Di Dunia Anime Dengan System

Di Dunia Anime Dengan System
Onsen & Menikmati Pemandangan


__ADS_3

"yeeyyy.. Onsen !!" teriak Lala sambil membawa 4 koper yang isinya pakaian gantinya.


"Aneue.. kita hanya akan disini sampai besok saja kenapa kau membawa 4 koper sih" Sahut Nana sambil mencoba menghentikan tingkahnya Lala yang kekanak kanakan.


"moo.. Nana-Chan jangan menyianyiakan kesempatan yang telah diberikan Sora, jadi kita harus memanfaatkan ini sebaik mungkin, ayoo Momo-Chan !!" teriak Lala sambil menarik lengannya Haruna dan Nana.


"tu.. tunggu.. Nee-San" ucap Momo yang ditarik oleh Lala.


"Aneue.." balas Nana dengan nada pasrah.


"hahaha.. seperti biasanya Lala selalu bersemangat" tawa Makomo ketika melihat kelakuan Lala.


"yahh.. kau benar Makomo.. jadi kenapa kalian ada disini ?" tanya Sora sambil melihat kearah Sabito, Giyuu, dan juga Makomo yang saat ini sedang menggunakan yukata berwarna biru.


"hmm.. tentu saja ini tempat tinggal aku dan juga Giyuu lagian kami juga bekerja ditempat ini" balas Makomo sambil tersenyum kearahnya.


"yahh.. aku juga bekerja disini, lagi pula aku membutuhkan uang untuk membeli volume terbaru novel SAO nantinya" balas Sabito sambil menjaga kasir bersama dengan Giyuu.


"yahh.. dari pada itu sepertinya kalian benar benar beruntung mendapatkan lotre itu hingga dapat menginap disini walau cuma sehari" balas Giyuu sambil menatap kearah Sora dan yang lainnya sambil menopang kepalanya diatas tangannya.


Tentu orang orang yang ikut kepemandian air panas hari ini adalah seluruh penghuni rumah Sora dan Rito, awalnya Sora kira dia hanya mendapatkan satu tiket saja namun siapa sangka dia akan mendapatkan 2 tiket dari bisnisnya itu.


Sora yang melihat ini mau tidak mau dia harus memberikannya pada Rito karena sudah mau membantunya membawakan cokelat sebelumnya.


Sedangkan Rito yang mendapatkan tiket itu awalnya ingin menolak namun tiba tiba saja Lala menatap Rito dengan mata berbinar hingga membuatnya menyerah dan segera mengambilnya.


"yahh.. mungkin hanya keberuntunganku saja yang bagus, ohh ya apa kalian memiliki pemandian campuran ?" tanya Sora pada Giyuu dan Makomo.


Ketika Sora bertanya seperti itu tentu saja suasananya menjadi sunyi hingga Giyuu dan Sabito menatap Sora dengan pandangan aneh.


"Sora aku tidak menyangka kalau kau seperti itu" balas Sabito sambil menatapnya dengan pandangan aneh.


"padahal kau sudah mempunyai tunangan, dan kau masih ingin menambahnya lagi, dasar bajingan" balas Giyuu yang juga memandan Sora dengan tatapan yang sama seperti Sabito.


"oii.. aku hanya ingin mandi bersama dengan adikku sialan !!" teriak Sora pada mereka berdua.


"hmm.. aku dan kakak tidak boleh dipisahkan.." balas Shiro sambil memeluk Sora.


Sedangkan mereka berdua yang mendengar ini semakin menatap aneh kearah Sora sebagai seorang Siscon akut.


"Siscon" balas mereka berdua pada Sora, sedangkan Sora yang mendengar ini hanya bisa menatap mereka berdua dengan tatapan biasa saja walau ada rasa kesal dihatinya.


"mahh.. mahh.. kalian berdua sudahlah lagi pula aku juga ingin masuk kepemandian itu, jadi apakah ada atau tidak ?" tanya Kobayashi pada Makomo yang saat ini hanya bisa tertawa canggung dengan kelakuan mereka berdua.


"tentu saja ada Kobayashi-Nee, lagipula kami memiliki beberapa onsen disini" balas Makomo sambil tersenyum kearahnya.


"yoshh.. tunggu apa lagi ayo kita masuk !!" teriak Kobayashi sambil mengangkat tangannya dan segera pergi kedalam penginapan itu.


