Di Dunia Anime Dengan System

Di Dunia Anime Dengan System
Ujian Pertempuran 2


__ADS_3

"dan karena itulah MVP dalam pertandingan ini adalah Midoriya-Kun" ucap Momo yang saat ini sudah selesai menjelaskan hasil pertandingan Tim A dan juga Tim D dengan bangga.


Mendengar penjelasan dari Momo tentu saja membuat mereka semua terdiam termasuk All Might dan juga Riku sebab penjelasannya Momo yang cukup panjang dan juga akurat menurut mereka.


"y.. ya mungkin Iida-Shonen cukup kaku.. t.. tapi jawabanmu sungguh tepat.." puji All Might yang memberikan jempol kearah Momo dengan tubuh sedikit bergetar ketika mendengar penjelasannya Momo.


"ha.. sudah kuduga dari murid rekomendasi.." gumam Riku yang mendengar penjelasannya Momo yang sangat akurat mengenai pertandingan ini.


"baiklah kalau begitu pertandingan berikutnya yaitu Tim I sebagai Hero akan melawan Tim C sebagai Villain !!" teriak All Might yang menunjukkan bola berhuruf C dan I pada mereka semua.


"ehh ?"


 


"ha.. dari semua kemungkinan kenapa aku harus menjadi Villain ?" gumam Riku yang saat ini sedang terbaring didepan replika bom nuklir timnya dengan sangat lelah.


Sedangkan Momo yang ada disebelahnya terlihat panik dan segera mencoba menenangkan Riku dengan menyemangatinya.


"Ri.. Riku se.. semangat lagipula ini hanya latihan ? hmm.. benar latihan ?" ucap Momo dengan gugup ketika melihat Riku saat ini kelelahan.


"ha.. apa kau tahu Yaoyorozu-San aku mengomel bukan karena masalah Villainnya, justru saat ini aku merasa kelaparan karena belum makan tadi siang.." balas Riku yang saat ini sedang terbaring tanpa melihatnya Momo sama sekali.


"ma.. maafkan aku.. " gumam Momo yang membungkukkan badannya pada Riku dengan wajah memerah malunya ketika mengingat kejadian itu.


 


"ehh.. apa yang mereka lakukan ?" tanya Mina yang saat ini melihat Riku sedang terbaring dengan Momo yang saat ini sedang membungkukkan badannya beberapa kali pada Riku.


Tentu pertanyaannya Mina menjadi sorotan bagi mereka yang melihat tingkahnya Riku dan juga Momo saat ini.


"mu.. mungkin karena kejadian tadi siang ?" tanya Uraraka dengan gugup ketika melihat Riku dan Momo saat ini.


"aku yakin sekali kalau Riku-San belum makan tadi siang karena Yaoyorozu-San" gumam Iida yang melihat tingkahnya Riku saat ini.


"aku rasa itu memang benar sebelumnya aku sempat mendengar suara perut Riku-San berbunyi" balas Midoriya sambil tersenyum canggung ketika mengingat Riku sedikit menjauh dari kerumunan.


"baiklah pertandingan antara Tim C dan juga Tim I dimulai !!"


 


Sedangkan Riku yang mendengar suara All Might langsung saja ia mencoba untuk duduk seiza disana.


"la.. lalu bagaimana dengan Ojiro dan Hagakure ?" tanya Momo dengan gugup ketika mendengar All Might yang sudah mengumumkan mulainya pertandingan mereka.


"ha.. kalau begitu biar saja yang jaga bomnya ini, lalu kau urus saja Ojiro dan serahkan Hagakure padaku" balas Riku dengan serius sambil mengeluarkan katananya dari telapak tangannya.


Sedangkan Momo yang mendengar ini hanya menganggukkan kepalanya saja lalu segera pergi dan mencoba untuk menghentikan Ojiro sendirian.


Ketika Momo sudah pergi langsung Riku meletakkan katana dagingnya tepat didepannya sambil mengeluarkan tali dari dalam haorinya.

__ADS_1


 


"ehh !! lihat pedang itu keluar dari telapak tangannya Riku-San !!" teriak Mina yang melihat katananya Riku.


Bukan hanya Mina saja yang terkejut, mereka juga yang melihat katana keluar dari telapak tangannya Riku pun ikut terkejut, kecuali All Might dan Midoriya.


