Di Dunia Anime Dengan System

Di Dunia Anime Dengan System
Penyerangan Di USJ & Amarah Riku


__ADS_3

Keesokan harinya terlihat kalau Riku dan yang lainnya saat ini sedang berada didalam bus, terlihat kalau mereka semua saat ini sedang mengobrol didalam sana.


"kau tahu Midoriya, Quirk mu memiliki kesamaan seperti All Might" kata Tsuyu yang melihat kesamaan Quirk Deku dan juga All Might.


"ehh.. ahh.. b.. benarkah ?" tanya Midoriya dengan gugup ketika mendengar pernyataannya Tsuyu.


"yahh.. bahkan aku tidak menyangka kalau kau berlatih dibawah Riku, ketika kami mengunjungi rumahnya" ujar Kirishima yang masih ingat tentang kejadian itu.


Sedangkan Riku yang mendengar ucapannya Kirishima hanya bisa menghela nafas pasrah karena dia merasa kalau dirinya akan masuk dalam obrolan mereka saat ini.


"ehh !! benarkah itu Midoriya ?!" tanya Denki yang terkjut ketika mendengar ceritanya Kirishima, sedangkan Deku yang mendengar ini hanya menganggukkan kepalanya saja.


"lalu apa yang Riku ajarkan pada kamu Midoriya ? aku sedikit penasaran dengan pelatihannya.." tanya Mina yang cukup penasaran dengan pelatihannya Riku.


"ahh.. itu.." gumam Midoriya yang melihat kearah Riku dengan gugup karena rahasia yang lainnya telah terbongkar.


Tentu Riku yang melihat ini hanya menganggukkan kepalanya saja pada Midoriya sambil melihat kearah luar bus.


Melihat ini langsung saja Midoriya mulai menjelaskan semua pelatihannya Riku pada yang lainnya, tentu mereka mulai mendengarkan ceritanya Midoriya mengenai semua pelatihan yang diberikan oleh Riku untuknya.


"ha.. entah kenapa aku merasa kalau dimasa depan, aku akan mendapatkan masalah nantinya" gumam Riku yang melihat Midoriya sedang menjelaskan semua pelatihannya pada mereka.


"hahaha aku rasa kau berlebihan, Riku-San" ucap Hagakure yang sedang menertawakan candaannya Riku.


Terlihat kalau Hagakure saat ini sedang memakai baju olahraga, karena ia tidak ingin diintip lagi oleh teknik tembus pandangnya Riku.


"aku rasa tidak.." gumam Riku yang sedang melihat sebagian dari mereka mulai menatap kearah Riku yang ingin meminta sesuatu pada dirinya.


"baiklah semuanya segera turun kita sudah sampai" teriak Aizawa pada mereka semua yang telah turun ketika busnya berhenti.


Tentu mereka yang mendengar ini segera turun dari bus dan mulai berjalan kearah gedung yang ada didepannya, dan gedung yang ada didepan mereka saat ini adalah USJ.


---


"banjir, longsor, kebakaran dan lain lainnya, ini adalah area latihan praktek yang telah aku ciptakan, untuk mensimulasikan segala bencana dan namanya yaitu Ultimate Space Jam !! " sahut No.13 yang sedang menggunakan baju astronot sambil menjelaskan tempat ini pada mereka semua.


'jadi memang USJ' batin mereka semua yang mendengar namanya itu.


Ketika mereka sedang sibuk melihat lihat tempat ini, langsung saja Aizawa menghampiri No.13 untuk menanyai keberadaan All Might saat ini.


Namun ketika mereka sibuk dengan pikiran mereka masing masing saat ini tiba tiba saja Riku meminta sesuatu pada Iida.


"Iida.. cepat pergi kesekolah dan minta bantuan pada para guru atau All Might, kalau akan ada penyerangan ditempat ini" ucap Riku yang membuat Iida terkejut dan beberapa orang yang mendengar ucapan Riku.


"ap-" namun sebelum Iida menyelesaikan perkataannya tiba tiba saja sebuah lubang hitam muncul didalam dan menampilkan tangan seseorang yang keluar dari lubang hitam itu.


"IIDA CEPAT !!" teriak Riku yang melihat seorang keluar dari lubang hitam itu.


Tentu Iida yang mendengar ini segera berlari kearah luar gerbang sesuai ucapannya Riku, sedangkan yang lainnya terkejut dengan prediksinya Riku.


"RIKU, NO.13 BAWA MEREKA SEMUA PERGI DARI SINI !!" teriak Aizawa yang langsung menggunakan kacamata tempurnya lalu segera terjun mengalahkan beberapa penjahat yang ada didepan sana.


Tentu Riku dan No.13 segera melakukan apa yang dikatakan oleh Aizawa, namun tiba tiba saja orang yang membuat lubang hitam itu segera mengelilingi mereka dengan Quirknya.

