengan tatapan Shiro yang ketakutan akan ukuran dada mereka.
"ma.. maaf.." ucap Saki dan Shinobu dengan gugup bahkan mereka berdua terlihat depresi ketika menerima tatapan Shiro mengenai ukuran dada mereka.
"ahahah.. jadi.. bagaimana kalian bisa tahu kalau aku ada disini ?" tanya Sora sambil tertawa canggung ketika melihat Saki dan juga Shinobu yang depresi akan komentar adiknya.
"ehmm.. jadi begini.." balas Kobayashi yang mulai menjelaskan seluruh kronologinya.
---
"APA !! SORA MENGHILANG !!" teriak Saki yang mendengar perkataan suster itu.
__ADS_1
"y.. ya.. Nona Saki lalu ketika saya sedang memeriksa kamarnya saya hanya bisa menemukan selembar kertas ini saja" balas suster itu sambil mengeluar kertas lipat yang ia dapat diatas kasur pasien.
Tentu Saki yang melihat ini segera mengambilnya dan mulai membuka lipatan kertas itu sambil melihat apa yang ditulis tepat dikertas itu.
"ini.." ucap Saki yang tertegun ketika melihat isi kertas itu.
Tentu yang lainnya merasa penasaran dan mulai melihat isi kertas yang sedang dilihat oleh Saki saat ini.
"apa ini ? bunga dan kupu kupu ?" gumam Kobayashi yang melihat gambar bunga dan juga kupu kupu dikertas itu.
"ahh.. kalau begitu Nona Saki saya permisi dulu" sahut Suster itu sambil membungkukkan badannya pada Saki dan juga yang lainnya lalu segera pergi melanjutkan tugasnya.
Tentu Saki yang melihat ini langsung membungkukkan badannya pada Suster itu sambil berterima kasih pada Suster itu.
"lalu kita harus mencari Sora kemana jika hanya ada gambar ini saja sebagai pentunjuk ? apa mungkin ditaman ?" tanya Tohru yang melihat kertas itu dengan teliti.
Sedangkan Shiro yang mendengar perkataannya Tohru segera sadar dan mulai berlari keluar dari rumah sakit ini, tentu kelakuan Shiro membuat mereka terkejut dan mulai mengikutinya.
"Shi.. Shiro tunggu kami" ujar Kobayashi yang juga baru sadar akan perkataannya Tohru sebelumnya.
---
"jadi begitulah" ujar Kobayashi setelah menjelaskan seluruh kronologinya pada keponakannya.
"ahaha.. sudah kuduga dari adikku" ucap Sora sambil mengelus kepala Shiro dengan bangganya.
Tentu Sora melihat ini segera melepaskan pelukan adiknya dan mulai berjalan kearah mereka berdua dan mulai mengusap kepalanya Saki dan juga Shinobu.
"ahaha.. tentu saja aku tidak akan melupakan kalian berdua Saki, Shinobu terima kasih karena telah menjagaku selama 4 hari ini" sahut Sora yang mengelus kepalanya Saki dan juga Shinobu dengan lembutnya.
Tentu mereka berdua yang merasakan ini terkejut dan mulai menikmati elusan Sora dengan sedikit rona merah diwajah mereka.
"yahh.. sudah kuduga dari seorang playboy" ejek Kobayashi yang melihat Saki dan juga Shinobu sedang menikmati elusan Sora saat ini.
"playboy.." ejek Kanna yang meniru perkataannya Kobayashi.
Bahkan Tohru yang melihat ini mulai tersenyum jahil sambil bertepuk tangan kearah mereka berdua, tentu Saki dan Shinobu yang mendengar ini seketika wajah mereka mulai memerah.
"kalian.." gumam Sora yang melihat Kobayashi dan juga yang lainnya sedang mengejek Saki dan juga Shinobu.
"So.. Sora" ucap Kanae dengan gugup ketika melihat Sora saat ini.
Tentu mereka yang mendengar ini segera melihat kearah Kanae yang saat ini sedang berdiri tepat dibelakangnya Kobayashi.
