
"Oke kita mulai dari gw" permainan pun dimulai dari Yemima, dia memutar botol tersebut dan berhenti tepat pada Hana
"Truth or dare?" tanya Yemima kepada nya "truth" jawab Hana yang langsung menjawab tanpa berpikir panjang
"Kejujuran ya, hehehe" tawa Yemima bagai psikopat, ia sedang berpikir pertanyaan apa yang cocok untuknya
"Hehehe gw ada pertanyaan untuk lo" kembali dia tertawa bagai psikopat
"Ya tanyalah" Hana berkata seolah-olah tidak akan ada pertanyaan yang membuatnya berkeringat
"Oh iya sebelum gw bertanya, peraturan saat bermain yaitu jika tidak jujur pantatnya akan bisulan dan jika itu tantangan tidak berhasil atau gagal dia akan mentraktir makan bakso mang Dadang perkantin" semua kelihatan mengangguk setuju atas peraturannya
"Apakah lo suka sama Oscar tapi dipendam?" alisnya naik turun melihat Hana yang sudah berkeringat
Semuanya diam menanti jawaban apa yang nanti diberikan oleh Hana
"Aduh gimana ni, kalo aku jujur nanti semuanya pada tau, kalo gak jujur nanti pantatku bisulan" Hana membayangkan jika antara kedua hal itu akan terjadi "huh lebih baik aku jujur itu hanya malu sebentar dari pada bisulan gak bisa duduk nanti aku" batin Hana
__ADS_1
Semuanya menyediakan kuping untuk mendengar kejujuran dari Hana.
Pipi Hana langsung merona ketika ia jujur pada teman-temannya "Iya aku suka Oscar dan memendam perasaan ku." ia sengaja berkata dengan suara kecil agar tidak kedengaran sama teman yang lain
"wiiih lo memang cocok untuk Oscar muka cantik dan muka ganteng, sama sama baik tapi yang membuat kalian terlihat berbeda yaitu tinggi badan kalian sangat berbeda " ucap Kesya membanding bandingkan, ya memang Hana mempunyai tubuh yang pendek dari antar mereka berempatnya
"Huh gak papa lah yang penting jangan kalian kasih tahu sama yang lain nanti pingsan mendadak pula aku" Hana memohon pada teman-temannya
Mereka bertiga serentak mengangguk mengingat kalo sahabatnya memang jika sudah malu berat akan pingsan mendadak
"Oke lanjut"
"Lo pilih kejujuran ya." tanpa berpikir panjang Hana langsung bertanya "Jika lo punya 2 tiket untuk nonton di bioskop, siapa yang akan lo ajak dari antara kami bertiga?"
Menerima pertanyaan dari Hana membuat Yemima berfikir lama "harus antara kalian" tanya Yemima memastikan "Ia dan harus ada satu orang"
"huh" keluh Yemima mendengar pertanyaan itu , "bahkan pertanyaan ini lebih sulit dari pada soal matematika " pikirnya
__ADS_1
"Gw milih .... Liona" ia menjawab pertanyaan Hana sambil menatap eskpresi wajah sahabatnya satu per satu, ia takut kalau mereka akan kecewa
"Hais gw pikir lo memilih gw" kata Kesya sambil membuat muka sedihnya
Hana dan Liona menyoraki Kesya "Yee"
"Oke lanjut giliran gw memutarnya" Yemima memutar botol dan sengaja tidak terlalu kencang, bola berhenti tepat ke arah Liona
Yemima pun bertanya "Truth or dare?"
"gw pilih dare aja, semuanya milih kejujuran jadi gw memilih tantangan aja" jelas Liona
"Lo pilih tantangan ya" Yemima tersenyum dengan senyum devilnya "kesempatan yang bagus"
'glek' Liona menelan ludahnya "Mengerikan kayaknya gw salah pilih deh" gumam Liona yang hampir tak terdengar oleh siapa pun
Tangan Yemima menunjuk kearah meja yang paling pojok di kelasnya yang diduduki oleh seorang laki-laki yang menggunakan earphone ke kupingnya.
__ADS_1
"Tantangan dari gw ialah buat dia pacaran dengan lo dengan waktu satu bulan" Yemima tersenyum dan menaik turunkan alisnya melihat Liona
"Maksud lo pria itu" tanya Liona memastikan dan hanya anggukan yang diterimanya