"a.. apa itu bagian dari Quirknya Riku-San ?" tanya Uraraka yang saat ini merasa geli ketika melihat sebuah pedang keluar dari telapak tangannya Riku.


"yahh.. itu memang bagian dari Quirknya Riku-Shounen, tapi sepertinya dia terlihat serius kali ini lihat.." balas All Might yang sedang menunjuk kearah Riku yang saat ini sedang duduk dengan wajah seriusnya.


Tentu hal ini membuat mereka semua yang melihat ini merasa merinding dengan tatapannya Riku saat ini, begitu juga dengan All Might namun ia berusaha untuk tetap menahannya.


"bu.. bukankah Riku-San terlihat menyeramkan saat ini ?" tanya Kirishima yang melihat wajah seriusnya Riku.


"i.. ini yang ke.. kedua kalinya a.. aku melihat Riku-San serius kali ini.." gumam Midoriya ketika yang saat ini merinding dengan tatapannya Riku.


 


Disisi lain saat ini terlihat kalau Momo dan juga Ojiro sedang bertarung satu sama lainnya, terlihat kalau mereka berdua saat ini sedang mencari kelemahannya masing masing.


Terlihat kalau Momo saat ini sedang sangat fokus dengan Ojiro hingga membuat dirinya lupa dengan keberadaannya Hagakure yang saat ini sudah melewati dirinya.


Sedangkan Hagakure sendiri saat ini dia sedang berada dilantai dilantai 3 tempat dimana Riku dan juga bom itu berada.


Ketika sudah sampai langsung saja Hagakure mencoba mengintip dibalik pintu yang terbuka lebar saat ini, namun ketika dia sedang mengintip tiba tiba saja ia melihat tatapan Riku yang terlihat menakutkan saat ini.


'm.. menakutkan' batin Hagakure yang saat ini buru buru bersembunyi dibalik tembok dengan detak jantung yang terburu buru.


Setelah menenangkan diri langsung saja ia masuk kedalam ruangan itu dengan cara mengendap endap agar tidak ketahuan oleh Riku.


Namun baru beberapa langkah ia berjalan tiba tiba saja ia berhenti karena pandangannya saat ini mulai menggelap.


'ehh.. ' batin Hagakure yang saat ini pandangannya tiba tiba menggelap, namun ketika ia mencoba bergerak tiba tiba saja ia merasa kalau tubuhnya saat ini terikat.


'ehh !! aku diikat ?!' batin Hagakure yang saat ini terkejut kalau dirinya sedang diikat oleh Riku tepat dipilar ruangan itu.


Sedangkan Riku sendiri saat ini sedang menepuk nepuk tangannya sambil berjalan kearah tempat duduknya saat ini, terlihat kalau saat ini ia sedang bertelanjang dada sebab ia tidak menggunakan haorinya.


"ehh !! Riku-San apa kau disana ?! ne.. Riku-San.. kenapa disini gelap ?! halo.. Riku-San apa kau disana ?!" tanya Hagakure dengan panik ketika ia tidak mendapatkan jawaban dari Riku.


 


Sedangkan diruangan monitor saat ini terlihat kalau mereka semua terkejut dengan kecepatannya Riku yang saat ini sudah selesai mengikat Hagakure dipilar tembok disana.


"ce.. cepatnya.." gumam Midoriya yang melihat Riku sudah selesai mengikat Hagakure.


"EHHHH !! MIDORIYA APA KAU MELIHAT GERAKANNYA RIKU-SAN ?!" teriak Kirishima dan juga Denki ketika mendengar gumamannya.


"ehh.. y.. ya.. aku melihatnya.. ahahaha.." gumam Midoriya yang saat ini sedang tertawa canggung ketika mendengar pertanyaan mereka berdua.

__ADS_1


"ehh !! Midoriya-Kun kamu melihatnya ?! lalu bagaimana dengan keberadaannya Hagakure ?! bukannya dia tembus pandang ?" tanya Iida yang terkejut ketika mendengar pernyataannya Midoriya, begitu juga dengan yang lainnya.


"ya.. kalau itu sebenarnya karena matanya berbeda dengan kita.." balas Midoriya sambil melihat kearah teman temannya.


