Dibalik Dunia Nyata

Dibalik Dunia Nyata
Telfon dari Ali


__ADS_3

Kring......


Kring......


Kring......


"Halo Di" ucap Ali dalam telfon.


"Halo, ada apa tumbenan menelfonku"


"Lupa atau memang lupa kau ini, kan tadi aku bilang mau menelfonmu"


"wah iya aku lupa, maaf, maklum lah sudah terlalu tua" gemam Adi sambil tertawa.


"Gini nih jika menelfon orang yang pelupa, huftt....." mendesus seperti kesal lada Adi.


"iya aku minta maaf"


"Jadi gimana keputusannya, di ijinkan orang tua atau tidak?" lanjut pertanyaan Adi dengan semangat menanyakan hal itu.


"Maaf sebelumnya, aku tidak bisa ikut denganmu besok"


"Sudahlah, sudah kutebak itu jawaban darimu" jawab Adi nada lesu seakan kecewa.


"Benar tidak masalah jika aku tak ikut denganmu besok?" tanya Ali kepadanya.


"Tak apa, santai saja, aku bisa sendiri" gemamnya masih nada yang sama.


"sekali lagi aku tegaskan, benar tidak masalah jika kau pergi sendiri tanpaku?" tanya Ali yang kedua kalinya.


"iya tak masalah"


"Oke kalau seperti itu, aku tak ikut denganmu ya" ucap Ali.


"Oke aku besok oergi sendiri"


"Jangan lesu gitu dong, ayo semangat"

__ADS_1


"Bagaimana bisa semangat, tak ada teman untuk pergi ke hutan, kau kira aku seberani itu masuk hutan sendirian?"


"Jadi kau tak berani?" tanya balik dari Ali.


"Berani, jika ada temannya"


"Sudah besok kerumahku dulu jemput aku jam 9 pagi, nanti kita berangkat bersama" ucapnya.


"Katanya tak di ijinkan orang tuamu"


"Cuma bercanda saja aku, kau tau itu kan bisanya aku gimana?"


"Ku kira beneran tidak mau ikut denganku"


"Besok jam 9 pagi aku jemput kamu dirumah, jangan lergi kemana mana, suruh adikmu dandan yang rapi dan cantik" canda Adi dalam telfon.


"Ogah banget, ga rela jika adikku benar menjadi istrimu" canda Ali.


"Kan enak kita bisa tidur serumah tiap hari"


"Mending tidur sendiri saja aku tiap hari jika harus bertemu denganmu setiap saat"


"Pokoknya gausah, gaboleh sama adikku kau ini"


Perdebatan yang tak bermanfaat itu berakhir dengan sinyal yang jelek akhirnya oanggilannya terputus.


Tut......


Tut .....


Tut ......


Panggilan berakhir, belum selesai pembicaraan mereka, Adi marah marah karena saat itu sinyal lagi trouble.


"Sialan, sinyalnya malah terputus, padahal aku belum selesai bicara padanya"


"Emang sialan ini sinyal, datang disaat yang tidak tepat, aku mau berunding untuk barang yang akan kita bawa besok padahal" lanjutnya.

__ADS_1


Adi sangat marah dan mengamuk, handphone yang digenggamnya dibanting, namun hanya dikasur yang dibanting.


"Waduh, untung ada kasur, kalau tidak sudah pecah nih handphone milikku ini" ucap Adi dengan penuh penyesalan.


"Apa yang harus kubawa untuk besok ya?" lanjutnya bertanya tanya kepada diri sendiri.


"Kenapa jadi bingung begini, biasanya aku langsung memasukkan ala saja yang aku perlukan". semakin kebingungan Adi dengan apa yang harus dibawanya.


memang ini adalah pertama kalinya ia pergi untuk berkelana kedalam hutan, apalagi besok berkelana selama satu minggu, semakin bingung bekal yang dibawa sebanyak apa.


"Aku bawa saja semua yang ada di kulkas dan didapur" ungkapnya dalam hati.


Bergegas pergi ke dapir untuk melihat ada makanan apa yang bisa dibawanya esok hari.


"Ada mie instan satu kardus nih, aku bawa saja semua" ucapnya.


"Mas, mau buat apa mie itu?" tanya bibi kepada Adi.


"Eh bibi, terkejut aku bi" kaget mendengar sapaan dari bibi.


"Ini bi, mau aku buat bekal besok pagi, aku kemungkinan tidak pulang selama satu minggu bi"


"Mau kemana emangnya mas?" tanya bibi lagi.


"Mau kehutan bi, ayah sudah mengijinkanku bi"


"Yasudah kalau begitu mas, hati hati saja besok mas"


"Baik bi, bisa bantu menyiapkan sayuran untuk kubawa besok tidak bi"


"Bisa mas, kebetulan tadi bibi beli satur banyak, ayo ikut bibi ke taman belakang mas"


Sayurnya ditempatkan di belakang rumah, karena tempat sudah dipenuhi barang barang yang lain. Berjalanlah mereka kebelakang, lalu memilih sayuran yang akan dibawanya besok pagi.


"Akhirnya sudah beres bekal untuk besok" ucapnya sambil tersenyum.


"Alangkah baiknya aku tidur biar besok tidak kesiangan" lanjutnya.

__ADS_1


Adi segeralah masuk kedalam kamarnya untuk tidur, biar esok badannya bisa fit serta bisa melakukan perjalanan selama satu minggu.


...********************************************************...


__ADS_2