Di Dunia Anime Dengan System

Di Dunia Anime Dengan System
Kembali Sadar & Sora Menghilang ?


__ADS_3

4 hari telah berlalu ketika Sora telah menyelesaikan tugasnya, terlihat kalau saat ini Sora sedang berada dikasur rumah sakit dengan kepalanya yang saat ini sedang diikat oleh perban disana.


"jadi.. bagaimana dengan keadaan Sora ? apakah dia akan sadar hari ini, Jibril-San ?" tanya Saki yang saat ini sedang menjaga Sora bersama Jibril yang sekarang ini sedang menyamar menjadi manusia.


Terlihat kalau penampilan Jibril saat ini sedang menggunakan pakaian kantor dengan rambut merah mudanya yang sedang diikat sambil menggunakan kacamata disana.


"tenang saja Saki-Dono, kemungkinan Master akan bangun sebentar lagi" ucap Jibril dengan santainya ia berbicara dengan Saki saat ini.


"meskipun kau pengawalnya Sora namun kau sering saja pergi tanpa memberitahukan ini padanya, aku yakin dia akan marah padamu" gumam Saki yang langsung menepuk keningnya karena tingkah Jibril yang sedikit sembrono.


"ahaha.. kalau itu entahlah" balas Jibril sambil tertawa canggung mengenai dirinya nanti.


"kalau begitu aku pergi dulu kerumah Shiro, aku akan menjemputnya dengan yang lainnya nanti, jadi jangan kemana mana Jibril-San dan jaga Sora untuk kami" ucap Saki yang tersenyum kearah Jibril dan langsung pergi meninggalkan ruangan itu.


"baiklah serahkan Master padaku Saki-Dono" balas Jibril sambil melambaikan tangannya pada Saki.


Tentu Saki yang melihat ini ikut melambaikan tangannya dan mulai pergi meninggalkan ruangan tersebut, namun ketika Saki pergi tiba tiba saja Sora membuka matanya dan mulai berbicara pada Jibril.


"apa Saki sudah pergi ?" tanya Sora yang sudah sadar dari tadi.


"tentu saja Saki-Dono sudah pergi Master" balas Jibril sambil membungkukkan badannya pada Sora saat ini.


"gehh.. sudah kuberitahukan padamu jangan sering membungkukkan badan padaku" gumam Sora yang saat ini sedang terbaring diatas kasur dengan perban dikepalanya.


"baiklah, Master" balas Jibril sambil tersenyum kearah Sora.


"lalu.. dimana ini ? dan sudah berapa lama aku disini ?" tanya Sora mengenai kondisinya saat ini.


"ahh.. Master sekarang sedang dirumah sakit dan sudah 4 hari Master dirawat disini" ucap Jibril yang membalas pertanyaannya Sora saat ini.


"hmm.. jadi begitu" gumam Sora lalu segera melihat kearah luar yang saat ini cuacanya sungguh bagus untuk meringankan moodnya setelah sadar dari tidurnya.


"jadi apa yang terjadi selama aku pingsan, Jibril ?"


---


Sedangkan Saki sendiri saat ini sedang berada dirumah Sora dengan Shiro, Kobayashi, Tohru, Kanna dan juga yang lainnya.


Terlihat kalau mereka sekarang ini sedang bersiap siap untuk menjenguk Sora yang sedang berada dirumah sakit saat ini.

__ADS_1


Namun sebelum mereka berangkat tiba tiba saja ada seseorang yang memencet bel rumah ini, tentu Saki yang mendengar ini segera membukakan pintunya dan terlihat kalau yang memencet bel rumah ini adalah Kocho bersaudari.


"hai.. Saki-Senpai, kami kesini ingin mengajak kalian semua pergi kerumah sakit untuk menjenguk Sora, apa kami berdua boleh ikut bersama kalian ?" tanya Shinobu yang sedang mengajak Saki dan yang lainnya untuk menjenguk Sora saat ini.


"Ahh.. Shinobu, Kocho-Sensei tentu saja boleh, kebetulan kami juga ingin pergi kesana untuk menjenguknya hari ini" balas Saki yang tersenyum ketika melihat Shinobu dan Kanae sedang membawa oleh oleh saat ini.


"mah.. mah.. sepertinya kau sudah banyak berubah yahh Saki-Chan, dulu kau terlihat sangat berbeda waktu itu" ucap Kanae yang mengingat tentang masa lalunya Saki ketika dia mengajar di SMP nya dulu.


"y.. yahh.. se.. semua orang bisa berubah Sensei.. kalau begitu ma.. mari masuk terlebih dahulu yang lainnya masih bersiap siap kok" balas Saki yang saat ini wajahnya memerah ketika mengingat masa lalunya dari gurunya


Tentu mereka yang mendengar ini seketika tersenyum dan segera masuk kedalam karena sudah diizinkan oleh Saki sebelumnya, apalagi ketika melihat wajahnya.


Ketika mereka masuk terlihat kalau Shiro dan yang lainnya sedang menunggu Kobayashi bersiap siap karena dia baru saja pulang dari kerjanya.


"hai Shiro-Chan" sapa Shinobu yang saat ini sedang berjalan kearahnya sambil tersenyum, namun terlihat kalau Kanae saat ini sedang bersembunyi dibelakangnya.


"ahh.. Shinobu-Nee, apa kau juga ingin menjenguk Kakak?" balas Shiro yang tersenyum ketika melihat Shinobu datang kerumahnya.


