Dibalik Dunia Nyata

Dibalik Dunia Nyata
Pulang


__ADS_3

Tertidur lelap sudah mereka seusai makan malam, tak usah di hiraukan lagi soalnya memang mereka merasa letih dan membutuhkan waktu untuk beristirahat. Perjalanan mereka sudah begitu jauh dan ini merupakan detik terakhir yang mana mereka akan menemukan jawaban dari pertanyaan selama ini.


"Akhirnya mereka bisa beristirahat, aku harus segera transformasi ke dunia nyata untuk mengantarkan roh mereka ke rumahnya" ucap wanita misterius itu.


wanita tersebut bersemedi di depan tempat tidur Adi dan Ali, sementara itu Adi dan Ali masih tidur sangat pulas tak merasakan hal yang aneh.


Tiba tiba mereka bertiga sudah berada di kamar Adi, lalu wanita tadi meletakkan roh Adi dan Ali ke tubuhnya masing masing.


"Akhirnya aku berhasil mengantarkan pulang kembali" Rasa syukur dari wanita misterius itu.


"Semoga besok aku bisa kembali kesini dan mengingatkan Adi untuk bilang ke orang tuanya" ucapnya.


Segera bertransformasi kembali wanita itu agar bisa beristirahat di istana Langit.


Sesampainya di istana Langit, ia di sambut oleh sang Ratu, dan menanyakan sesuatu kepadanya.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan di sana, apakah baik baik saja" tanya Ratu kepada wanita itu.


"Keadaan di sana baik baik saja Ratu, tapi aku masih bingung bagaimana jika aku kelak akan hidup di dunia" jawab wanita misterius itu.


"Tenang saja, Adi akan membimbingmu untuk hidup di dunia nyata" ucap Ratu kepadanya.


Wanita misterius itu merasa tenang setelah mendapatkan jawaban dari Ratu, begitu yakin ia bisa bersama Adi untuk selamanya.


"Syukur aku bertemu dengan Ratu, jika tidak aku pasti akan kebingungan mencari jawaban dari semuanya, akan merasa terpuruk dari kejadian ini" ucap wanita itu kepada Ratu.


"Tenanglah, aku akan selalu ada untukmu dan setiap membutuhkan bantuan aku siap membantumu" jawab Ratu keladanya.


tak lama setelahnya terbangun lah mereka dari tidurnya, dan Adi saat itu merasa senang karena merasa telah mendapatkan jawaban dari apa yang ia cari selama ini, bergegas turun kebawah untuk menceritakan kepada ayahnya.


"Ayah aku mau cerita ayah, aku mau bilang ayah" teriak Adi sambil berlari kebawah untuk menemui ayahnya.

__ADS_1


"Kenapa tetiak mas Adi, ayah kan masih kerja, masih di kantor kalau jam segini" ucap bibi kelada Adi.


"Masih siang ternyata, aku lula bi, saking bersemangatnya diriku bi" jawab Adi.


"Kamu ini Di, jika ada sesuatu yang membuat senang selalu pikun" ucap Ali dari atas.


"Biarin lah Li, kamu ini seperti tidak senang saja melihat sahabatnya bahagia" ucap Adi.


"Sudah tidak usah berantem, nanti sore saja saat ayah sudah pulang, sekarang makan siang dulu, bibi sudah masakin makanan lezat" ucap bibi sambil menepuk pundak Adi.


"Baik bi, terimakasih ya bi" jawab Adi.


"Ayo Li kita makan siang dulu, isi tenaga dulu, kan kamu habis di sandra" canda Adi kepada Ali.


"Itu di mimpi, kalau di sini sudah berbeda Di, kamu itu ngaco terus kalo bicara" jawab Ali.

__ADS_1


Ali turun dari tangga berlari dan Adi juga berlari menuju meja makan, mereka berdua berlomba siapa yang cepat ia yang dilayani dan siapa yang tertinggal harus melayani.


Sudah biasanya mereka seperti ini, seperti saat berkelana di dalam hutan, sampai kini masih terbiasa dengan hal itu.


__ADS_2