Di Dunia Anime Dengan System

Di Dunia Anime Dengan System
Permintaan & Perjalan Pulang


__ADS_3

3 hari kemudian setelah insiden Onsen, dapat dilihat kalau Sora menang dalam pertandingan tenis meja mereka, kenapa Sora bisa menang ? tentu itu terjadi disebabkan ada campur tangan dari seseorang yaitu Kobayashi.


Ketika mereka berdua ditengah tengah pertandingan mereka langsung saja Kobayashi memanggil Tohru agar fokusnya mengarah kepadanya dari pada permainannya.


Tentu hal ini membuatnya berhenti memukul bolanya dan segera membalas panggilan Kobayashi yang membuat Tohru bersemangat.


Melihat Sora memenangkan pertandingan langsung saja Rito dan yang lainnya mulai bertepuk tangan ketika melihat Sora memenangkan pertandingan dan tidak peduli dengan campur tangannya Kobayashi.


Semenjak kejadian itu Kobayashi dan yang lainnya melarang Sora dan juga Tohru untuk bermain tenis meja jika mereka berdua saling bertanding nantinya.


Saat ini tepatnya disiang hari terlihat kalau Sora dan Shiro sedang bermain game fps dilaptop gaming mereka, kebetulan Shiro membawa laptopnya ketika disekolah.


Sedangkan Yui dan Yukino yang melihat tingkahnya Sora dan Shiro hanya bisa menghela nafas mereka ketika melihat kejadian ini setiap harinya.


Sementara Shinobu hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum lalu segera membuatkan teh hitam untuk Sora dan juga yang lainnya.


"oii.. Shiro kau punya medkit ? aku kehabisan medkitnya" tanya Sora sambil memainkan karakternya dengan kedua tangannya dengan wajah serius.


"aku punya 3 kak.. aku akan berikan 1 untukmu" balas Shiro sambil memberikan medkitnya pada kakaknya.


"ohh.. thank you.." balas Sora ketika melihat adiknya memberikan medkit padanya.


"ha.. apa mereka tidak bisa sehari saja berhenti bermain game mereka ?" ucap Yukino sambil menghela nafas pasrah ketika melihat kedua kakak adik itu.


"mau bagaimana lagi Yukinon.. jika tidak ada mereka berdua maka semua permintaan yang tidak masuk akal itu akan dikerjakan oleh kita bertiga saja" balas Yui sambil mengingat tentang beberapa orang orang yang meminta permintaan yang tidak masuk akal pada mereka.


Kebanyakan seluruh permintaan mereka yaitu seperti membantu mereka dalam belajar tanpa perubahan sama sekali, lalu menjadi anggota sementara dalam latihan mereka, bahkan Klub Pelayanan pun pernah diminta untuk mendengarkan curhatan mereka tentang pasangan mereka.


Tentu hal ini tidak masuk akal sekali bagi Yui dan juga Yukino, jika tidak ada Sora dan Shiro mungkin mereka berdua harus mengikuti permintaan itu dan anehnya Hiratsuka-Sensei tidak masalah bila mereka harus menerima permintaan yang tidak masuk akal itu.


"ha.. kau benar" gumam Yukino ketika mendengar ini dari mulutnya.


"jadi kalian berdua baru sadar" balas Sora yang masih menatap laptopnya dengan serius sambil mengejek mereka.


Sedangkan Yui dan Yukino yang mendengar ini hanya bisa terdiam karena perkataannya Sora sangat benar kali ini, bahkan ada sedikit rona merah diwajah mereka ketika mendengar perkataannya Sora.


Tentu Shinobu yang mendengar ini langsung menenangkan mereka berdua ketika mendengar ucapannya Sora.


"mah.. mah.. kalian berdua sudahlah, Sora hanya mempermainkan kalian berdua saja, bukankah begitu Sora" sahut Shinobu sambil tersenyum kearah Sora.


Sedangkan Sora yang mendengar ini hanya bisa menggigil karena ia tahu kalau senyuman Shinobu itu adalah sebuah ancaman baginya.


Melihat ini langsung saja dia menganggukkan kepalanya dengan cepat dan segera melanjutkan permainannya.


Tentu Yui dan Yukino yang melihat ini hanya bisa menahan tawa mereka ketika melihat Shinobu dapat mengatur Sora dalam bertindak selain adiknya.


Ketika mengobrol tiba tiba saja seorang perempuan masuk kedalam ruangan sambil berteriak kearah mereka.


"SENPAI.. GAWAT TOLONG AKU !!" teriak gadis itu pada mereka berlima.