"berbeda ?" tanya Mina ketika mendengar penjelasan Midoriya.


"yah.. itu dikarenakan mata Riku selama ini hanya bisa melihat beberapa serat otot, daging dan juga tulang, sedangkan kulit hanya sebagiannya saja itu juga kalau tidak tertutup oleh baju" lanjut Midoriya yang menjelaskan matanya Riku pada yang lainnya.


"ehh !! jadi selama ini Riku-San selalu melihat bagian bagian itu ?!" teriak Kirishima yang terkejut dengan penjelasan Midoriya, begitu juga dengan yang lainnya.


"la.. lalu a.. apa yang di..lihat.. nya se.. sekarang ? " tanya Jirou dengan gugup sambil memegang kedua pundaknya Midoriya, begitu juga dengan para perempuan yang saat ini sedang menunggu jawabannya Midoriya dengan gugup.


"ahh.. i.. itu.." ucap Midoriya dengan gugup ketika melihat Jirou sedang memegang kedua pundaknya dengan tangan bergetar.


Namun sebelum Midoriya menjawab tiba tiba saja All Might mulai menggumumkan pemenang pertandingan kali ini dengan terburu buru.


"VI.. VILLAIN WIIINN !!" teriak All Might dengan panik sambil mengumumkan pemenangnya pada mereka semua ketika dia mendengar percakapan mereka saat ini.


 


Sedangkan Riku, Momo, Ojiro dan juga Hagakure sekarang mereka sedang berjalan kearah ruang monitor dengan kondisi mereka saat ini.


Terlihat kalau saat ini Ojiro memiliki beberapa luka lecet karena serangan tongkat milik Momo, lalu Momo yang saat ini sedang berjalan dengan wajah memerah ketika melihat otot otot tubuh Riku.


Sedangkan Riku sendiri saat ini sedang berjalan bersama mereka bertiga dengan keadaan telanjang dada karena haorinya saat ini sedang dipakai oleh Hagakure untuk menutupi tubuhnya atas permintaan Riku.


Tentu Hagakure yang mendengar ini hanya menganggukkan kepalanya saja yang setuju dengan permintaannya Riku, meskipun ia kebingungan dengan permintaan Riku namun ia tetap menurutinya.


Namun pandangan Riku saat ini sedang menoleh kearah lain agar ia tidak dapat melihat lekuk tubuhnya Hagakure, ini dikarenakan teknik pernafasan Riku yang dapat melihat sesuatu dengan tembus pandang.


Ketika mereka berempat sudah memasuki ruangan monitor tiba tiba saja para gadis mulai menatap Riku dengan tatapan tajam dengan muka memerah mereka masing masing.


Tentu Ojiro, Momo dan Hagakure yang melihat ini langsung kebingungan dengan tingkah para gadis, sedangkan Riku yang melihat ini tentu saja langsung mengerti dengan tatapan para gadis itu .


"a.. ada apa te.. teman teman ?" tanya Momo dan Hagakure yang melihat tingkah para gadis saat ini.


Sedangkan Jirou yang mendengar ini langsung saja mulai menarik Momo dan juga Hagakure untuk membisikkan sesuatu yang mereka semua dengar dari Midoriya pada Momo dan Hagakure.


"a.. anu teman teman ?" tanya Ojiro yang saat ini sedang melihat para pria memiliki wajah memerah saat ini.


Sedangkan Riku yang melihat ini hanya bisa pasrah saja dengan nasibnya kali ini, sebab rahasia kecilnya mulai terbongkar karena Midoriya pasti membeberkan rahasianya.


Tentu Midoriya yang melihat ini hanya bisa memberi kode minta maaf pada Riku dengan wajah bersalah karena sudah memberitahukan rahasianya pada yang lainnya.


Sedangkan Hagakure dan juga Momo yang mendengar cerita dari para gadis segera menoleh kearah Riku yang saat ini sedang menoleh kearah lain tanpa melihat mereka saat ini.


Melihat ini langsung saja Momo mulai memerah sambil menutupi tubuhnya ketika mendengar rahasianya Riku.


sedangkan Hagakure langsung memakai haorinya Riku dengan wajah memerah meskipun tubuhnya terlihat tembus pandang karena Quirknya.

__ADS_1


"R.. RIKU-SAN MESUUMM !!"


__ADS_2