__ADS_1
"ahh.. Kanae" balas Sora yang terkejut ketika melihat Kanae datang kemari bersama dengan yang lainnya.
"bi.. bisakah kita berbicara berdua saja ?" tanya Kanae yang saat ini benar benar gugup ketika mengingat kejadian itu.
"ahh.. ehmm.. ten.. tentu saja" balas Sora yang menganggukkan kepalanya pada Kanae dan mulai melihat kearah Kobayashi dan juga yang lainnya.
Tentu Kobayashi yang melihat ini segera mengajak mereka semua kembali menuju mobil tempat dimana mobilnya Saki diparkirkan sebelumnya.
"baiklah kalau begitu, semuanya ayo kita pergi dari sini" balas Kobayashi yang mulai mengajak mereka pergi dan membiarkan Sora dan Kanae berduaan saja.
Sedangkan yang lainnya hanya menganggukan kepala saja dan mulai mengikuti Kobayashi menuju tempat parkir, namun sebelum Shinobu pergi ia tiba tiba saja membisikan sesuatu pada Kanae hingga membuatnya tersenyum kembali.
Setelah mereka semua pergi langsung saja Sora mulai duduk dibangku taman sambil menatap kearah Kanae dan mulai mengajaknya duduk disebelahnya.
"bagaimana kalau kau duduk dulu, Kanae" ucap Sora sambil menepuk nepuk bangkunya.
Tentu Kanae yang melihat ini segera menarik nafas dan mulai menghembuskan nafasnya lalu segera duduk disebelah Sora dengan perasaan bersalah.
"kau terlihat gugup loh Kanae, apa kau masih memikirkan kejadian itu ?" tanya Sora yang mulai menatap kearah bunga yang ada didepannya saat ini.
"itu.. ehmm.." ucap Kanae dengan suara pelan sambil menganggukkan kepalanya ketika mendengar perkataan Sora sebelumnya.
"ha.. Kanae apa kau lupa dengan kejadian itu ? dimana kita saling memaafkan waktu itu ?" tanya Sora tanpa menatap kearah Kanae yang saat ini sedang menundukkan kepalanya.
"tentu saja aku masih ingat, tapi itu masalah yang lain aku-"
"tentu saja aku memaafkanmu Kanae, lagipula itu hanyalah kecelakaan" lanjut Sora yang memotong perkataan Kanae sambil tersenyum kearahnya.
Tentu Kanae yang mendengar ini membelakkan matanya dan mulai menatap kearah Sora dengan matanya yang mulai memerah ingin menangis.
"tidak !! itu bukan kecelakaan !! jelas jelas itu adalah kesalahanku, karena aku kau terbaring dirumah sakit karena aku-"
Namun sebelum Kanae menyelesaikan perkataannya tiba tiba saja Sora memeluknya dengan lembut sambil berbisik kearahnya.
"sudahlah Kanae kau tidak perlu merasa bersalah aku sudah memaafkanmu sejak kejadian itu, jadi jika kau ingin menangis keluarkan saja jangan menahannya" ucap Sora dengan pelan sambil memeluknya dengan erat.
Tentu Kanae yang mendengar perkataan Sora mulai menangis sambil membalas pelukannya Sora sambil mengucapkan sesuatu pada Sora.
"te.. terima kasih" ucap Kanae sambil terisak isak ketika mendengar perkataan Sora yang membuat belengu dihatinya mulai terlepas karenanya.
Sedangkan Sora hanya tersenyum ketika mendengar ini dan langsung saja ia mulai melepas pelukannya lalu mengajak Kanae pulang bersama dengan yang lainnya.
"bagaimana kalau sekarang kita pulang saja Kanae ? aku yakin Shinobu dan yang lainnya sedang menunggu kita disana" ucap Sora yang memberikan tangannya pada Kanae sambil tersenyum kearahnya.
__ADS_1
"ehmm.." balas Kanae yang menerima tangannya Sora sambil menganggukkan kepalanya.
Setelah Kanae menerima tangannya langsung saja Sora dan juga Kanae mulai menyusul yang lainnya, terlihat kalau mereka sedang bergandengan tangan dengan senyuman yang terhias tepat diwajah mereka.