"Ohhh !!" teriak Tohru dan juga Kanna yang mengikuti gerakannya Kobayashi.


Sedangkan Sora dan Rito yang melihat ini hanya menggelengkan kepala mereka ketika melihat keluarga mereka semua sangat bersemangat dengan onsen ini.


"yahh.. dari pada itu bagaimana kalau kita juga masuk Mikan, Rito ?" tanya Sora pada mereka berdua yang saat ini sedang menatap kearah Lala dan yang lainnya dengan wajah datar mereka.

__ADS_1


"y.. yah sebaiknya kita juga pergi, ayo Mikan" ajak Rito sambil masuk membawa koper kopernya Momo dan juga Nana.


Sedangkan Mikan yang saat ini sedang menggendong anak kecil berambut hijau dengan bunga berwarna putih tepat ditangannya.


"baiklah, ayo Celine" balas Mikan sambil melihat kearah Celine.


"gahh !!" balas Celine sambil mengangkat kedua tangannya.


Langsung saja mereka bertiga segera masuk kedalam bersama dengan yang lainnya, sedangkan Sora dan Shiro hanya mengikuti mereka saja dari belakang.


Namun tiba tiba saja Sabito, Giyuu dan Makomo berteriak dibelakang mereka secara bersamaan.


"jangan melakukan sesuatu yang aneh yahh !!"


"jika kami mendengar suara aneh nanti aku yang akan dipecat disini !!"


"jangan lupa bekasnya dibersihkan lagi !!"


"MANA MUNGKIN AKU AKAN MELAKUKAN HAL ITU SIALAN !!"


---


Saat ini Sora dan Shiro sedang berendam dikolam air panas sambil ditemani oleh pemandangan bintang yang indah diatas mereka ketika berendam, kebetulan didalam hanya ada mereka berdua saja kali ini.


"ahh.. nikmatnya bukan begitu adikku.." sahut Sora yang menghela nafas sambil menyandarkan badannya dibelakang pembatas air panasnya.


"ehmm.. nikmatnya.." balas Shiro sambil menyandarkan badannya tepat didadanya Sora.


"hmm.. namun meskipun begitu.. aku tidak membencinya" balas Shiro sambil mengikuti apa yang dilihat Sora kali ini.


"yahahah.. kau benar sebaiknya kita memang harus menikmati apa yang sudah diberikan" balas Sora sambil tertawa dengan apa yang Shiro katakan.


Sedangkan Shiro yang melihat tawanya Sora hanya bisa tersenyum saja, tentu Sora yang melihat ini langsung mengelus kepalanya Shiro dengan lembut.


"ka.. aku mencintaimu" ucap Shiro sambil mengosok gosokkan kepalanya didadanya Sora dengan manja.


"ahh.. kakak juga" balas Sora sambil mencium keningnya Shiro.


Sedangkan Kobayashi yang melihat ini hanya menggelengkan kepalanya saja dan mulai meminum sakenya sambil ditemani Tohru dan juga Kanna disana.


---


Setelah mereka berdua selesai berendam langsung saja mereka keluar dengan yukata khas dari Onsen milik keluarganya Giyuu yaitu berwarna biru dengan haori berwarna merah bahkan mereka pun membuka sebuah penginapan disini.


Ketika mereka berdua keluar dapat dilihat kalau Lala dan Nana saat ini sedang bermain tenis meja yang telah disediakan oleh penginapan.


Terlihat kalau yang menonton pertandingan mereka berdua adalah Kobayashi, Rito, Momo, Tohru dan Kanna sambil menyoraki mereka berdua, bahkan Tohru dan Kanna pun cukup penasaran permainan ini.


"ohh.. ada tenis meja siapa yang akan mengira kalau masih ada yang memainkan ini" ucap Sora sambil berjalan kearah mereka.


"ohh.. Sora lihatlah lihatlah mereka terlihat sangat asik memainkan itu, apa kau mau memainkan itu denganku ?" tanya Kanna sambil menatap kearah Sora dengan semangat.


Sedangkan Kobayashi yang mendengar ini langsung terdiam lalu melihat kearah Sora dan Shiro yang baru saja datang setelah berendam dalam waktu yang lama.

__ADS_1


"ohh.. apa kau yakin Kanna ? meskipun Sora terlihat seperti seorang pemalas namun dia belum pernah kalah dalam permainan loh.." ucap Kobayashi sambil melihat kearahnya.


