Di Dunia Anime Dengan System

Di Dunia Anime Dengan System
Masalah Dengan Perempuan & All Might ?


__ADS_3

"baiklah.. Class beritahu aku dimana letak kesalahan pada kalimat Bahasa Inggris berikut ini.." sahut Present Mic sambil memegang buku bahasa Inggrisnya.


"SIAPA YANG TAHU JAWABANNYA ?! SEMUANYA, ANGKAT TANGAN KALIAN TINGGI TINGGI !!" teriak Present Mic dengan semangat ketika bertanya pada mereka semua.


'normal banget..' batin mereka semua yang sedang belajar disekolah saat ini, kecuali Midoriya, Bakugou dan Riku.


'sial ini membosankan' batin Riku dan Bakugou ketika sedang dalam kelasnya Present Mic.


'ahh.. bagian itu salah tempat.. jadi jawabannya nomor 4' batin Midoriya dengan semangat ketika melihat Present Mic mengajar pelajaran Bahasa Inggris.


---


KRIINGG !!


"ALL RIGHT !! Class sampai jumpa dikelas berikutnya" teriak Present Mic lalu segera keluar dari kelasnya karena jam pelajarannya sudah habis.


"wooahh !! aku tidak menyangka kalau kita akan belajar dengan Pro Hero !!" ucap Midoriya yang kagum ketika melihat beberapa guru belajar dikelas mereka.


Sedangkan Riku yang duduk disebelahnya hanya bisa tertawa canggung dengan ucapannya Riku, lalu segera mengeluarkan bekalnya.


"Deku-Kun, ayo kita kekantin aku sudah tidak sabar untuk makan disana !!" sahut Uraraka yang saat ini sedang bersemangat ingin melihat kantin sekolah, begitu juga Iida yang saat ini mulai tersenyum kearah Midoriya.


"baiklah.. ahh.. Riku-San apa kau tidak makan dikantin bersama kita ?" tanya Midoriya yang melihat Riku sedang membawa bekal makan siangnya.


"hmm.. ahh.. tidak perlu kalian saja yang kesana, lagipula aku tidak suka dengan keramaian, kalau begitu sampai jumpa" balas Riku sambil melambaikan tangannya pada Midoriya dan yang lainnya lalu segera keluar dari kelas dengan santainya.


Tentu hal ini membuat Midoriya terkejut ketika melihat Riku menolak ajakannya, sedangkan Uraraka dan Iida merasa aneh dengan sikapnya Riku yang menolak tawarannya Midoriya untuk makan bersama.


"apa Riku-San tidak apa apa, Deku-Kun ? bukankah kalian saling kenal ?" tanya Uraraka dengan khawatir ketika melihat Riku seperti menjauhi mereka.


"benar.. sepertinya dia sedang menjaga jarak dengan kita semua.. " gumam Iida ketika melihat sikapnya Riku.


"ahh.. mungkin Riku-San terlihat seperti itu, namun sebenarnya dia tidak suka dengan keramaian makanya ia sering menolak tawaranku untuk makan bersama kekantin, begitu.." balas Midoriya ketika mendengar pertanyaan Uraraka.


Tentu hal ini membuat mereka terkejut ketika mendengar ini sedangkan gadis headset itu atau Jirou segera keluar dari kelas itu sambil mencari keberadaannya Riku.


Sedangkan Momo yang mendengar penjelasan Midoriya tentu saja ia keluar dari kelasnya sambil mencari keberadaannya Riku untuk meminta maaf karena telah menyakiti perasaannya waktu itu.


---


Sementara itu Riku sendiri sedang berjalan dikoridor sambil membawa bekalnya, tentu para murid yang melihat Riku sempat terkejut dengan penampilannya Riku.


Meskipun begitu Riku hanya mengabaikannya saja dan segera mencari tempat yang sepi untuk makan siangnya, tentu Riku perlu waktu untuk mencari tempat yang cocok dengannya untuk makan siang kali ini.


Namun sebelum ia mencari tempat yang sepi tiba tiba saja suara seseorang terdengar ditelinganya yang saat ini sedang memanggilnya.


"NURA-SAN !! TUNGGU !!" teriak Jirou sambil berlari kearah Riku.