Sedangkan Sora yang mendengar ini segera melihatnya dengan tatapan mendapatkan masalah dari gadis tersebut.

__ADS_1


"gehh.. Iroha"


---


"silahkan Iroha-Chan" sahut Shinobu sambil menuangkan teh hitamnya pada gadis tersebut yang tidak lain gadis itu adalah Isshiki Iroha itu sendiri


"makasih.. Kocho-Senpai tidak seperti Sora-Senpai pemalas" sahut Iroha sambil mengecek Sora dengan tatapan tajam.


"oii.. setidaknya berterima kasihlah karena sekarang kau berada diposisi Ketua Osis berkatku dan Hikigaya" balas Sora sambil menatap tajam kearah Iroha, karena betapa tidak malunya dia ketika sudah ditolong oleh mereka berdua.


Ketika pada masa pemilihan ketua Osis tiba tiba saja Iroha datang keruang klub mereka dan meminta Sora dan yang lainnya untuk membantu mendaftarkan dirinya menjadi ketua Osis.


Karena waktu itu Sora sedang dalam mood yang tidak bagus langsung saja ia meminta bantuan Hikigaya dan Zaimokuza untuk mempromosikan Iroha sebagai ketua Osis yang selanjutnya walau itu berhasil dan mengorbankan 3000 Yen miliknya pada mereka berdua.


"hmm.." balas Iroha sambil mengembungkan pipinya tanpa melihat kearah Sora.


Tentu hal ini membuat Sora bertambah kesal hingga beberapa urat keluar dikeningnya sambil tersenyum paksa kearahnya.


"mah.. mah.. Sora, Iroha-Chan sudahlah" balas Yui sambil mencoba meleraikan pertengkaran mereka.


"ehmm.. jadi ada urusan apa kau kesini, Iroha ?" tanya Yukino sambil menatapnya dengan mata ikan matinya pada Iroha.


"ehh.. anu.. itu.. a.. aku ingin kalian membuat iklan untuk acara festival budaya nanti.. begitu" balas Iroha dengan gugup sambil mengecilkan suaranya ketika sedang meminta sesuatu pada mereka.


"kau kira kami ini bagian marketing, kenapa kamu tidak meminta pada anggotamu saja ?" tanya Sora sambil menatap Iroha dengan tatapan aneh ketika mendengar permintaannya.


"ah.. itu.. soal itu.. mereka semua terlalu sibuk mengurus beberapa berkas baru mengenai festival budaya tahun ini, begitu.. " balas Iroha yang meminum tehnya sambil menoleh kearah lain dengan gugup karena ia tidak ingin ditatap oleh Sora.


"tu.. tunggu aku bukan anak kecil Sora-Senpai, aku anak SMA kelas 1 dan juga aku adalah Ketua Osis ingat itu !!" teriak Iroha dengan wajah memerah ketika dirinya dipanggil anak kecil oleh Sora.


"anak kecil.." balas Sora tanpa memperdulikan teriakannya.


"Sen-" namun sebelum Iroha membalas perkataannya tiba tiba saja Sora memotong perkataannya.


"berisik.. anak kecil.. pulanglah dan segera minum susu agar cepat tumbuh" balas Sora dengan sarkasnya mengejek Iroha tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop miliknya.


Tentu Iroha mendengar ini mukanya semakin memerah hingga menutupi seluruh wajahnya dan mulai mengadu pada Yui dan juga Shinobu.


"wahh.. Yui-Senpai, Kocho-Senpai lihat Sora-Senpai mengerjaiku !!"


---


"haa.. anak itu benar benar merepotkan" ucap Sora sambil meregangkan badannya karena duduk terlalu lama, begitu juga dengan Shiro.


"meskipun begitu.. kamu masih tetap membantunya bukan, Sora ?" tanya Shinobu sambil tersenyum padanya yang saat ini sedang berjalan bersama mereka berdua dijalan.


Meskipun Sora terlihat malas dalam mengerjakan sesuatu, namun ia tetap mengerjakan tugasnya bahkan sebelum waktu pengumpulan tugasnya tiba.


"tentu saja.. lagipula aku sudah membuat iklannya setelah dia keluar dari sana, kau tahu aku tidak ingin waktuku dengan adikku terganggu oleh hal yang merepotkan seperti itu" balas Sora sambil menyakukan tangannya pada saku celananya.


"hahaha.. seperti biasanya kau tidak pernah berubah, bahkan setelah beberapa tahun yang lalu." tawa Shinobu sambil mengenang masa masa pahit waktu itu.

