Dibalik Dunia Nyata

Dibalik Dunia Nyata
Lukisan Sosok Misterius


__ADS_3

"Gimana Li?, jadi gue ceritain apa ngga?" tanya Adi kepada Ali.


"Terserah loe aja, tapi aku capek jika ceritanya malem aja gimana?" jawab Ali .


"Oke, silahkan istirahat dulu, nanti tak bangunin jika sudah malam, habis makan malam aku cerita sosok tadi" ucap Adi.


" Itu saran yang sangat bagus, aku langsung masuk kamar ya Di" jawab Ali.


" Silahkan... " ucap Adi.


Tak berlama - lama Ali langsung berjalan menuju kamar Adi, begitu terkejutnya ketika melihat sebuah lukisan di dinding yang mana sebelumnya belum ada.


" Hah... apa ini? " gemam Ali.


Sambil memandangi lukisan itu, Ali dalam hati bertanya - tanya, " apakah ini nyata? ". Terus memandangi lukisan itu, merasa kebingungan kenapa bisa sama persis seperti yang dialaminya.


" Ngapain loe Li? " tanya Adi kepadanya.


" Apakah loe sebelumnya sudah pernah melihat lukisan ini dikamarmu " tanya balik dari Ali.


" Lukisan apa?, aku tidak pernah memajang lukisan apapun dikamar! " jawab Adi.


" Lihat! lukisan ini sama persis seperti kejadian kemarin di hutan tepatnya saat kita tidur " ucap Ali.

__ADS_1


" Hah....! " Adi kaget melihatnya.


" Apakah ini memang kita? tapi kok nyata adanya ya Li, siaoa yang melukis ini? " lanjut Adi kepada Ali.


" Mana saya tahu, coba loe inget - inget lagi, siapa tahu memang loe yang memajang ini " ungkap Ali.


" Aku tak pernah memajang lukisan apapun di kamarku, mari kebawah, kita tanya kepada Ayah "


Bergegas mereka turun ke lantai bawah menemui ayahnya, penasaran dan rasa ridak mungkin terjadi jika kejadian itu memang ada yang melukisnya.


" Yah... Ayah... " Panggil Adi kepada ayahnya.


" Ada apa teriak- teriak " ucap Ayah.


" Iya, kenapa memangnya, kemarin ayah kangen kapadamu, lalu bingung gimana cara mengobatinya, sepulang dari kantor tak sengaja melihat lukisan itu lalu ayah membelinya " jawab ayah.


" Ayah membeli lukisan itu dimana memangnya yah? " tanya Adi kembali.


" Ayah membelinya di pinggir jalan, banyak lukisan- lukisan alam lalu ayah melihat lukisan ini, penjualnya perempuan sangat cantik sekali " jawab ayah.


" Apakah perempuan itu memakai baju merah yah? " tanya Ali kepada ayahnya Adi.


" Sebentar, ayah ingat - ingat dulu " jawab Ayah.

__ADS_1


" Benar perempuan itu memakai baju warna merah, kalian bisa tahu dari mana memangnya? ayah kan belum menceritakan tentang lukisan itu. " tanya ayah.


" Kami tahu dari lukisan itu kok lembut sekali sentuhannya, seperti pernah membeli lukisan seperti itu dijalan " alasan Adi biar tidak diketahui ayahnya.


" Ayah kira kamu sudah tahu tentang lukisan itu, padahal baru kemarin ayah membelinya, dan jika memang sudah tahu berarti sangat tidaklah mungkin " jawab ayah.


" Ngga ayah aku baru tahu tadi pas masuk kamar, ini juga malah baru tahu dari ayah " jawab Adi.


" Yasudah silahkan bersih- bersih dulu, vau kalian menyengan sudah seminggu tidak mandi " guyonan dari ayah Adi.


" Siap bos besar " Jawab Adi dengan senyum.


Setelah bertanya jepada ayahnya, mereka kembali masuk dalam kamar, sambil melihat ke arah lukisan itu san verfikir jenapa bisa terjadi? apakah ini hanya kebetulan atau memang ini adalah jalan keluar dari semuanya.


Aneh rasanya, seperti ada yang mengikuti mereka selama dihutan kemarin, jika tidak ada yang mengikuti, tak mungkin ada lukisan tenda mereka dan rumah itu.


" Kok aneh ya, sepertinya kemarin saat di hutan tidak ada siapa - siapa selain kita, bahkan sosok itu tidak muncul juga " gumam Ali.


" Aku jadi semakin penasaran, apa yang sebenarnya terjadi, mungkin ini jalan keluarnya, dari mimpi ku dan oetunjuk pulang sampai dipervatasan hutan sampai kini dikamarku benar semua, suatu hal yang sangat tidak mungkin, namun ini benar adanya terjadi " cerita Adi.


" Semoga saja cepat mendapatkan jalan keluarnya " jawab Ali


...****************...

__ADS_1


__ADS_2