Tentu Riku yang mendengar teriakannya segera berhenti dan menoleh kearah Jirou yang saat ini sedang berlari kearahnya dengan lelah karena berlari.


"hmm.. ada apa ? kalau tidak salah kau yang waktu itu hampir tertimpa bukan ?" tanya Riku sambil mengingat ingat kejadian 1 bulan yang lalu.

__ADS_1


"ahh.. ya.. kau benar itu aku Jirou Kyouka" balas Jirou yang saat ini sedang senang karena Riku masih mengingat dirinya ketika tes praktek waktu itu.


"jadi memang benar itu kamu, lalu apa ada yang ingin kau bicarakan denganku Jirou-San ?" tanya Riku yang melihat Jirou ingin membicarakan sesuatu padanya.


"yahh.. itu.. sebenarnya aku ingin berterima kasih padamu karena telah menyelamatkan ku waktu itu" balas Jirou yang saat ini sedang membungkukkan badannya pada Riku.


"hahaha.. santai saja Jirou-San lagipula itu jika aku tidak pergi membantumu mungkin kamu akan tertimpa waktu itu" ucap Riku dengan santainya ia berbicara dengan Jirou.


"meskipun begitu aku tetap harus berterima kasih padamu Nura-San" lanjut Jirou sambil tersenyum kearah Riku.


"ha.. baiklah baiklah aku kalah.. lalu kenapa kamu tidak pergi kekantin dengan yang lainnya ?" tanya Riku yang melihat sikap keras kepalanya Jirou.


"baiklah.. kalau begitu sampai jumpa dikelas yahh.." balas Jirou yang segera pergi kekantin sambil melambaikan tangannya pada Riku.


Sedangkan Riku yang mendengar ini hanya bisa melambaikan tangannya saja ketika melihat Jirou pergi dengan senyum diwajahnya.


Setelah Jirou pergi langsung saja Riku melanjutkan perjalanannya untuk mencari tempat yang cukup sepi untuk makan siangnya ini.


---


Disisi lain Jirou yang sedang berjalan kearah kantin tiba tiba saja Momo datang dengan nafas terengah engah yang saat ini sedang mencari keberadaannya Riku.


"ahh.. Jirou-San apa kau melihat Nura-San ?" tanya Momo yang saat ini sedang kelelahan karena sedang mencari Riku.


"ohh.. Yaoyorozu-San jika kau mencari Nura-San mungkin sekarang ia sedang berada dibelakang gudang yang saat itu sedang sepi akan orang disana" balas Jirou yang saat ini sedang mengingat ingat tempat terakhir mereka bertemu.


"begitu.. kalau begitu aku pergi dulu.. terima kasih Jirou-San !!" sahut Momo yang mulai berlari sambil meninggalkan Jirou yang saat ini sedang kebingungan dengan tingkahnya.


---


"ahh.. suasana yang aku inginkan akhirnya terkabul juga.." gumam Riku yang saat ini sedang melihat sekelilingnya dengan perasaan senang.


"kalau begitu tunggu apa lagi.. selamat makan !!" lanjut Riku yang membuka bekalnya lalu segera memakan bekalnya.


Namun ketika sedang memakan bekalnya, tiba tiba saja Momo datang dan berteriak kearahnya hingga membuat Riku tersedak.


"NURA-SAN !!" teriak Momo dari balik tembok yang ada disisinya Riku saat ini, terlihat kalau Riku saat ini sedang tersedak karena ulahnya.


"uhukk !! uhukk !! a.. air.. uhukk !!" ucap Riku yang tersedak nasi karena Momo mengejutkan dirinya yang saat ini sedang makan.


Tentu Momo yang melihat Riku tersedak segera panik karena disekitarnya tidak ada air sama sekali, apalagi Riku tidak membawa air minumnya saat ini.


"uhukk !! ce.. cepat.. lah uhukk !! uhukk !!" ucap Riku yang masih tersedak sambil memukul mukul dadanya karena sakit.


Melihat ini Momo tidak memiliki pilihan lain dan segera membuka bajunya untuk membuat sebotol air untuk Riku dengan Quirk miliknya.


"i.. ini Nura-San.." ucap Momo sambil memberikan botol air pada Riku.