Tentu Shinobu yang melihat ini seketika ikut tersenyum ketika melihat Shiro, namun sebelum menjawab pertanyaan Shiro tiba tiba saja Kanae keluar dari persembunyiannya dan mulai menyapa Shiro dengan gugup.


"h.. hai Shi.. Shiro-Chan" ucap Kanae sambil melambaikan tangannya pada Shiro dengan gugup.


Melihat ini langsung saja Kanae kembali bersembunyi dibelakangnya Shinobu ketika melihat tatapannya, setelah kembali bersembunyi langsung saja wajah Shiro kembali seperti semula ketika sedang disapa oleh Shinobu sebelumnya.


Namun ketika Kanae kembali lagi menunjukkan dirinya, langsung saja Shiro menunjukkan tatapan datarnya lagi kearahnya.


Tentu hal ini membuat suasana menjadi canggung akan kejadian Kanae berkunjung kerumah Sora sebelumnya.


Sedangkan Kobayashi yang baru saja turun dari lantai 2 dan melihat kejadian ini langsung saja ia mulai menghela nafas lalu segera angkat bicara mengenai masalah ini.


"ha.. sudahlah Shiro-Chan.. Kanae-San sudah membantu kita dalam merawat Sora, lagipula dia sudah menyesal akan perbuatannya, bukan begitu Kanae-San ?" tanya Kobayashi pada Kanae sambil mengelus kepalanya Shiro untuk menenangkan dirinya.


"e.. ehm" balas Kanae sambil menganggukkan kepalanya akan kebenaran yang Kobayashi katakan sebelumnya.


"itu benar Shiro-Chan.. lagipula Kanae-Sensei melakukan hal tersebut karena ia sangat khawatir akan adiknya.. jadi apa kau akan memaafkannya ?" lanjut Saki yang ikut dalam pembicaraan mereka untuk menenangkan Shiro saat ini.


"meskipun begitu.. aku tidak akan pernah memaafkannya sebelum dia meminta maaf pada Kakak" balas Shiro yang sedang menatap matanya Kanae dengan tajamnya.


"te.. tentu saja aku akan meminta maaf pada Sora se.. setelah dia sadar" sahut Kanae dengan serius walau ia gugup akan tatapannya Shiro.

__ADS_1


Namun bukan itu saja yang membuatnya gugup, sebenarnya Kanae juga gugup ketika memikirkan begaimana caranya ia meminta maaf setelah pengakuannya waktu itu.


Melihat ini langsung saja Kobayashi mulai tersenyum akan keseriusannya Kanae ketika ia akan bertanggung jawab akan apa yang telah ia perbuat sebelumnya.


Karena masalahnya sudah selesai langsung saja dia mengajak yang lainnya untuk menjenguk Sora saat ini.


"kalau begitu semuanya mari kita pergi dan jenguk keponakan bodohku itu"


---


"jadi begitu.. aku yakin Shiro masih marah pada Kanae akan kejadian itu" gumam Sora yang saat ini sedang memakai bajunya ketika mendengar penjelasan Jibril sebelumnya.


Sedangkan Jibril saat sedang menghadap kearah lain agar tidak melihat tubuhnya Sora, tentu saja ini perintahnya Sora sebab ia tidak ingin seorang wanita selain Shiro mengintipnya.


"tapi.. sebelum itu Master, apa kau yakin kalau kita akan pergi dari rumah sakit ini ? aku rasa sebaiknya kita menunggu yang lainnya saja sebelum kita pergi dari sini" tanya Jibril yang saat ini masih membalikkan badannya dari Sora ketika mengingat perkataan Sora sebelumnya.


"tentu saja..lagipula aku bosan jika berada disini terus dan juga kata dokter aku sudah diperbolehkan pergi dari rumah sakit setelah dia memeriksaku sebelumnya" balas Sora yang sedang menggunakan jaketnya.


"tapi.. meskipun begitu aku sudah berjanji pada Saki-Dono untuk menjagamu saat ini, lagipula Saki-Dono akan datang ke sini lagi setelah membawa yang lainnya" balas Jibril yang mulai menghadap kearah Sora yang telah selesai memakai pakaiannya.


'Dono ?' batin Sora yang terdiam ketika mendengar kata sufik itu dari mulutnya Jibril.


"ha.. sebenarnya aku ingin segera pulang dari rumah sakit ini.. namun karena kau mengatakan Saki akan kemari bersama mereka, mungkin sebaiknya kita berjalan jalan saja ditaman rumah sakit ini sambil menunggu mereka, gimana ?" tanya Sora mengenai idenya ini pada Jibril sambil menunggu Saki dan yang lainnya.


"baiklah sesuai keinginan Master"


"ha.. kau berlebihan Jibril"


---


Sedangkan Shiro dan yang lainnya saat ini sedang berjalan kearah rumah sakit tempat Sora dirawat disana, tentu suasana masih canggung karena Shiro masih menjauhi Kanae hingga membuatnya depresi.


Namun sebelum mereka masuk keruangan Sora tiba tiba saja seorang suster keluar dari kamarnya, tentu Saki yang melihat ini segera bertanya pada suster itu.


"ahh.. Suster kalau boleh tahu bagaimana keadaan pasien diruangan itu ?" tanya Saki pada Suster itu.


"ahh.. Nona Saki sebenarnya ketika saya sedang mengecek kamar milik Tuan Sora, tiba tiba saja dia mengilang dari kamarnya beserta perempuan yang bersama dengan waktu itu"


"APA !!"

__ADS_1


__ADS_2