Di Dunia Anime Dengan System

Di Dunia Anime Dengan System
Menghancurkan Lab Nomu & Kemunculan All For One


__ADS_3

Beberapa hari telah kembali berlalu dan terlihat Riku saat ini sedang berada didalam sebuah ruangan yang isinya terdapat beberapa Nomu didalam tabung tabung itu dengan berbagai jenis bentuk disana.


Ada yang terlihat tinggi, ada yang terlihat besar bahkan ada yang mempunyai sayap disana, tentu Riku yang melihat ini mulai merasa sedikit jijik ketika melihat tumpukan Nomu disana.


"geh.. mengingatkanku pada ingatan burukku waktu itu" gumam Riku yang melihat tumpukan Nomu didepannya saat ini.


[kak.. bukan saatnya untuk mengingat itu.. kita sudah tidak memiliki waktu lagi] ucap Schwi yang mendengar gumamannya Riku saat ini.


"yah.. kau benar Schwi, aku sudah kehabisan waktu karena harus mengingat kejadian waktu itu terima kasih sudah mengingatkanku" balas Riku sambil mengeluarkan katananya dan mulai menarik nafasnya dalam dalam.


[sama sama] ucap Schwi dengan nada datar seperti biasanya ketika membalas perkataan kakaknya.


"Teknik Pernafasan Bulan Bentuk Ketiga : Rantai Keputusasaan Bulan Kematian"


Langsung Riku mulai mengeluarkan tebasan bulannya yang berbentuk seperti rantai dengan beberapa bilah bulan mulai menyerang tabung tabung itu hingga hancur.


Bahkan para Nomu yang berada didalam tabung itupun ikut terpotong hingga menjadi beberapa bagian karena tebasan Riku.


Ketika Riku sudah selesai menyelesaikan tugasnya langsung saja dia mulai menghela nafas lega dan mulai memasukkan kembali katananya kedalam sarungnya dan mulai pergi dari tempat itu.


---


Disisi lain sebelum Riku datang untuk menghancurkan lab tersebut dapat dilihat kalau saat ini Midoriya, Todoroki, Iida, Kirishima dan Momo sedang melewati gang sempit.


Tujuan mereka datang kemari yaitu untuk menyelamatkan Bakugou yang sempat diculik oleh beberapa Villain beberapa hari yang lalu.


Bahkan mereka berempat pun harus menyamarkan diri untuk menyelamatkan Bakugo agar mereka tidak ketahuan kalau mereka sebenarnya adalah murid dari SMA UA.


"sebelum itu kita harus bisa memastikan kalau disini aman, kita tidak boleh gegabah sebab tidak akan ada yang datang untuk menolong kita kali ini" sahut Midoriya yang sekarang sedang berjalan melewati gang kecil itu bersama mereka bertiga.


"lewat jendela itu.. harusnya kita bisa melihat kedalamnya !" lanjut Midoriya yang melihat jendela itu.


"tapi itu gelap sekali.. apa kita bisa melihatnya ?" tanya Todoroki yang saat ini memakai wig berwarna hitamnya.


"kita buat saja kacamata Nightvision" bisik Momo yang memberikan saran pada Todoroki.


"ah ! kebetulan aku membawa Nightvision scope" ucap Kirishima yang langsung mengeluarkan alat yang dia bawa saat ini.


"baiklah kalau begitu.. Deku, Kirishima kalian berdua naiklah kebahuku dan juga Iida" ucap Todoroki yang mulai menurunkan sedikit badannya, begitu juga dengan Iida.


Melihat ini langsung Midoriya dan Kirishima mulai menaiki bahunya Todoroki dan Iida, melihat mereka berdua sudah menaiki bahunya Todoroki dan Iida langsung saja mereka berdua mengangkat Midoriya dan Kirishima agar dapat melihat apa yang ada didalam gedung tersebut.


"cepatlah Kirishima apa yang kau lihat ?" tanya Iida yang saat ini sedang mengangkat Kirishima.


Mendengar ini langsung saja Kirishima menggunakan Nightvisionnya untuk melihat kedalam gedung itu, awalnya dia biasa biasa saja namun tiba tiba saja dia terkejut dengan apa yang dia lihat saat ini.

__ADS_1


"RIKU !!" teriak Kirishima yang melihat kehadiran Riku didalam gedung itu.


Tentu mereka yang mendengar ini ikut tersentak dengan perkataannya Kirishima apalagi Midoriya dan juga Yaoyorozu, langsung saja Midoriya bertanya pada Kirishima mengenai keberadaan Riku.


"Kirishima dimana Riku ?!" tanya Midoriya yang melihat kearah Kirishima dengan panik.


"kiri, ke kiri Deku lihatlah !! kesebelah kiri !!" ucap Kirishima dengan panik sambil mengeluarkan keringat dinginnya.


Tentu Kirishima tidak lupa untuk memberikan Nightvisionnya pada Midoriya, langsung saja Midoriya mengambil Nightvision scopenya dan mulai melihat kearah yang Kirishima katakan sebelumnya.


"Riku !! kenapa dia ada disini !!" ucap Midoriya yang terkejut dengan pemandangan yang dia lihat saat ini.


"ada apa dengan Riku, Midoriya ? apa yang sebenarnya terjadi disana ?" tanya Momo yang sedang khawatir dengan keadaannya Riku saat ini.


"di.. dia.." gumam Kirishima dengan nada bergetar karena takut dengan kejadian sebelumnya.


"apa ?! apa yang terjadi disana Midoriya ?!" tanya Todoroki yang sedikit berteriak pada Midoriya yang saat ini benar benar terkejut dengan apa yang dilihatnya.