Sedangkan Riku yang mendengar ini segera mengambilnya sambil memukul mukul dadanya untuk mengurangi rasa sakit karena tersedak sebelumnya.


Namun bukannya botol yang Riku pegang justru ia memegang dadanya Momo tanpa sengaja, sedangkan Momo yang merasakan sentuhannya Riku langsung saja mukanya mulai memerah dan segera menampar Riku dengan keras.

__ADS_1


"KYAAAAHHHH !!"


PLAAKKK !!


---


KRIINGG !!


"ehh.. Riku-San dan Yaoyorozu-San belum datang dimana mereka berdua yahh.." sahut Uraraka yang khawatir dengan keadaan mereka berdua yang saat ini belum datang kekelas.


"seharusnya Riku-San tidak pernah telat ketika bel berbunyi.." gumam Midoriya yang saat ini juga sedang mengkhawatirkannya.


"haa.. untuk apa aku harus mengurusi mata 6 itu.." balas Bakugou dengan sarkasnya ketika mendengar gumamannya Midoriya.


"Ka.. Kachan kau berlebihan.." balas Midoriya dengan gugup ketika mendengar ucapannya Bakugou.


"HAA !!" teriak Bakugou yang melihat Midoriya membalas perkataannya.


"HII !!" pekik Midoriya yang melihat Bakugou sedang mengintimidasinya.


Namun sebelum Iida menghentikan perkelahian mereka tiba tiba saja pintu kelas yang berada dibelakang terbuka, tentu mereka yang mendengar ini segera menoleh kearah suara itu.


"ahh.. Rik- HII !!" pekik Uraraka yang saat ini ketakutan dengan tatapannya Riku.


Terlihat kalau Riku saat ini sedang sangat kesal sambil memegang pipi kirinya bahkan salah satu matanya pun harus ditutup ketika Riku sedang memegang pipinya yang sedang sakit saat ini.


Sedangkan Momo yang ada dibelakangnya saat ini sedang memasang wajah memerah ketika mengingat tentang kejadian sebelumnya.


Tentu Midoriya dan yang lainnya sedikit ketakutan dengan wajahnya Riku yang saat ini sedang kesal dan lebih memilih untuk menoleh kearah lain tanpa harus menatapnya, kecuali Midoriya, Bakugou dan Todoroki.


Sedangkan Riku dan Momo langsung saja berjalan kearah kursi mereka berdua dengan keadaan mereka masing masing.


Ketika Riku sudah duduk langsung saja ia ditanyai oleh Midoriya yang saat ini sedang mengkhawatirkan keadaannya.


"Ri.. Riku-San a.. apa kau ti.. tidak apa apa ?" tanya Midoriya dengan gugup ketika melihat Riku saat ini sedang kesal.


"ahh.. aku tidak apa apa.. hanya ada masalah kecil saja.. sebelum makan.." balas Riku yang saat ini masih sangat kesal dengan kejadian sebelumnya.


'jelas itu bukan masalah kecil !!' batin para laki laki yang melihat Riku sangat kesal saat ini.


---


Disisi lain Momo yang mukanya masih memerah langsung saja dia ditanya oleh Jirou yang saat ini sedang penasaran dengannya sambil berbisik.


"Yaoyorozu-San.. apa yang terjadi denganmu dan juga kenapa Nura-San terlihat marah ?" tanya Jirou dengan suara pelan ketika melihat Momo berjalan kekelas dengan Riku yang saat ini terlihat kesal.


"t.. tidak ada.. a.. apa.. apa.." gumam Momo dengan wajah memerah sambil menoleh kearah lain karena ia tidak ingin ditatap oleh Jirou dan para perempuan saat ini.


'jelas ada apa apanya !!' batin para perempuan yang melihat Momo sedang malu malu saat ini.


Ketika mereka sedang sibuk dengan Riku dan Momo tiba tiba saja pintu kelas terbuka didepan mereka hingga membuat mereka semua terkejut ketika mendengar ini.

__ADS_1


"INI AKUUU YANG MELEWATI PINTU SEPERTI ORANG NORMAL !!" teriak All Might yang membuka pintu kelasnya sambil menggunakan kostum pahlawan supernya yaitu Golden Age.


"ALL MIGHT ?!"


__ADS_2