__ADS_1


"salam kenal semuanya, kami adalah aliansi penjahat, mohon maaf atas kelancangan kami tapi kami terpaksa harus menyusup ke UA agar kami bisa bertemu dengan All Might sang Simbol Perdamaian, kami ingin mencari tahu apakah kami diizinkan untuk memusnahkannya atau tidak" sahut Kurogiri yang mulai menjelaskan tujuannya pada mereka semua, tentu hal ini membuat Midoriya terkejut ketika mendengar ini darinya.


"jadi begitu dia tidak disini, apakah dia memiliki jadwal ? tak masalah tujuanku disini untuk berurusan dengan murid muridnya" ucap Kurogiri pada mereka semua.


Namun tiba tiba Kirishima dan Bakugou mulai menyerang Kurogiri, namun hasilnya nihil tidak menghasilkan apa apa padanya.


Melihat ini langsung saja Kurogiri mulai mengelilingi mereka dengan asapnya itu, tentu Riku yang melihat ini langsung saja mencoba untuk kabur.


Namun sebelum Riku pergi tiba tiba saja ia mulai kehilangan pijakannya mulai berpindah kedaerah lain, terlihat kalau disekeliling Riku saat ini mulai berganti menjadi daerah penuh api.


Berarti posisi Riku saat ini adalah di zona api atau di daerah kebakaran, tentu Riku yang melihat ini langsung menghela nafas karena ditempat ini udara sangat tipis dengan adanya api didaerah ini.


"Riku-San apa kau tidak apa apa ? sepertinya kita dikepung saat ini" ucap Ojiro yang melihat dirinya dan juga Riku sedang dikelilingi para Villain saat ini.


"yahh.. kau be-" namun sebelum Riku bergerak tiba tiba saja sebuah batu runcing mulai menyerang pundaknya Riku.


Namun serangan itu bukan mengenai pundaknya justru serangannya itu mengenai haori milik Riku, tentu Riku yang melihat ini seketika terdiam ketika melihat haorinya rusak.


"kekeke.. kalian berdua tidak akan bisa kemana mana, karena kami semua akan membunuh kalian" tawa pria batu yang melepaskan serangan itu pada Riku.


"eghh.. kita harus bagaimana ini Riku-San ?" tanya Ojiro yang sedikit panik ketika melihat ini.


Sedangkan Riku yang melihat ini langsung menghilang dari tempat itu dan mulai berdiri dibelakang Villain itu dengan tenang.


Tentu Ojiro dan beberapa Villain yang melihat ini terkejut karena Riku sudah ada dibelakang para Villain itu.


"ap- ARGGGHHH !!" teriak para Villain itu yang tiba tiba saja merasa kesakitan ditubuhnya ketika ditebas oleh Riku dengan cepat.


"sialan !! kau baru saja merusak haori favoritku kau tahu !!" ucap Riku dengan beberapa urat yang ada dikeningnya saat ini.


Sedangkan Ojiro yang melihat ini tentu juga sama ketakutannya ketika melihat Riku marah dengan tatapannya yang mengintimidasi dirinya dan juga para Villain itu.


'apapun yang terjadi aku harus memberitahukan teman teman untuk tidak menyerang haorinya nanti, jika tidak Riku-San akan memotong sebagian tubuh kita' batin Ojiro yang melihat Riku marah saat ini.


"ha.. tunggu apa lagi Ojiro ayo kita pergi dari sini.." uxap Riku yang menghela nafasnya sambil meninggalkan tempat ini.


"tu.. tunggu Riku-San apa mereka baik baik saja ?" tanya Ojiro yang melihat ada mereka tidak bisa bergerak saat ini dengan darah mengalir ditubuh mereka.


"tenang saja Ojiro.. aku hanya memotong urat dipersendian mereka saja.. agar mereka tidak bisa bergerak saat ini" balas Riku yang tetap berjalan sambil membiarkan para Villain itu terbaring disana.


Tentu Ojiro yang melihat ini langsung merinding ketika mendengar Riku memotong dibagian persendian mereka, yang pasti dipikirannya Ojiro saat ini adalah satu yaitu jangan pernah merusaki haorinya.


---


Disisi lain saat ini Midoriya dan juga Tsuyu sudah keluar dari kapal mereka yang telah tenggelam karena dibelah oleh para Villain itu.


Meskipun begitu Midoriya tetap saja masih bisa mengalahkan para Villain yang ada didalam air itu dengan cara menembakkan angin dari jarinya kearah Villain itu hingga pingsan.


Ketika mereka berdua sudah keluar tiba tiba saja Midoriya melihat pemimpin penyerangan ini atau Shigaraki mulai mencoba menyerang Tsuyu.


Tentu Midoriya yang melihat ini langsung menyerang kearah Shigaraki dengan kekuatan 10% namun tiba tiba saja Nomu menghalangi serangan Midoriya.


Namun sebelum Shigaraki dapat menyentuh Tsuyu tiba tiba saja tangannya kirinya terpotong oleh seseorang sambil membawa Tsuyu pergi dari tempat itu.