__ADS_1


Ketika Shinobu mengatakan itu tiba tiba saja suasana menjadi sunyi diantara mereka berdua, sedangkan Shiro sendiri hanya berpura pura tidak mendengar sambil memainkan handphone nya.


"maaf.." gumam Sora ketika mengingat dirinya pergi dengan cara seperti itu.


"tidak apa apa.. lagi pula sekarang kita bisa bersama lagi bukan ?" lanjut Shinobu sambil tersenyum tulus kearah Sora.


Sedangkan Sora yang melihat Shinobu seketika terdiam dengan rona merah diwajahnya, tentu dia terpesona dengan senyumannya Shinobu setelah ia tidak melihatnya selama beberapa hari.


'c.. cantik' batin Sora dengan wajah memerah.


"ehh.. ada apa Sora.. apa kau terpesona ? ne.. ne.. Sora apa kau terpesona ?" ucap Shinobu sambil menjahilinya ketika melihat wajah memerahnya Sora.


Sedangkan Sora yang mendengar ini tentu merasa malu dan segera menoleh kearah lain karena tidak ingin melihatnya saat ini, tentu Shinobu yang melihat ini langsung tersenyum senang dan segera terus menjahilinya.


Shiro sendiri yang melihat ini hanya bisa menahan tawanya saja ketika melihat kakaknya dijahili oleh tunangannya, bahkan Shiro tidak menyangka kalau kakaknya akan dijahili oleh orang lain seperti itu.


Ketika mereka sedang asik dengan kegiatan mereka tiba tiba saja mereka mendengar suara seorang wanita meneriaki nama seseorang dari kejauhan.


"Shinobu-Chan !!" teriak seorang wanita dengan pakaian kantoran dengan rok sepanjang lututnya berlari kearah mereka dan terlihat kalau wanita itu masih sangat muda dengan ikat rambut kupu kupunya.


"Nee-San !!" ucap Shinobu yang terkejut ketika melihat kakaknya datang menghampiri mereka.


Tentu Sora yang mengenal suara ini terkejut ketika melihat wanita tersebut karena ia tahu betul siapa wanita itu.


Namun ketika melihat wanita itu tiba tiba saja Shiro langsung bersembunyi dibelakangnya hingga membuat Sora kebingungan dengan tingkah adiknya.


"mo.. Shinobu-Chan kenapa kau tidak menghubungi Nee-San kalau kau pindah kemari.." sahut wanita itu sambil memeluk Shinobu dengan erat.


"Nee-San.. ini didepan umum kau membuatku malu.." balas Shinobu yang kerepotan ketika melihat tingkah kakaknya.


"yahh.. lama tidak berjumpa Kanae-San, apa kabarmu ?" sapa Sora sambil melihat tingkah wanita tersebut yang tidak lain adalah Kanae itu sendiri.


Sedangkan Kanae yang mengenal suara itu segera menoleh dan melihat kearah Sora yang saat ini sedang menyapanya, melihat ini bukannya memeluknya justru Kanae malah menamparnya.


Tentu hal ini membuat Shinobu dan Shiro terkejut dengan tingkah Kanae yang tiba tiba menampar Sora, melihat ini langsung saja Sora mulai memegang bekas tamparannya Kanae dan segera protes padanya.


"oii !! untuk apa tamparan itu ?!" protes Sora yang terkejut ketika menerima tamparannya.


"tentu saja itu untuk Shinobu-Chan karena kau membuatnya menangis waktu itu, apa kau ingin protes ?" balas Kanae sambil tersenyum menakutkan kearah Sora.


"ti.. tidak ma'am.." gumam Sora yang ketakutan ketika melihat senyumnya Kanae, karena senyumnya Kanae mengingatkannya mengenai kejadian itu.


Namun sebelum Kanae mulai menceramahi Sora tiba tiba saja Shiro langsung menghalangi Kanae dengan agar tidak membuat keributan dijalan.


"Kocho-Sensei.. jangan membuli kakakku" ucap Shiro sambil menghalanginya.


"Sensei ?" ucap Sora dan Shinobu ketika mendengar ucapannya Shiro, sedangkan Kanae yang melihat aksinya Shiro tentunya terkejut dan segera memeluknya dengan erat.


"KYAA !! SHIRO-CHAN KAU TERLIHAT IMUT HARI INI !!" teriak Kanae sambil mengelus elus pipinya dengan pipinya Shiro.


"ha ?"

__ADS_1


__ADS_2