"Riku.. dia.. sedang membunuh para Nomu" gumam Midoriya dengan tangan yang bergetar melihat pembantaian itu.


"APA !!"


---


Ketika Bakugou sedang melihat lihat mereka langsung Shigaraki yang merupakan pemimpin Villain itu mulai bertanya pada Bakugou mengenai ajakannya.


"aku akan langsung saja keintinya, Bakugou yang ingin menjadi pahlawan apa kau ingin bergabung denganku ?" tanya Shigaraki yang sedang mengajak Bakugou kedalam faksinya yaitu Villain.


"mending ngigauanmu simpan saja untuk mimpimu nanti !!" balas Bakugou dengan sarkas menjawab ajakannya Shigaraki.


---


Sedangkan Riku sendiri saat ini sedang diatas gedung sambil menatap kearah para pahlawan yang sekarang ini sedang bersiap untuk menyerang markas musuh untuk menyelamatkan Bakugou.


"sepertinya sudah mau dimulai bukan begitu, Schwi ?" tanya Riku yang dengan penampilannya yang saat ini terlihat sudah sangat tua terlihat kalau wujudnya saat ini sudah berumur sekitar 80 tahun.


[hmm..] balas Schwi dengan singkat akan pertanyaan yang diajukan oleh Riku sebelumnya.


"ketika penyerangan ini berlangsung, seharusnya All for One sudah datang untuk menyelamatkan penerus kesayangannya saat itu juga" gumam Riku yang saat ini sedang melihat All Might sedang bersama dengan Torino.


[kak.. yang lebih penting lagi, penerusmu saat ini sedang berada disana untuk menyelamatkan Bakugou bersama dengan 3 temannya] ucap Schwi yang memberitahukan keberadaan Midoriya dengan datarnya pada Riku.


"ha ?" tanya Riku yang saat ini sedang kebingungan dengan perkataannya Schwi.


Namun sebelum Riku bertanya tiba tiba saja dia mendengar suara teriakan All Might yang saat ini sedang memulai penyergapannya.

__ADS_1


"SMASSH !!" teriak All Might sambil menghancurkan dinding yang ada dihadapannya saat ini, sedangkan Kamui Wood langsung mengikat mereka semua dengan akarnya.


Tentu hal ini membuat Riku terkejut karena sebelumnya dia sedang mengobrol dengan Schwi, langsung saja dia melihat kearah All Might yang saat ini sedang mengobrol dengan Shigaraki disana.


"yah.. ini hal yang tidak terduga bukan ? lalu bagaimana dengan AFO itu Schwi ? apakah dia sudah datang ?" tanya Riku yang sedang melihat kearah All Might dan Torino yang sedang mengintrogasi Shigaraki saat ini.


[Kak.. saat ini dia sedang berada ditempat lab Nomu yang Kakak hancurkan sebelumnya] ucap Schwi yang memberitahukan keberadaan All for One pada Riku.


"apa !! yang benar saja aku habis dari sana !! sialan orang itu benar benar membuatku harus menggerakkan pinggang tua ini !!" teriak Riku dengan kesal dan langsung mulai berlari kearah lab tersebut.


[....]


---


Sedangkan di lab Nomu tempat Riku datang sebelumnya, terlihat kalau Mount Lady, Gang Orca, Best Jeanist dan berapa pahlawan sedang kebingungan dengan potongan tubuh Nomu saat ini.


"ughh.. apa mereka benar benar Nomu ? mereka terlihat terpotong dengan rapi disana ughh.." ucap Mount Lady yang melihat para Nomu terpotong disana.


"aku tidak tahu siapa yang melakukan ini, namun aku yakin ada yang ikut campur dengan urusan kita kali ini" balas Best Jeanist yang melihat tumpukan Nomu yang saat ini sudah terpotong disana.


"kau benar.." ucap seseorang yang berada dibalik bayangan dan mulai berjalan kearah para pahlawan saat ini.


Tentu hal ini membuat mereka waspada akan kedatangan orang tersebut, sedangkan Best Jeanist yang mendengar ini langsung saja mulai mengikatnya dengan Quirk miliknya.


"TUNGGU JEANIST !! SIAPA TAHU DIA ADALAH WARGA SIPIL !!" teriak Mount Lady pada Jeanist.


"pikir sedikit situasinya, sedikit gegabah saja bisa mengubah hasilnya, jangan biarkan penjahat berbuat apa apa" ucap Jeanist yang sedang mengikat orang tersebut.


Namun sialnya orang tersebut langsung saja menyerang mereka hingga dengan seluruh Quirk yang ada ditangannya pada Jeanist dan yang lainnya.


Tentu Jeanist yang melihat ini segera menggunakan Quirknya untuk menjauhkan para Hero yang lainnya agar tidak terkena serangan tersebut.


Meskipun begitu tetap saja serangan tersebut masih mengenainya dan juga beberapa Hero yang ikut bersama dengannya.


Bahkan gedung yang ada didepan orang tersebut pun ikut terkena serangan tersebut hingga hancur lebur sampai hanyas tersisa tanah saja disana.


"kalau begitu.. apa sudah bisa ku mulai ?" ucap pria tersebut yang tidak lain adalah All for One itu sendiri.


---


Sedangkan Riku yang saat ini sedang melompat lompat diatas gedung tiba tiba saja mendengar suara ledakan ditempat lab tersebut.


Langsung saja ia berhenti dan melihat seluruh gedung yang ada dihadapannya sudah tersapu bersih oleh serangan All for One sebelumnya.


"tch.. aku terlambat yahh.."

__ADS_1


__ADS_2