"kalau begitu bagaimana kalau satu permainan denganku, Sora akan aku perlihatkan bagaimana ras Naga bermain" sahut Tohru sambil meletakkan tangannya didadanya dengan bangga.


"baiklah.. kalau kalah satu minggu kau harus memasak masakan luar negeri untuk kita semua" balas Sora sambil tersenyum menyeringai kearahnya.


"tentu.. sebagai gantinya aku ingin Kobayashi-San memakan ekorku dan akan aku perlihatkan kekuatan sejati dari naga sepertiku" balas Tohru sambil tersenyum kearah Sora.


Tentu Kobayashi yang mendengar permintaannya langsung menggigil ketika mendengar kalau dirinya harus memakan ekornya Tohru kalau Sora kalah dalam permainan ini.


Dapat dilihat kalau mereka berdua sama sama mengeluarkan aura mereka masing masing ketika menyangkut soal permainan maupun harga diri mereka.


"Sora menangkan permainan ini demi kakakmu !!" teriak Kobayashi dengan panik ketika mendengar dirinya harus makan ekornya Tohru.


"ahh.. tentu saja mana mungkin aku biarkan Kobayashi-Nee menderita" balas Sora sambil menatap tajam kearah Tohru yang juga ikut menatap tajam kearahnya.


"Sora.." balas Kobayashi dengan air mata penuh harap akan nasibnya pada Sora.


Tentu mereka yang sedang menonton pertandingan Lala dan Nana segera berhenti menyoraki mereka dan segera menatap kearah Sora dan Tohru dengan keringat dingin.


---


"yahh.. aku tidak menyangka kalau Shiro bukan adik kandungnya Sora" sahut Sabito sambil berjalan bersama Giyuu dan Makomo.


"yahh.. kau benar aku tidak menyangka kalau pria ubanan itu akan memiliki beberapa wanita disisinya" balas Giyuu sambil meletakkan kedua tangannya dibelakang kepalanya.


"hei.. sudahlah kalian berdua tidak baik membicarakan orang lain kalian tahu itu" balas Makomo sambil mencurhati temannya dan juga kekasihnya.


"maaf.." balas mereka berdua dengan nada cuek.


Tentu hal ini membuat urat muncul dikeningnya karena mendengar ucapan mereka berdua, namun ketika mereka berjalan tiba tiba saja dipersimpangan koridor muncul Mikan dan juga Celine yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"ahh.. Mikan bukan ?" tanya Sabito sambil menunjuk kearahnya.


"ahh.. hmm.. lalu Sabito-San, Giyuu-San, Makamo-San kalian mau kemana ?" tanya Mikan ketika melihat mereka saling bertemu saat ini.


"ahh.. aku hanya ingin membeli minuman kaleng saja, kalau kau sendiri ?" tanya Giyuu sambil melihat kearah Celine yang saat ini sepertinya sudah mulai mengantuk.


"ahh.. aku mau membawanya tidur kekamar sambil mengajak yang lainnya" balas Mikan sambil mengendong Celine yang saat ini sepertinya akan tidur.


"kalau begitu.. bagaimana kalau kau ikut dengan kami saja ?" tanya Makom sambil mengajak Mikan.


"tentu saja.." balas Mikan yang menanggapi perkataannya Makomo dengan santainya.


Saat ini mereka berempat sedang mulai mengobrol ringan tentang Sora dan yang lainnya, namun ketika mereka sedang melewati area tenis meja tiba tiba saja mereka melihat Sora dan Tohru sedang saling memukul bola pimpongnya dengan kecepatan yang tidak wajar disana.


Tentu mereka yang melihat ini seketika terdiam sambil menatap kearah Sora dan Tohru dengan wajah datar ketika melihat pertandingan mereka yang tidak wajar itu, begitu juga dengan yang lainnya.


Bahkan mereka semua dapat melihat siluet bola yang terus berpindah tempat disetiap pukulan yang mereka buat, namun meskipun begitu bola yang Sora dan Tohru pakai hanya satu buah saja.


Sedangkan Lala sendiri hanya menyoraki Sora dan Tohru ketika melihat pertandingan mereka saat ini, bahkan terlihat kalau papan nilai Sora dan Tohru masih diangka 0 yang berarti belum ada satupun yang mencetakkan skor kali ini.


"apa ini.."

__ADS_1


__ADS_2