Dibalik Dunia Nyata

Dibalik Dunia Nyata
Kemalaman


__ADS_3

" Sini Di! aku mau bicara sebentar " ucap Ali.


" Mau bicara apa memangnya Li? " jawab Adi penasaran.


" Coba jelaskan kepadaku bagaimana kejadiannya saat aku tertidur kemarin dihutan " tanya Ali.


" Ohhh masalah itu, nanti malam saja ceritanya, kita istirahat dulu saja, badanku capek semua, mataku juga udah ngantuk " ungkap Adi


" Tapi beneran ya.. tak tunggu ceritanya nanti malem abis makan " ucap Ali.


" Tenang saja, aku gamungkin bohong kepadamu kan " ucap Adi sambil menggerutkan alisnya.


" Iya deh percaya, pokoknya tak tunggu cerita dari loe ya! " ucap Ali dengan nada kencang.


" Santai saja, gausha marah- marah, nanti tak ceritain semuanya " jawab Adi.


" Awas saja tidak mau menceritakan, gue ga mau lagi nemenin loe kemanapun, apalagi untuk mencari sosok itu " ucap Ali semakin keras karena penasaran.


" Baik bos Ali, janji akan ku ceritakan semuanya " jawab Adi sambil menghembuskan nafas.


Usai berbincang - bincang, mereka lepas tertidur pulas, hingga pada akhirnya terpbangun pukul 20.00 malam hari. itu juga karena dibangunkan oleh ayahnya, jika tidak pasti sudah sampai pagi mereka tertidur.


" Adi... Ali... ayo bangun nak sudah malam, jangan lupa solat dulu terus makan bersama " ucap ayahnya sambil menepuk kaki mereka berdua.


" Anak ini memang susah kalau dibangunin, sudahlah tak tinggal saja, mungkin kecapean berjalan jauh " gemam ayahnya dengan raut wajah kasihan dan menggelengkan kepalanya.


Ayah meninggalkan mereka tertidur, karena memang susha untuk dibangunkan, disisi lain ayah juga tidak tega jika membangunkan mereka yang kelelahan usai berjalan jauh menelusuri hutan.

__ADS_1


Tak lama setelah ayah keluar dari kamar, Adi tiba- tiba terbangun dan langsung melihat jam tangannya, seketika kaget lalu membangunkan Ali.


" Li... bangun, kita tidurnya dudah larut malam, sudah jam 20.30 Li, ayo bangun " ucap adi sambil menggoyangkan badan Ali yang mana saat itu masih tertidur.


" Gimana Di? aku masih ngantuk " jawab Ali.


" Ayo kita solat dulu, lihat jam, kita kemalaman bangunnya " ucap Adi


" Waduh, sudah jam segini ternyata, ayo solat terus makan malam " jawab Ali.


" Dari tadi aku sudah bilang seperti itu Li, loe nya aja yang ga bangun - bangun " ucap Adi.


" Iya maaf, ayo gausah berdeoat, mending cepat solat dulu " jawab Ali.


" Ahh mantap capek capek, mata ngantuk pegang air rasanya pasti seger " ungkap Adi.


" Sudah ayo! " Ucap Adi.


Mereka pergi ke kamar mandi bergantian untuk mengambil air wudhu, setelah itu melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim.


" Sudah solat Li? " tanya Adi kepada Ali.


" Sudah, buruan loe solat terus makan malam, perutku sudah keroncongan ini " ucap Ali.


" Sabar sedikit solat itu ga boleh jika tergesa gesa apalagi dipercepat " jawab Adi.


" Bagus lah jika memang sudah tahu " Jawab Ali sambil senyum.

__ADS_1


" Tunggu bentar ya, setelah ini kita pergi ke meja makan " Ucap Adi.


" Okeh tak tunggu " jawab Ali.


usai mereka menjalankan kewajibannya, bergegas menuju ke lantai bawah, tepatnya ke ruang makan, disana sudah menunggu lama, ada ayah, ibu, dan bibi juga menunggu mereka turun.


" Wah makan makan nih, hehehe " ucap Adi sambil tertawa.


" Ayo cepat keburu habis nanti makanannya " jawab Ayah.


" Nah itu jawaban yang kami tunggu om " Balas Ali.


" Kalian selama di hutan makan apa? " tanya ibu kepada mereka.


" Kami makan mie instan, roti, sama nasi telur bu, seadanya yang penting bisa dimakan " jawav Adi.


" Ya ampun anak mamah kasihan sekali, silahkan dihabiskan saja makanannya biar ayah dan mamah makan seadanya " jawab mamah Adi.


" Tidak usah seperti itu bu, kami sudah makan juga tadi mampir ke warung makan " jawab Ali.


" Ayo makan bersama, sudah lama tidak makan bersama kalian " ucap Ayah.


" Baru juga seminggu yah, belum setahun, gimana nantinya ya " jawab Adi.


Mereka langsung menyantap makanan yang ada di meja makan, entah karena lapar atau memang karena sudah beberapa hari tidak bisa memakan makanan enak seperti itu.


Mungkin keduanya adalah jawaban yang benar.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2