__ADS_1


"ARGGGHHH !! TANGANKU !!" teriak Shigaraki yang saat ini sedang menahan pendarahan ditangan kirinya.


"SHIGARAKI !!" teriak Kurogiri yang melihat tangannya terpotong segera menghampirinya lalu segera melihat kearah orang yang sudah memotong tangannya Shigaraki namun orang itu tidak ada.


Terlihat kalau saat ini Tsuyu dan Aizawa telah dibawa pergi ketempat yang jauh oleh orang itu yang tidak lain adalah Riku itu sendiri.


"Riku / Riku-Chan ?! " teriak mereka berdua yang saat ini terkejut ketika melihat Riku ada didepan mereka.


"tenanglah kalian berdua sebentar lagi All Might akan sampai" ucap Riku yang saat ini sedang marah terlihat ada beberapa urat keluar dikeningnya.


Tentu Tsuyu yang melihat Riku marah hanya bisa terdiam dengan tubuh bergetar ketika melihat sosok Riku yang saat ini menakutkan.


Setelah Riku selesai berbicara pada mereka berdua tiba tiba saja pintu gerbang masuk stadium USJ itu hancur dan menampilkan sosok All Might yang saat ini sedang marah juga.


"JANGAN TAKUT AKU TELAH DATANG !!"


Setelah All Might datang langsung saja dia mulai memukul para Villain tersisa sampai pingsan dengan cepat, setelah itu ia mulai ketempat Riku, Aizawa dan Tsuyu yang saat ini.


"maafkan aku Riku-Shounen, Tsuyu-Shonen, Aizawa aku terlambat" ucap All Might yang tiba didepan mereka saat ini.


Dapat dilihat kalau Tsuyu saat ini sedang ketakutan dengan Riku yang sedang marah saat ini, sedangkan Aizawa hanya bisa menahan rasa sakitnya yang ia miliki luka ditangannya.


"Riku-Shonen.. apa kau tidak apa apa ?" tanya All Might yang saat ini sedang melihat kemarahan Riku.


Namun sebelum Riku membalas perkataannya All Might tiba tiba saja Shigaraki memerintahkan Nomu itu untuk menghabisi Riku.


"NOMU CEPAT HABISI BOCAH SAMURAI ITU" teriak Shigaraki yang marah sambil memerintahkan Nomu itu untuk membunuh Riku.


Tentu Nomu yang sedang menahan serangannya Midoriya segera beralih kearah Riku untuk membunuhnya, melihat ini langsung saja Midoriya meneriaki Riku untuk menghindarinya.


"RIKU AWAS !!" teriak Midoriya yang mulai memperingati Riku, namun ia masih tetap diam ditempat tanpa memperdulikan kata katanya Midoriya.


Tanpa menunggu lama lagi langsung saja Nomu itu mulai menyerang Riku dengan cepat, tentu Riku yang merasakan kehadirannya langsung saja ia mengeksekusi tekniknya pada Nomu dengan emosi.


"Teknik Pernafasan Bulan Bentuk Kesembilan : Tebasan Bulan Sabit : Bulan Ivy"


Terlihat 3 tebasan raksasa seperti gergaji mesin dengan beberapa bilah bulan mulai menyerang monster itu hingga tubuh Nomu itu terbelah menjadi beberapa bagian disana.


Tentu hal ini mengejut mereka semua yang melihat kejadian ini, termasuk Bakugou, Kirishima dan juga Todoroki yang baru saja datang untuk membantu.


Sedangkan Kurogiri yang melihat Nomu dikalahkan langsung saja membawa Shigaraki tanpa memperdulikan tatapan mereka yang saat ini terkejut dengan Riku.


Ketika Riku sudah selesai memotong Nomu itu langsung saja ia melihat kearah Shigaraki, namun sayangnya mereka berdua telah pergi ketika Riku membunuhnya tanpa ampun.


Setelah pemimpin penyerangan kali ini pergi langsung saja All Might mencoba untuk menenangkan Riku yang saat ini sedang terdiam ketika melihat Shigaraki kabur.


"Ri.. Riku-Shou-"


"All Might.. bisakah kita berbicara 2 mata setelah aku menenangkan diri.. ada yang ingin aku bicarakan denganmu secara pribadi" ucap Riku yang memotong perkataannya All Might dengan tenang namun ada sedikit kemarahan dinada bicaranya.


"ba.. baiklah" gumam All Might yang melihat Riku masih marah saat ini.


"Ri.. Riku" gumam Midoriya yang melihat Riku sedang marah saat ini.

__ADS_1


"Midoriya.. aku mohon tinggalkan aku sendiri untuk sementara waktu.." gumam Riku yang langsung menghilang dari hadapan mereka saat ini.


Tentu hal ini membuat mereka yang melihat ini langsung terdiam dengan kecepatannya Riku, apalagi ketika mereka mendengar perkataannya ingin meminta waktu untuk sendirian saat ini.


__ADS_2